Kurban 1.500 Kambing, 12 Sapi

0
1156
korban
QURBAN. SMK Al-Qur’an dan Dawah Alam (ADA) Secang Magelang Jawa Tengah, mendapat kepercayaan dari lembaga internasional Al-Falah Akademi Singapura untuk menyelenggarakan Qurban. 1.500 kambing dan 12 ekor sapi.

SECANG – Idul kurban tahun 2019 SMK Al-Qur’an dan Dawah Alam (SMK ADA) Secang Magelang Jawa Tengah mendapat kepercayaan dari lembaga internasional Al-Falah Akademi Singapura untuk menyelenggarakan kurban.

Tahun 2019 ini memotong 1.500 kambing dan 12 ekor sapi. Kegiatan yang dipusatkan di areal Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin II/Darul Mukhlasin Krincing Secang, melibatkan masyarakat setempat, Yayasan Yasmu Payaman, Pengurus, ustadz Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin, SMP IT ADA dan SMK ADA.

Menurut penanggungjawab utama program  ini, ustad Ali Muamar, program telah berjalan dari mulai tahun 2017 lalu. Kurban tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya, dan bisa memberikan daging kurban lebih banyak dan bukan hanya wilayah Krincing. Tetapi, sudah merambah ke bebarapa daerah di sekitar Secang.

“Kami berharap program ini bisa berjalan setiap tahun, dan bisa membantu masyarakat yang kurang mampu, maupun lapisan  masyarakat di sekitar Secang pada khususnya dan Magelag pada umumnya,” ucap Ali.

Kepala SMK ADA, Puji Raharjo, S.Ag M.Pd selalu mengatakan program ini merupakan kepedulian dari Alfalah Academi Austaralia kepada umat Islam di Indonesia, lebih khusus juga perhatian kepada Pondok Pesantren di Indonesia, dan Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin dan SMK ADA dipilih untuk mengelola, sekaligus mendistribusikan kepada masyarakat.

Dengan adanya program ini santri dan siswa SMK ADA bisa langsung latihan sekaligus terjun menangani program kurban. Sehingga, nantinya ketika di masyarakat sudah tidak kaget lagi. Ia menambahkan, Karena  yang dikelola cukup banyak, sehingga perlu latihan pengorganisasian yang baik dan rapi, pada tahun 2019, lebih kurang 5.000 KK yang mendapat daging kurban, juga ditambah dengan beras.

Puji menambahkan, siswa dan santri dilatih untuk berorganisasi. Karena, pengelolaan kurban yang demikian banyak harus di siapkan berbagai keperluan dan proses yang baik. Terlebih, bekerjasama dengan lembaga internasional yang sudah berjalan lebih dari lima tahun. Lembaga ini mendistrisibusikan kurban di berbagi negara.

“Kami sangat bergembira Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin dan SMK ADA  ditunjuk untuk mengelola sekaligus mendistrisbusikan daging qurban, itung-itung untuk lathan santri dan siswa kami,” ungkap Puji.

Secara terpisah direktur Al-Falah Academi Singapura Maulana Ustad Muhammad Ferozudeen Al Hafidz menyampaikan, dipilihnya Pondok Pesantren Sirojul Mukhlasin dan SMK ADA sebagai pengelola qurban yang sudah tiga tahun berjalan ini, karena santri dan siswa siap mengelola denga penuh kesemangatan dan keikhlasan yang tinggi.

“Kami melihat semangat juang santri dan Siswa luar biasa, pemotongan sampai jam 12 malam, mereka masih semangat. Tahun demi tahun pengelolaan semakin baik, insya Alloh program ini akan berjalan setiap tahun, dan kami selaku lembaga merasa senang dengan  kerja para santri dan siswa SMK ADA,” paparnya.

Salah satu penerima daging qurban, Syaifudin sekaligus Ketua RT Ngloji Krincing menyampaikan, terimakasih atas nama warga masyarakat di sekitar Pondok Sirjul Mukhlasin merasa senang dengan program yang berjalan di pondok.

“Dan sudah tiga kali kami menerima daging kurban, ditambah beras, masyarakat merasa senang, dan berdoa agar program ini berjalan tiap tahun, kami merasa senang, walaupun yang dipotong sampai 1.500, tapi pengelolaan dapat berjalan rapi, kami melihat pengelolaan sangat rapi dan bersih, cara pengambilannya dagngnya  pun rapi, dengan terlebih dahulu diberi motivasi pentingnya berkurban,” terangnya.(cha).

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here