Bukan Zarco, Tim Satelit Ducati Tunjuk Granado untuk Tes Pramusim di Jerez

Bukan Zarco, Tim Satelit Ducati Tunjuk Granado untuk Tes Pramusim di Jerez
Bukan Zarco, Tim Satelit Ducati Tunjuk Granado untuk Tes Pramusim di Jerez

MAGELANGEKSPRES.COM,JEREZ – Kepergian Karel Abraham dari Reale Avintia Ducati membuat publik bertanya-tanya sosok pembalap yang bakal mengisi posisi tersebut pada tes pramusim MotoGP 2020 yang akan berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol. Sosok Johann Zarco pun terus dikaitkan. Tetapi ternyata, pihak Reale Avintia Ducati membuat keputusan yang berbeda.

Tim satelit Ducati itu memutuskan untuk menurunkan pembalap MotoE mereka, yakni Eric Granado, pada tes pramusim MotoGP 2020 di Jerez. Dengan begitu, Granado akan menunggangi motor Ducati GP18 selama dua hari, mulai Senin (25/11/2019) hingga Selasa 26 November 2019.

Tetapi, keputusan ini diyakini tak memengaruhi kans Zarco untuk bergabung ke Avintia Ducati. Mantan pembalap Yamaha itu diyakini bakal segera bergabung ke tim tersebut. Sayangnya, pihak Avintia Ducati tak bisa menurunkannya dalam tes pramusim di Jerez karena kondisi yang belum pulih usai terlibat insiden dengan Iker Lecuona di Valencia.

Zarco memang terlibat insiden dengan Lecuona saat melakoni balapan seri terakhir MotoGP 2019 yang digelar di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Dalam balapan tersebut, Zarco tak bisa menyelesaikan balapan hingga garis finis lantaran terjatuh dari motor dan tertabrak motor Lecuona. Alhasil, ia mengalami cedera di pergelangan kakinya.

Dengan kondisi ini, Avintia pun harus mencari pembalap lain yang bisa mengisi posisi Abraham yang resmi didepak dari tim satelit Ducati itu. Pilihan pun jatuh kepada Granado yang tampil cukup apik di gelaran MotoE musim 2019. Pemilik Avintia, Raul Romero, menyabut positif kehadiran Granado untuk menunggangi Desmosedici –sebutan motor Ducati– GP18 pada tes di Jerez.

“Kami ingin menawarkan kepada para pembalap di struktur kami segala yang layak mereka dapatkan. Jadi, kami melihat potensi yang dimiliki pembalap ini untuk masa depan,” ujar Romero, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Senin (25/11/2019). (net)