BNN Amankan 19,3 Kg Ganja Siap Jual, Pemiliknya Ditangkap di Terminal Secang Magelang

Konferensi pers dan pemusnahan barang bukti Narkoba di Kantor BNN Kabupaten Magelang.
NARKOBA. Konferensi pers dan pemusnahan barang bukti Narkoba di Kantor BNN Kabupaten Magelang.

KABUPATEN MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Kasus Ganja 19,3 Kg di Magelang terungkap. Hal ini berawal dari Tim Gabungan yang terdiri dari BNN Provinsi Jawa Tengah, BNN Kabupaten Magelang dan KPPBC TMP A Semarang telah menangkap dan menggeledah terhadap seseorang berinisial ATC alias Cepot. Penangkapan dilakukan di sekitar terminal Secang, Jalan Magelang-Secang KM. 09, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Selasa (14/9/2021) sekitar pukul 05.30 WIB.

“Dari penggeledahan tersebut ditemukan barang bukti berupa 12 bal/paket yang dibungkus lakban berwarna coklat, 3 bal/paket yang dibungkus plastik warna hitam dilakban bening dan 1 kantong plastik warna hitam yang berisi daun kering yang diduga narkotika golongan I jenis ganja yang dibawa tersangka menggunakan tas ransel besar berwarna biru dengan total seberat 19394,45 gram atau 19,3 Kg,” ucap Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, Brigjen Pol. Drs. Purwo Cahyoko, dalam pemusnahan barang bukti Narkoba, Kamis (21/10/2021) di Kantor BNN Kabupaten Magelang.

Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas gabungan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkotika golongan I dari tangan tersangka berupa 12 paket daun ganja kering seberat 19,3 Kg.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, diketahui tersangka ini diperintah oleh Agus Susanto yang merupakan narapidana dengan hukuman seumur hidup (kasus narkoba) di LP kelas II Banyuasin, Sumatera Selatan.”Terhadap para tersangka akan dikenakan pasal primair pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat 1 subsidair pasal 111 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 undang-undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati,” ungkap Brigjen Pol Purwo Cahyoko.

Pada kesempatan tersebut, BNN Provinsi Jawa Tengah dan BNN Kabupaten Magelang juga akan memusnahkan barang bukti lainnya dari kasus yang berbeda, berupa sabu-sabu sebanyak 100 gram.”Dimungkinkan di Magelang sekitar peredaran ganja masih ada, karena saat ini baru terungkap 19,3 Kg ganja. Kita harus terus waspada,” tandas Brigjen Pol Purwo Cahyoko.

Artikel Menarik Lainnya :  Dongkrak Kualitas Imam dan Khotib, MUI Gelar Pelatihan

Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto yang menghadiri acara ungkap kasus dan pemusnahan barang bukti narkoba di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Magelang. Adi mengatakan, peran serta pemerintah daerah dalam menanggulangi peredaran narkoba telah dilakukan melalui BNN Kabupaten Magelang untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan bahaya narkoba, utamanya kepada kalangan remaja, pemuda, dan generasi penerus bangsa.”Kami berharap generasi muda ini setidaknya bisa menjauhi barang haram ini. Karena itu tidak ada manfaatnya, bahkan bisa merusak pikiran, fisik para generasi penerus,” tutur Adi.(cha)