939 Personel Amankan TPS

0
483
Satu Polisi Amankan Enam TPS
APEL. Polres Magelang Gelar Apel Pergeseran Pasukan di Lapangan Lumbini Taman Wisata Candi Borobudur Magelang, dalam pengamanan Pemilu 2019.

//DIbantu Linmas//

BOROBUDUR – Kapolres Magelang AKBP Yudianto Adhi Nugroho.SIK, memimpin langsung Apel Pergeseran Pasukan di Lapangan Lumbini Taman Wisata Candi Borobudur Magelang, Senin (15/4 ) dengan dihadiri Forkompimda, KPU, Bawaslu. Adapun peserta apel terdiri dari Polri, TNI, dan Linmas, sebagai persiapan pengamanan tahapan pemungutan suara Pemilu 2019, Rabu 17 April 2019.

Sebagai Irup, Kapolres Magelang membacakan sambutan tertulis Kapolda Jateng Irjen Chondro Kirono. Ia mengatakan proses pelaksanaan pesta demokrasi ini harus berjalan aman, lancar dan kondusif serta antisipasi munculnya konflik yang bisa mengganggu pelaksanaan pemilu.

Dalam tahapan pemungutan suara dan penghitungan suara, pengamanan penuh dilaksanakan TNI/Polri, maka kepada peserta apel untuk mempersiapkan diri sebaik baiknya.

“Mulai hari ini kita laksanakan pergeseran sejumlah personil kebeberapa TPS, guna mengamankan tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019, hingga selesai perhitungan suara nanti. Kepada masyarakat jangan takut datang ke TPS guna menggunakan hak pilihnya, jangan takut adanya intimidasi dan intervensi dari pihak manapun,” ucap Yudianto.

Terkait dengan pengamanan pemungutan suara Pemilu 2019 di wilayah Magelang, Kapolres kepada awak media mengatakan, Polres Magelang melibatkan personil pengamanan sebanyak 939 personil guna mengamankan sebanyak 4.331 TPS, dengan rumus 2 Polri mengamankan 12 TPS dan 6 Linmas 2 TPS, juga pengamanan dari jajaran TNI dan BKO sekitar 300 personil dari Polda Jateng.

“Antensi pengamanan adalah suksesnya pemilihan tidak boleh adanya gangguan. Aparat akan melindungi setiap warga Negara untuk menggunakan hak pilihnya dan kita dari Polri dan TNI siap untuk mengamankan,”  papar Yudianto.

Adapun antisipasi gangguan di tingkat TPS, sudah dilakukan pendataan TPS rawan, antisipasi gangguan intimidasi lainnya, seperti ajakan Rabu putih oleh salah satu pasangan paslon, jangan sampai adanya ajakan tersebut mengganggu pelaksanaan pemungutan suara.

“Mulai hari ini seluruh personil pengamanan sudah mulai kami geser ke jajaran Polsek dan selanjutnya nanti akan mengamankan di TPS sesuai ploting kewilayahannya pada H-1 hingga selesai pengiriman hasil ke PPK. Di setiap desa rata-rata ada satu dua TPS rawan, oleh karenanya selain dari aparat, diharapkan masyarakat juga turut mengamankan lingkungan,” ungkap Yudianto.(cha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here