Bobol 2 Apotek, Seorang Residivis Magelang Kembali Ditangkap Polisi

PENCURIAN. Kapolres Magelang AKBP Ronald A. Purba, gelar perkara kasus pembobolan di dua apotek oleh seorang residivis.
PENCURIAN. Kapolres Magelang AKBP Ronald A. Purba, gelar perkara kasus pembobolan di dua apotek oleh seorang residivis.

KABUPATEN MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Seorang buruh berisial RH alias Badak (47) kini harus meringkuk di tahanan Polres Magelang. Warga Tegalrejo, Kabupaten Magelang diringkus oleh Satreskrim Polres Magelang karena diduga telah melakukan pembobolan dua apotek di wilayah Sawangan dan Dukun, Kabupaten Magelang.

Kapolres Magelang AKBP Ronald A. Purba, saat gelar perkara di Mapolres Magelang, Senin (16/8/2021) menjelaskan pelaku adalah seorang residivis kasus pencurian tahun 2020. Dia kembali nekat membobol dua apotek, dengan pertimbangan saat masa pandemi Covid 19 ini, apotek laris.

“Tersangka kembali melakukan pencurian dengan pembertan, melanggar Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” kata Kapolres.

Disebutkan, kasus pencurian dilakukan di dua apotek dalam waktu terpisah, yakni di apotek Waringin Jaya di Dusun Karangrejo Desa Krogowanan Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang, diketahui pada Senin, 9 Agustus 2021 sekitar pukul 07.30 WIB dan apotek Dukun di Dusun Talun Kidul Desa Banyudono Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang, diketahui Rabu, 11 Agustus 2021 sekitar pukul 07.30 WIB. Di apotek Sawangan, pelaku menjebol pintu belakang apotek, kemudian masuk mengambil uang di dalam lemari sebesar Rp35.880.600

Adapun untuk di apotek Dukun, tersangka menjebol atap asbes WC apotik, lalu menjebol pintu WC dan mengambil uang di dalam laci meja kasir, brangkas dan kardus dibawah tangga sebesar Rp 43.000.000.

“Tersangka memilih sasaran apotik karena mengira pada masa saat ini apotek sedang laris dan di dalamnya menurut perkiraan Tersangka terdapat banyak uang.

Uang hasil curian digunakan tersangka untuk membayar hutang, memberikan ke adik tersangka, membeli perhiasan serta untuk kebutuhan sehari-hari,” terang Ronald.

Usai mendapat laporan dari korban, petugas Sat Reskrim Polres Magelang, Polsek Dukun dan Polsek Sawangan melakukan penyelidikan dan dari hasil olah TKP petugas dapat mengidentifikasi pelaku, kemudian pada Jumat, 12 Agustus 2021 sekitar pukul 20.30 WIB, petugas dapat menangkap tersangka dan menyita barang bukti di rumah istri tersangka di daerah Bogeman, Kota Magelang. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti

Artikel Menarik Lainnya :  Sebelum Buka, Tempat Wisata Harus Jalani Uji Coba

berupa uang Rp 2.000.000  (hasil curian), 1 buah linggis, 3 buah obeng, 1 buah senter, 1 unit motor Honda Supra warna abu-abu, 2 buah gelang emas (dibeli dari uang hasil curian), 1 buah dus Handphone Redmi 9C.(cha).