Bisnis Ikan Cupang dimasa Pandemi Sangat Menjanjikan

KONTES. Ikan Cupang dalam sebuah kontes di Kabupaten Magelang, Juri menitik beratkan penilaian pada fisik dan mental ikan.
KONTES. Ikan Cupang dalam sebuah kontes di Kabupaten Magelang, Juri menitik beratkan penilaian pada fisik dan mental ikan.

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – Ikan Cupang dalam dunia hobi binatang akhir-akhir ini sedang naik daun. Khususnya di masa pandemi covid 19, memelihara Ikan Cupang menjadi pilihan tersendiri, karena mudah perawatannya.

Salah satu pembudidaya Ikan Cupang, Adi Krisnanda, warga Lembah Asri Sumberrejo Mertoyudan Magelang mengatakan, permintaan Ikan Cupang untuk dipelihara atau untuk kontes, jumlahnya cukup meningkat pada masa pandemi ini.

“Ikan Cupang atau bahasa latinnya Ikan Betta, meskipun ukurannya kecil, namun memiliki corak warna yang beragam dan menarik, tergantung jenis ikannya. Pemeliharaanya yang mudah, cukup dengan air bersih yang diganti seminggu sekali, menjadi hal yang menarik bagi pemula yang ingin memiliki hewan peliharaan. Terlebih bagi yang berniat ikut kontes, maka mampu menaikan harga atau pamor ikan tersebut,” terang Adi, Senin (21/6/2021).

Adi mengatakan, dirinya sudah cukup sering mengadakan kontes Ikan Cupang. Ada beberapa tips pemeliharaan agar Ikan Cupang dapat tampil prima saat kontes.

“Gen atau indukan harus bagus, maka keturunan ikan akan bagus. Pemberian pakan yang bagus pakai Kutu Air sama jentik Nyamuk. Air harus sering diganti (2-3 hari sekali) meskipun tahan selama satu minggu, dengan Ph air 7.

Dan sering dilatih pakai stick diarahkan ke wadah ikan, agar mental ikannya jadi. Tanda mental ikan jadi adalah insang ikan mengembang dan ikan mendekat pada stick yang disentuhkan pada wadah,” papar Adi.

Adapun penilaian dari para juri, juga berdasarkan proposi fisik dengan standar kontes nasional Indonesia. Diantaranya ekor bukaan 180 derajat minimal, badan bagus, dasi atau sirip ikan bagian bawah bagus. Adapun untuk warna hanya sebagai tambahan tergantung jenis ikannya.

“Kalau dalam kontes Ikan Cupang, ada beberapa kelas, diantaranya adalah kelas salin dan kelas non salon (alami). Untuk kelas salon, maka ikan akan dirapikan sirip atau ekornya, dengan teknik bius,” ungkap Adi.

Artikel Menarik Lainnya :  Wajib Pautuhi Prokes, 2.600 Peserta Seleksi CASN Ikuti Tes di UNY

Menurut Adi, dalam setiap event kontes Ikan Cupang, rata-rata peserta membawa lebih dari satu Ikan Cupang. Dengan demikian maka permintaan akan Ikan Cupang kontes cukup tinggi.

“Soalnya semkin sering kontes, permintaan semakin banyak juga. Jadi biasanya ikan yang sudah pernah kontes dan kalah  ownernya cenderung cari ikan yang baru lagi.

Kalau untuk pembudidaya cupang kontes di Magelang sekitar 10-15an, harganya mulai dari ratusan ribu hingga jutaan. Kalau jenis Ikan Cupang biasa paling harga Rp 5 ribuan,” terang Adi.(cha)