Bupati Magelang Minta Segera Realisasikan Isolasi Terpusat

RAKOR. Bupati Magelang, Zaenal Arifin bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Magelang saat melaksanakan Rakor dalam rangka membahas Isolasi Terpusat.
RAKOR. Bupati Magelang, Zaenal Arifin bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Magelang saat melaksanakan Rakor dalam rangka membahas Isolasi Terpusat.

KABUPATEN MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Bupati Magelang Zaenal Arifin mengharapkan agar jajarannya segera merealisasikan isolasi terpusat untuk mendorong upaya yang lebih maksimal dalam mencegah penularan covid-19 pada rumah tangga. Hal itu diungkapkan saat memimpin Rapat Koordinasi dalam rangka membahas Isolasi Terpusat, Rabu (18/8/2021), di Rumah Dinas Bupati Magelang.

Kabar baiknya penyebaran Covid-19/terkonfirmasi positif di wilayah Kabupaten Magelang terus mengalami penurunan. Mengacu pada laporan Dinas Kesehatan.

Zaenal juga sangat berharap agar Kabupaten Magelang bisa turun pada level II. Bahkan I sehingga kegiatan masyarakat bisa kembali berjalan meskipun tetap harus memperhatikan Protokol Kesehatan secara ketat.

“Sampai hari kemarin (17/8) kita masih dalam posisi terkonfirmasi 655 pasien, tentunya ini masih dalam batas yang harus terus kita upayakan untuk dilakukan penekanan tanpa mengurangi upaya-upaya yang sudah dilakukan sebelumnya,” ucap Zaenal.

Zaenal mengatakan, pihaknya sudah melakukan upaya peminjaman Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) sampai ke Kementerian Kesehatan dan sudah diberikan izin, sebagai tempat isolasi terpusat.

“Maka kita harus bisa memaksimalkannya disamping kita juga memiliki Rumah Sakit Candi Umbul, Menoreh dan sebagainya. Saya berharap terkait isolasi terpusat ini kita bisa bekerjasama dengan TNI dan Polri, soal anggaran nanti kita bisa gunakan dana Belanja Tak Terduga (BTT) dari BPBD,” terang Zaenal.

Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto melaporkan, sesuai dengan arahan Bupati Magelang, pihaknya telah menindaklanjuti yaitu untuk menyediakan bangunan/gedung yang akan digunakan sebagai tempat isolasi terpusat, dengan memanfaatkan melalui pinjam pakai bangunan gedung di Asrama Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) di Kecamatan Salaman.

Perjanjian pinjam pakai sendiri sudah ditandatangani pada tanggal 12 Juli 2021 lalu. Di Bapelkes sendiri tersedia sejumlah 45 kamar dengan jumlah tempat tidur sebanyak 95 tempat tidur yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk isolasi terpusat.

Artikel Menarik Lainnya :  2 Pekan, PTM di Temanggung Berjalan Lancar

“Apabila nanti masih dibutuhkan kita sudah menyediakan alternatif berikutnya yaitu menggunakan Rumah Sakit Bukit Menoreh dan juga Rumah Sakit Candi Umbul,” ungkap Adi Waryanto.(cha)