Seorang Janda Gantung Diri di Pohon Alpukat

0
256
Seorang Janda Gantung Diri di Pohon Alpukat
BUNUH DIRI. Polisi menurunkan korban bunuh diri sekaligus olah tempat kejadian perkara di Desa Kajangkoso Pakis Magelang.

PAKIS – Rondiyah (60), seorang tani, warga Dusun Bono, RT4/RW2 Desa Kajangkoso Kecamatan Pakis, Rabu (06/2), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dalam posisi gantung diri.

Korban merupakan janda yang hidup sendirian tanpa anak dan mengalami gangguan jiwa.

“Sebelum kejadian saya melihat korban membawa tali tambang. Ketika saya tanya dia menjawab meh tilik tegal (mau lihat sawah),” terang tetangga korban, Tukinah (45).

Namun sekitar pukul 14.00 WIB, tetangga lainnya Bejo (61) ketika akan meruput melihat korban dalam posisi tergantung pada pohon Alpukat ditepi perengan tegalan. Sedangkan badannya tergantung kebawah perengan.

“Kemudian kejadian tersebut saya laporkan keperangkat desa dilanjutkan ke Polsek Pakis Polres Magelang,” ujar Bejo.

Kapolsek Pakis Polres Magelang Polda Jateng AKP Sukirman, SH mendatangi TKP. Ia menerangkan bahwa setelah mendapatkan laporan kemudian bersama anggota dan petugas dari Puskesmas Pakis mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP dan memeriksa badan korban oleh Petugas Medis.

“Dalam olah TKP kami temukan korban gantung diri dengan menggunakan tali tambang warna biru yang menjerat lehernya dengan pohon diikat pohon Alpukat panjang 90 cm. Sedangkan jarak kaki korban dengan tanah 30 cm lalu tinggi perengan 1,8 m dan pohon alpukat berdiameter 35 CM serta untuk tinggi badan korban 150 cm dengan berat 50 kg, ” ungkapnya.

Tim Medis dari Puskesmas Pakis yakni dr. Mikael  menerangkan dari hasil pemeriksaan, pada tubuh korban terdapat lidah tergigit dan terjulur keluar, terdapat luka bekas jeratan tali di pangkal leher, punggung terdapat lebam mayat dan keluar kotoran.

“Diperkirakan korban sudah meninggal lebih dari 8 (delapan) jam dan tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan,” imbuhnya.

Kemudian oleh pihak kepolisian korban kita serahkan kepada pihak keluarga yang diwakili kepala desa Kajangkoso untuk dimakamkan.(cha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here