16.1 C
Magelang, ID
Senin, Januari 17, 2022
Beranda blog

Razia 6 Hari Polres Magelang Kota Amankan 67 Motor Berknalpot Brong

RAZIA. Polisi menyita kendaraan motor pengendara yang kedapatan memakai kenalpot brong
RAZIA. Polisi menyita kendaraan motor pengendara yang kedapatan memakai kenalpot brong

MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM-Satlantas Polres Magelang Kota berhasil amankan 67 kendaraan motor berknalpot brong (bersuara bising). Kendaraan motor berkenalpot brong tersebut terjaring razia yang digelar enam hari.

Kasatlantas Polres Magelang Kota AKP Supriyanto SH MH saat dikonfirmasi Minggu (16/1) menjelaskan operasi knalpot brong ini merupakan kegiatan rutin Satlantas Polres Magelang Kota. Keberadaan knalpot kendaraan yang tidak standar (jambrong) memang banyak dikeluhkan masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan. Pasalnya, setelah dipasangkan di kendaraan maka suaranya akan terdengar keras dan cenderung membuat bising.

Ia mengaku razia ini dilakukan karena knalpot brong selain mengganggu pengguna jalan yang lain dan masyarakat di sekitar lokasi. Menggunakan knalpot brong juga melanggar pasal 285 ayat 1 Undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan. “Jika kami mengetahui kasat mata maka diambil tindakan tegas, karena saat ini sudah amat meresahkan. Banyak oknum pengendara yang merasa gagah dengan knalpot brong, padahal knalpot brong bisa membahayakan pengendaranya sendiri karena tidak sesuai standard pabrik,” jelas Kasatlantas.

Satlantas Magelang Kota mencatat dalam sehari ada kurang lebih 10 kendaraan yang melintas di Kota Magelang menggunakan knalpot brong. “Mereka yang terkena razia selain ditilang juga diharuskan mengganti dengan knalpot standar pabrik setelah dilakukan sidang.

Nantinya masyarakat yang kena tilang razia knalpot brong untuk membuat surat pernyataan tidak akan memakai knalpot brong, seandainya mereka terkena razia tetap ngeyel dan melanggar menggunakan knalpot brong. Maka dengan sukarela akan disita,”kata Supriyanto.

Ia menyebutkan dari 67 yang terjaring razia, ada 46 kendaraan yang sudah dilepas dan akan dikembalikan setelah pelaksanaan sidang. Sisanya masih ada di Satlantas Polres Magelang Kota.

Supriyanto mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuat, menjual serta memakai knalpot brong karena sangat mengganggu ketentraman, keamanan, dan ketertiban di jalan raya. (hen)

Pengajian Potehi

pengajian diaspora eropa

Oleh : Dahlan Iskan

TEMANYA ringan. Saya pun oke. Kalau pengajian itu membahas fikih, hadis, tafsir, atau tauhid, saya pasti menolak: belum kelas saya jadi ustad.

Permintaan itu datang dari ibu-ibu di Eropa: Majelis Pengajian Prancis (MPP). Secara online. Tema yang dimintakan ke saya: ”Bagaimana bergaul secara luas tanpa mengganggu keimanan”.

Gampang.

Hanya ada satu masalah teknis: jam yang ditentukan itu beriringan dengan acara saya di Kelenteng Gudo, luar Kota Jombang. Ada diskusi tahun baru Imlek di kelenteng itu.

Saya pun cari akal: agar dua-duanya bisa jalan. Saya hubungi pengurus kelenteng: adakah wifi di Kelenteng Gudo. Lalu: apakah saya bisa memberikan pengajian Islam di salah satu ruang di kelenteng itu.

”Dengan senang hati,” ujar Ketua Kelenteng Gudo Toni Harsono.

Toni itu menyenangkan. Kalau Anda bertemu Toni, tidak akan menyangka ia itu Tionghoa. Kulitnya seperti saya. Matanya seperti saya. Bedanya: saya tua, ia masih muda.

Toni sudah tergolong langka. Ia jadi ketua kelenteng karena ayahnya dulu pegawai di kelenteng itu. Yang unik: Toni adalah juga dalang wayang potehi. ”Sebenarnya ayah melarang saya jadi dalang,” katanya.

Mengapa?

”Nasib dalang potehi itu seperti wayang potehi,” kata Toni. Nama Tionghoa-nya: Tok Hok Lay.

Tokoh wayang potehi itu, katanya, terlihat gagah kalau lagi dimainkan di atas panggung. Apalagi kalau tokoh itu raja. Atau panglima perang. Tapi, begitu turun panggung, langsung menjadi seperti pakaian lusuh.

Wayang potehi memang terbuat dari kain. Hanya kepala dan leher yang dari benda keras. Juga, sepatu dan sedikit kaki bagian bawah. Selebihnya hanya kain: yang motifnya sesuai dengan perannya.

Bahwa di panggung wayang kain itu bisa terlihat gagah karena ada tangan dalang di dalamnya. Jari telunjuk dimasukkan ke bagian leher. Tiga jari selebihnya di bagian tangan kanan. Jempol dimasukkan bagian tangan kiri wayang.

Toni setuju dengan pendapat bapaknya itu. Sang bapak sudah membuktikan: ia sendiri juga dalang potehi. Bahkan, bapaknya bapak juga dalang potehi.

Tapi, Toni tetap jadi dalang potehi –generasi ketiga. Di seluruh Jatim tinggal ada empat saja dalang potehi.

Bahkan, Toni bukan sekadar dalang. Ia bikin museum potehi –satu-satunya di Indonesia. Museum itu ia bangun di sebelah Kelenteng Gudo. Ia beli tanah di situ. Ia amankan museum itu dengan dua lapis pintu besi.

Ia pun membeli lemari besi –yang di zaman dulu dipakai menyimpan uang, emas, dan sertifikat tanah itu– untuk menyimpan wayang kunonya. Juga untuk buku kuno tentang potehi. Buku tebal tersebut unik: ditulis dalam huruf Jawa. Lengkap dengan gambar tokoh-tokoh utama wayang potehi.

”Silakan pakai ruang saya ini,” ujar Toni.

”Saya akan banyak bicara tentang Islam di pengajian ini,” kata saya setengah minta kerelaannya.

”Tentu. Kan, pengajian…,” katanya sambil tersenyum.

Saya pun memberi tahu pengurus MPP: bahwa lokasi saya memberikan pengajian itu di sebuah Kelenteng Gudo.

”Kebetulan, cocok dengan tema pengajian,” ujar Dini Kusmana, ketua MPP yang jadi moderator.

Dini itu cantik sekali –lima ”i”. Jilbabnyi rapat sempurna. Dia asli Ciamis. Ayahnyi seorang dokter ahli. Punya pesantren: di Saguling, Ciamis. Pesantren MD Fathahillah. Seorang ustad dimintanya mengurus pesantren itu.

Inspirasi tersebut dia peroleh dari Norwegia. Suatu saat Dini diminta mengisi pengajian kelompok ibu-ibu di Norwegia. Dia jadi ustadah. ”Kenapa saya tidak bikin juga di Prancis,” katanyi.

Wajah Dini sangat camera face: dia memang pernah bekerja di beberapa stasiun TV di Jakarta. Kini Dini memiliki media online –sambil jadi ibu rumah tangga di Prancis Selatan.

Suami Dini Prancis asli –kulit putih. Pasangan itu punya dua anak: adil –satu lahir di Bandung, satunya lagi di Prancis.

”Di mana pertama kenal suami?”

”Kenal sejak SMA,” ujar Dini.

”Anda sekolah SMA di Prancis?” tanya saya.

”Ia yang sekolah SMA di Indonesia. Pertukaran pelajar. Setahun tinggal di rumah ayah saya,” ujar Dini.

Itulah cinta pertama Dini. Juga cinta pertama sang suami. Cinta yang sampai dibawa ke mana pun pergi. Sampai kini.

Maka, Dini-lah yang mendirikan kelompok pengajian itu. Empat tahun lalu. Seminggu sekali –tiap Rabu pagi waktu Eropa.

Awalnya, ustad di pesantren ayahnyi itu yang mengisi. Sekalian mengobati rindu di kampung halaman. Lama-lama anggotanya meluas hampir ke seluruh negara Eropa.
Dini dan keluarganyi.

Yang ikut pengajian hari itu ada juga yang dari Belanda dan Makedonia. Juga dari Inggris.

Ibu yang dari Makedonia itu pintar membuat pantun dan puisi. Dia membacakan pantun dadakan tentang saya: membuat saya tersipu-sipu. Namanyi: Liem Siagian.

”Anda lahir di mana, di Sumut?” tanya saya.

”Saya lahir di Jember, Jatim,” jawabnyi.

”Di Jember tidak ada marga Siagian….”

”Ayah saya dari Balige.”

”Kenapa pakai nama depan Liem?”

”Ibu saya marga Liem.”

”Lulus SMA di Jember?”

”Di Probolinggo.”

”Hahaha… Anda ini kacau sekali….” celetuk saya.

”Masih ada yang lebih kacau….” tukasnyi.

Liem pun bercerita tentang ”kekacauannyi” itu. Sebelum tinggal di Eropa, ternyata Liem berstatus TKW di Hongkong. Dia sering melihat misionaris Gereja Mormon di Hongkong. Mereka rajin mendatangi TKW. Itu justru memperkuat keimanannyi sebagai muslimah. Liem justru mendirikan aktivitas pengajian untuk TKW Hongkong. Sering mengundang penceramah dari As-Syafi’iyah, Jakarta.

”Saya dulu sebenarnya cukup mapan. Saya bekerja di perusahaan eksportir ubur-ubur,” kata Liem. Dia pun keliling Indonesia. Ke daerah-daerah penghasil ubur-ubur. Dia juga sering ke Medan –karena pusat perusahaan itu di Medan.

”Perusahaan saya itu bangkrut,” katanyi. ”Lalu, saya putuskan menjadi TKW,” ujarnyi.

Di Hongkong itu Liem ketemu orang keturunan Makedonia. Pengusaha. Muslim. Duda dengan tiga anak.

Liem dilamar duda itu. Kawin. Diboyong ke kampung halaman suami: Labunishta, Kecamatan Struga, 15 km dari Albania. Itu desa terpencil di Makedonia.
Liem bersama suami dan anak-anaknya.

Seluruh desa itu muslim. Sang suami pengusaha sukses: punya travel haji dan umrah. Punya banyak bus. Sang suami membangun banyak masjid di sana, termasuk di Sarajevo –di negara tetangga.

Jamaah haji dari sana pergi ke Makkah naik bus. Berhari-hari. Lewat Bulgaria, Turki, Syria, Lebanon, Sinai.

Waktu desa itu diduduki komunis, sang suami mengungsi ke Turki. Kini sudah menetap di Makedonia. ”Saya sendiri, sebelum pandemi, mondar-mandir Makedonia-Turki,” ujar Liem.

”Berarti, Anda ini bisa bahasa Batak, Jawa, Madura, Indonesia, Inggris, Canton, Mandarin, Turki, dan bahasa Makedonia?” tanya saya.

”Ulun kawa pender Banjar jua,” ujar Liem. Barakallah.(Dahlan Iskan)

Viral PNS Wanita Joget Bawa Miras, Naik Kursi, Klarifikasinya Begini

Viral PNS Wanita Joget Bawa Miras

SUMATERA UTARA, MAGELANGEKSPRES.COM – PNS wanita joget bawa miras viral di media sosial. Videonya beredar luas, dan dianggap tidak pantas dilakukan aparat negara.
Dalam video itu menunjukkan sejumlah orang berseragam PNS di sebuah ruangan tengah berjoget-joget dan tertawa-tawa.

Dalam video berdurasi satu menit 37 detik tersebut, terlihat seorang PNS tengah berjoget-joget dengan diiringi musik. Sementara rekan-rekan sesama PNS lainnya berdiri melingkar dan menyoraki PNS tersebut.

Kemudian salah seorang rekan perempuan PNS berkacamata mengambil sebuah botol miras dan diberikan kepada PNS yang berjoget-joget.
Terlihat pula PNS lainnya ada pula yang ikut bergoyang dan ada pula yang merekam kejadian itu.

Video PNS joget-joget pegang botol miras itu disebut terjadi pada Desember 2021 lalu.
“Perhatikan botol miras yang dipegang penari. Beginikah pelayan masyarakat?” tulis kalimat narasi di video tersebut.

Sudah Diklarifikasi
Belakangan diketahui, PNS joget bawa miras tersebut adalah dari Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor membantah bahwa wanita di dalam video tersebut adalah Kepala Dinas Kesehatan Humbang Hasundutan.

Dia menyebut bahwa peristiwa yang terjadi di dalam video tersebut di luar jam kerja.
“Video itu sudah saya klarifikasi dengan staf bahwa kejadian ini di luar jam kerja dan tidak di lingkungan kantor,” kata Dosmar kepada wartawan.

Akan tetapi, Dosmar menegaskan akan melakukan pemeriksaan kepada PNS yang terlihat dalam video itu. Jika memang benar narasi yang beredar di video viral itu, ia berjanji akan memberikan sanksi tegas.

“Itu akan dilakukan pemerikaaan oleh inspektorat. Kalau ada pelanggaran etika dan aturan akan diberikan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya. (yud/pojoksatu/fajar)

Mahasiswa Unpar yang Tak Ikut Kuliah Umum Jokowi Bakal Disanksi. Ini Alasan Rektornya…

Mahasiswa Unpar yang Tak Ikut Kuliah Umum Jokowi Bakal Disanksi. Ini Alasan Rektornya…
Universitas Katolik Parahyangan-Istimewa

MAGELANGEKSPRES.COM, JAKARTA – Viralnya surat edaran yang mewajibkan mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) mengikuti kuliah umum Presiden Jokowi, Senin (17/1) besok, akhirnya ditanggapi Rektor Universitas Unpar, Mangadar Situmorang.

Menurut Mangadar, kewajiban keikutsertaan mahasiswa dalam kuliah Jokowi, sebagai kehormatan kepada Presiden. “Mohon agar tidak tergiring oleh sanksi, tetapi fokus pada kehormatan,” kata Mangadar Situmorang lewat keterangan tertulisnya yang dikutip, Minggu (16/1).

Mangadar meminta semua agar tidak melihat sanksi administratif kepada mahasiswa di dalam surat edaran itu. “Sanksi administratif tersebut merupakan cara untuk mengingatkan mahasiswa bahwa proses pembelajaran perlu dilakukan dengan bertanggung jawab,” kata Mangadar.

Mangadar menambahkan Unpar mendapat kehormatan dengan kehadiran Presiden Jokowi pada Does Natalis ke-67. Dia menyebut hal itu sebagai peristiwa bersejarah bagi Unpar.

Alasan itulah yang mendasari Mangadar ingin para mahasiswanya hadir dan mendengarkan langsung pidato Jokowi. Menurutnya, ini adalah kesempatan sekali selama masa kuliah mereka.

“Kepada Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, Unpar wajib menunjukkan rasa hormat,” tuturnya.

Sebelumnya, surat edaran itu beredar luas di media sosial. Surat edaran itu tertera dengan Nomor 2 1/R/2022-01/096-1 Perihal Surat Edaran Presidential Lecture yang ditandatangani oleh rektor.

Dalam surat itu, disebutkan bahwa Presiden Jokowi akan mengisi kuliah umum rangka pelaksanaan rangkaian acara Dies Natalis ke-67 Unpar dengan tema Penerapan Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.

Seluruh sivitas akademika diwajibkan untuk ikut terlibat aktif dalam Kuliah dari Presiden Jokowi. Bahkan, jika mahasiswa yang tidak hadir mengikuti kuliah Jokowi, diancam hukuman akademik.

“Mahasiswa diwajibkan terlibat aktif dengan mengikuti Kuliah Presiden melalui link Zoom dan melakukan pencatatan kehadiran melalui student portal. Mahasiswa yang tidak mengikuti uliah tersebut akan diberikan sanksi administrasi akademik” sebutnya. (fin)

Video 61 Detik Mirip Nagita Slavina, Membuka Baju dan Pamer Tubuh di Depan Kamera. Polisi Sudah Periksa, Ini Hasilnya

Video 61 detik mirip Nagita Slavina

JAKARTA,MAGELANGEKSPRES.COM – Video 61 detik mirip Nagita Slavina viral di media sosial. Kasus ini, telah dilaporkan ke kepolisian dan sudah dilakukan pemeriksaan.
Seperti diketahui, dalam video 61 detik mirip Nagita Slavina itu, terdapat seorang perempuan yang membuka baju dan menunjukkan tubuhnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu Wardhana memastikan video tersebut adalah hasil sebuah editan, yang seolah-olah mirip dengan istri dari Raffi Ahmad.
“Hasil koordinasi dengan Siber Polda Metro Jaya video itu fake alias palsu, hasil editing,” ujar Wisnu Wardhana saat dikonfirmasi wartawan.

Wisnu mengatakan, saat ini polisi fokus untuk memburu pembuat dan pengunggah video syur tersebut. Namun dalam waktu dekat pihak pelapor akan dimintai keterangan penyidik terlebih dahulu.

“Rencana pekan depan mau minta keterangan pelapor dulu. Dia kasih screenshoot sama videonya itu saja. Makanya kita belum tahu yang dilaporkan ini berupa apa. Makanya kita akan klarifikasi,” katanya.

Wisnu menjelaskan pemeriksaan kepada pelapor untuk menentukan arah penyelidikan kasus video syur tersebut. Pasalnya pelapor hanya memberikan barang bukti berupa tangkapan layar dan video yang diduga mirip Nagita Slavina itu.

“Kan belum tahu ini yang dilaporkan siapa. Dia melaporkan Nagita-nya atau siapa. Kan belum ada hasil klarifikasinya. Makanya kita lihat klarifikasi dari pelapor apakah hasilnya nanti,” ungkapnya. (imr/yud/fajar)

Kaesang Viral Lagi. Gambarnya Ada di Snack Paket Makanan Garuda

Kaesang Viral Lagi. Gambarnya Ada di Snack Paket Makanan Garuda
Gambar Kaesang pada snack dalam paket makanan di pesawat Garuda Indonesia.

MAGELANGEKSPRES.COM, JAKARTA – Setelah viral karena dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep kembali menjadi perbincangan publik. Gara-ranya ada gambar Kaesang pada snack dalam paket makanan di pesawat Garuda Indonesia.

Sorotan lebih mengarah pada wibawa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kian memudar. Politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana bahkan menilai perusahaan BUMN sudah tidak memiliki etika sama sekali.

Apalagi sebelum kasus Kaesang ini, ada gambar seorang menteri yang turut tampil dalam halaman muka mesin ATM milik BUMN.

“(Sekarang) anak presidennya, wajahnya nongol di snack pesawat yang merugi ratusan triliun dan diambang bangkrut. Ambyar!” tuturnya lewat akun Twitter pribadi, Minggu (16/1).

Senada itu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu menilai bahwa kejadian tersebut membuat BUMN terlihat sudah tidak lagi merepresentasikan sebuah perusahaan yang dimiliki oleh negara.

“Sepertinya BUMN sudah tidak dianggap milik negara,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA), Irfan Setiaputra memastikan akan menarik snack kemasan bergambar Kaesang untuk menghindari konflik kepentingan. Di satu sisi Irfan memastikan bahwa keberadaan snack itu tidak memiliki maksud tertentu. (rmol/zul)

Doddy Sudrajat dan Keluarga Datangi Rumah H Faisal. Alhamdulillah, Ada Kata Sepakat untuk Ini

Pertemuan keluarga Doddy Sudrajat dan H Faisal.
Pertemuan keluarga Doddy Sudrajat dan H Faisal.

JAKARTA, MAGELANGEKSPRES.COM – Doddy Sudrajat akhirnya ketemu H Faisal. Keduanya menyepakati banyak hal, terutama terkait persoalan yang terjadi selama ini.
Pertemuan Doddy Sudrajat dan H Faisal berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan didampingi oleh kuasa hukum.

“Hari ini saya berkunjung ke rumah Bapak Faisal dengan keluarga besar saya dan kuasa hukum saya,” kata Doddy, dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (16/1/2022).
Doddy mengaku, tujuan kedatangannya adalah untuk membawa Gala Sky jalan-jalan ke Ancol, bersama keluarga.

“Sama Chika, sama Mayang, sama anak saya juga. Bawa juga ke mall, malamnya saya mau pulangkan lagi,” katanya, dalam video yang dipublikasikan Lambe Turah.
Tapi, kata Doddy, kedatangannya memang mendadak. Dan Gala ternyata masih tidur. Sehingga tidak bisa diajak jalan-jalan.

Kuasa hukum Doddy mengungkapkan, pertemuan tersebut cukup mengharukan dan penuh dengan kekeluargaan.
“Harapan kita pertemuan ini awal yang baik untuk kita. Untuk mencerahkan masalah-masalah, salah paham-salah paham yang terjadi selama ini,” tuturnya.

Sementara itu, H Faisal mengungkapkan, tujuan kedatangan Doddy sangat baik. Namun, dirinya belum mengizinkan karena Gala masih tidur. Kemudian, Gala juga belum terbiasa di lingkungan yang asing. Tetapi ke depan, diharapkan nanti bisa dijadwalkan ulang.

“Pak Doddy menjawab legowo, insya Allah tidak ada masalah,” tuturnya.
H Faisal juga berharap, pertemuan ini bisa menjadi jalan pembuka agar hubungan keduanya dapat lebih baik ke depannya. (yud)

Balapan MotoGP di Mandalika Bisa Batal. Dorna Sports Tolak Peserta Dikarantina

Balapan MotoGP di Mandalika Bisa Batal. Dorna Sports Tolak Peserta Dikarantina
Sirkuit Mandalika

MAGELANGEKSPRES.COM, JAKARTA – Promotor MotoGP Dorna Sports mengancam akan membatalkan seri balapan MotoGP, termasuk MotoGP Mandalika Indonesia jika peserta MotoGP harus dikarantina.

Pkeputusan pembatalan balapan MotoGP itu ditegaskan CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta apabila negara tuan rumah mewajibkan para pebalap MotoGP menjalani karantina sampai 14 hari.

“Jika kami dikarantina selama 14 hari, jawaban kami jelas. Kami tidak akan pergi ke sana (lokasi MotoGP),” ujarnya seperti yang dikutip dari Italy24News, Minggu (16/1).

Dia pun mencontohkan pada 2021, MotoGP Texas berlangsung dengan lancar tanpa karantina. Tapi hanya cukup menggunakan sistem gelembung dan menunjukkan kelengkapan dokumen vaksinasi.

“Selebihnya, mereka bisa meminta kami untuk membawa sertifikasi vaksinasi atau dokumentasi seperti yang kami lakukan tahun lalu. Apa yang kita lihat di Amerika Serikat tahun lalu harus jadi contoh,” katanya.

Ditegaskannya, balapan MotoGP 2022 bisa bertambah dan berkurang. Sebab dapat dimungkinkan pihaknya membatalkan lomba.

“Kami targetkan 19 Grand Prix. Namun, acara bisa dibatalkan,” tegasnya.

Bagaimana dengan MotoGP Mandalika? Pemerintah Indonesia melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyatakan seluruh pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) harus menjalani karantina 7×24 jam alias tujuh hari.

Jika dilihat dari pernyataan Dorna, tentunya MotoGP Mandalika tidak akan dibatalkan. (fin/zul)

Duo Politikus PDIP, Kapitra dan Ruhut Buka Suara Terkait Pernyataan Prof Al Makin yang Minta Penendang Sesajen di Semeru Dimaafkan

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Prof Al Makin menggelar jumpa pers terkait kasus penendang sesajen di Gunung Semeru, di Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jumat (14/1/2022).
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Prof Al Makin menggelar jumpa pers terkait kasus penendang sesajen di Gunung Semeru, di Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jumat (14/1/2022).

JAKARTA, MAGELANGEKSPRES.COM – Duo politikus PDIP Kapitra Ampera dan Ruhut Sitompul merespons pernyataan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof Al Makin yang menyerukan agar masyarakat memaafkan HF si penendang sesajen di kawasan Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur.

Kapitra menghargai pernyataan Prof Al Makin, tetapi dia berpendapat siapa pun yang diduga telah menista agama atau keyakinan orang lain harus diproses hukum.

“Harus ditindak (sesuai hukum) supaya tidak menjadi kelatahan dan gejolak masyarakat,” kata Kapitra kepada JPNN.com, Sabtu (15/1).

Sementara Ruhut Sitompul menyayangkan pernyataan Prof Al Makin dan mendorong proses hukum terhadap HF dilanjutkan. “Saya menyayangkan pernyataan profesor itu. Semua kasus yang sudah masuk, diproses, apalagi dia (HF) sudah ditangkap,” ucap Ruhut.

Sebelumnya, Prof Al Makin menyerukan proses hukum HF dihentikan dan bangsa Indonesia memaafkan pelaku yang telah ditangkap dan dijadikan tersangka oleh polisi.
“Kepada seluruh warga Indonesia, pemerintah, terutama Kabupaten Lumajang, tolong semuanya memaafkan saudara HF,” ucap Prof Al Makin saat konferensi pers di Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di Yogyakarta, Jumat (14/1).

Dia menekankan sikap memaafkan itu merupakan bagian cerminan bangsa yang memegang teguh Bhinneka Tunggal Ika. “Maka kewajiban kita (masyarakat, red) adalah memaafkan kepada saudara yang kebetulan mungkin khilaf, kebetulan mungkin keliru,” kata Al Makin.

Profesor kelahiran 2 September 1972 itu mengatakan bangsa Indonesia yang mengakui keberagaman, kebinekaan, toleransi, Pancasila, serta UUD 1945 perlu menghentikan hujatan terhadap HF.

Menurut dia, pelaku yang pernah tercatat sebagai mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu perlu diberi contoh bahwa rakyat di republik ini adalah bangsa yang pemaaf. “Beri pelajaran dengan cara lapangkan dada kita supaya yang bersangkutan juga belajar bahwa berbeda itu tidak apa-apa,” ujar alumnus McGill University, Montreal, Kanada itu.

Al Makin pun mengaku kecewa atas ulah HF si penendang sesajen lantaran tindakan itu tidak sejalan dengan nilai-nilai yang ditanamkan UIN Sunan Kalijaga terhadap mahasiswanya.
Dia mengeklaim UIN Sunan Kalijaga selama ini memiliki tradisi yang kuat dalam menginisiasi dialog antaragama, internal agama, serta kepercayaan.

“Kami kecewa, pasti, tetapi kekecewaan itu jangan lalu membunuh karakter seseorang,” kata Prof Al Makin. Ahli sosiolog agama itu pun kembali mengingatkan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa pemaaf.

“Banyak sekali yang melanggar aturan yang lebih berat dan jelas-jelas bertentangan dengan hukum dan merugikan negara, itu saja kita maafkan,” tuturnya. (ant/imr/cr1/fat/jpnn)

Cemburu. Seorang Pemuda di Magelang Nekad Tebas Kepala Selingkuhan Pacarnya

Cemburu. Seorang Pemuda di Magelang Nekad Tebas Kepala Selingkuhan Pacarnya
MOTIF ASMARA. Seorang pemuda di Magelang nyaris tebas kepala selingkuhan pacarnya dengan pedang, kini terancam tujuh tahun penjara.
MAGELANGEKPRES.COM, KABUPATEN MAGELANG – Polres Magelang menangkap pelaku pengeroyokan pada seorang pria berinisial IP (29). Diduga pengeroyokan ini dilatarbelakangi motif asmara, Sabtu (15/1/2022). Tiga orang berinisial DA (31), AL (25) dan YS (31) telah ditetapkan sebagai tersangka.
Pers rilis atas kasus ini dipimpin Kasatreskrim Polres Magelang AKP M. Alfan Armin mewakili Kapolres Magelang AKBP Muchammad Sarjarod Zakun,  didampingi Kasihumas AKP Abdul Muthohir dan Kapolsek Mertoyudan AKP Soedjarwanto.
Kasatreskrim Polres Magelang AKP M. Alfan Muthohir mengungkapkan pengeroyokan terhadap korban terjadi pada Sabtu (18/12/2021). Berawal dari korban yang berkomunikasi dengan pacar tersangka DA melalui Facebook dan berlanjut di WhatsApp.
Kemudian komunikasi tersebut diketahui oleh DA, ia pun melanjutkan percakapan chat tersebut dan berpura-pura menjadi pacarnya. Melalui chat, DA memancing korban untuk bertemu dengan berpura-pura mau berhubungan badan di sebuah penginapan.
“Modus operandinya tersangka berpura-pura menjadi pacar tersangka, memancing korban untuk datang dan menganiaya korban secara bersama-sama,” terang Alfan.
Setelah masuk kamar, korban bertemu dengan pacar DA yang tak lama disusul oleh tiga tersangka.
“Tersangka DA yang membawa senjata tajam berupa sebilah pedang langsung mengayunkan pedang tersebut dan mengenai kepala korban, sedangkan dua tersangka lain memukuli korban,”ungkapnya.
Korban langsung melarikan diri dan menghubungi temanya untuk mengantar ke rumah sakit. Korban menderita luka bacok di kepala, hidung patah serta lebam akibat pukulan. Korban pun melaporkan kejadian pengeroyokan ini keesokan harinya Minggu (19/12) ke Polsek Martoyudan.
Dari laporan tersebut Tim Reskrim Polsek Martoyudan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku. Tersangka DA ditangkap pada Senin (3/1/2022) di sebuah apartemen di Jogja, 2 tersangka lain yaitu AL dan YS ditangkap di rumahnya di daerah Kaliangkrik, Magelang.
Para tersangka diancam dengan pasal 170 ayat 2 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun.(cha).

Biar Nggak Bingung. Seragam Satpam akan Diubah jadi Krem

Biar Nggak Bingung. Seragam Satpam akan Diubah jadi Krem
Seragam Satpam

MAGELANGEKSPRES.COM, JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berencana akan mengubah warna seragam petugas satpam dari cokelat muda menjadi krem. Nantinya, seragam baru itu akan diperkenalkan pada Hari Ulang Tahun (HUT) Satpam yang ke-41 di 31 Januari 2022.

“Tanggal 31 Januari ini rencananya akan digelar Hari Ulang Tahun Satpam ke-41. Dan pada saat hari ulang tahun satpam tersebut akan diperkenalkan,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jaksel.

Lebih lanjut, Ramadhan mengungkapkan pergantian tersebut akan berlaku 1 tahun selepas peraturan kepolisian (perpol) tentang seragam satpam diterbitkan. Sehingga, pada 31 Januari 2022 nanti hanya diperkenalkan terlebih dahulu. “Tapi kapan berlakunya? Satu tahun setelah perpol dibentuk, perpol tentang pakaian seragam tersebut,” imbuh Ramadhan.

Rencana tersebut juga, kata Brigjen Ramadhan masih dalam proses pengkajian perubahan warna. Ramdhan juga menyebut warna seragam tersebut saat ini terlalu mirip dengan kepolisian sehingga, menurutnya, masyarakat kerap binggung membedakan keduanya.

“Argumentasinya, seragam sekarang terlalu mirip dengan seragam Polri, sehingga menyebabkan kebingungan dan kesulitan warga masyarakat untuk membedakan polisi dan satpam,” ucapnya.

Terlebih, kata Ramdhan, satpam sendiri merupakan pengembang fungsi kepolisian terbatas sehingga satpam harus memiliki identitas yang berbeda dengan Polri. “Satpam merupakan profesi baru sebagai pengemban fungsi kepolisian terbatas. Perlu memiliki identitas sendiri yang berbeda dengan Polri selaku pembinanya,” tutur Ramadhan.

Terpisah, Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar SIK MK ketika dikonfrimasi mengenai perubahan warna tersebut mengungkapkan, hingga saat ini belum mendapatkan konfirmasi kapan dan rencana perubahan tersebut seperti apa. Sehingga, pihaknya masih menunggu keputusan dari Mabes ataupun Polda.

“Kami menunggu petunjuk teknis dari Mabes dan Polda,” jawab Fahri melalui pesan singkat kepada Radar.

Sebelumnya, Kapolri yang saat itu menjabat Jenderal Idham Azis meneken Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa yang mengubah seragam satpam dari putih-biru tua menjadi warna cokelat muda.

Brigjen (Pol) Awi Setiyono yang saat itu menjabat Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri menyatakan, perubahan seragam tersebut diharapkan menumbuhkan kebanggaan satpam terhadap profesi mereka serta menimbulkan kedekatan emosional dengan Polri.

“Terjalin kedekatan emosional antara Polri dan satpam, menumbuhkan kebanggaan satpam sebagai pengembang fungsi kepolisian terbatas. Memuliakan profesi satpam, dan menambah pergelaran fungsi kepolisian di tengah-tengah masyarakat,” kata Awi (jrl)

Menko Airlangga Tekankan Transformasi Digital Industri Kesehatan untuk Mendukung Kemandirian Nasional

Menko Airlangga Tekankan Transformasi Digital Industri Kesehatan untuk Mendukung Kemandirian Nasional
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

MAGELANGEKSPRES.COM, JAKARTA – Kemandirian nasional, terutama dalam upaya melalui kondisi pandemi saat ini, merupakan bekal Indonesia untuk keluar dari pandemi sebagai negara yang lebih kuat.

Pemulihan ekonomi nasional tidak terlepas dari pemulihan yang terjadi di sektor industri, karena sektor ini menopang 19,15% dari perekonomian nasional. Optimisme sektor industri masih terlihat di Triwulan IV-2021, ditandai dengan PMI Manufaktur kembali berada di wilayah ekspansif dengan mencatatkan angka 53,5 pada Desember 2021.

Utilisasi Industri Pengolahan juga terus meningkat dan mencapai yang tertinggi dengan capaian 67,6%. Impor Barang Modal dan Bahan Baku masing-masing tumbuh 23,1% dan 60,5% (yoy) pada November 2021. Seluruh indikator mencerminkan bahwa sektor industri kita semakin solid dalam menopang pemulihan ekonomi nasional.

Momentum perbaikan dari sektor industri ini, tentunya menjadi hal yang baik bagi para pelaku industri termasuk di dalamnya para insinyur dan akademisi di bidang ilmu Teknik Industri.

“Sebagaimana kita harus beradaptasi di masa pandemi, para insinyur Teknik Industri juga harus beradaptasi menghadapi era Industri 4.0 yang ditandai dengan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan layanan konsumen secara global,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara virtual pada acara Puncak 50 Tahun Dies Natalis Teknik Industri – Institut Teknologi Bandung, Sabtu (15/01).

Salah satu yang menjadi fokus pengembangan Pemerintah yakni industri sektor kesehatan. Industri kesehatan termasuk di dalamnya industri farmasi, merupakan salah satu sektor yang sangat diutamakan terutama dalam kondisi pandemi saat ini.

Dalam rangka meningkatkan daya saing Indonesia dalam sektor industri, Pemerintah juga mendorong terjadinya transformasi berbasis digital untuk menopang perkembangan industri kesehatan. Transformasi tersebut dapat berperan dalam memudahkan proses distribusi, penguatan jejaring kesehatan, mengefektifkan proses administrasi, dan mendukung performa yang lebih efektif serta efisien.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, hingga tahun 2021, Indonesia memiliki 241 industri manufaktur farmasi, 17 industri bahan baku farmasi, 132 industri kesehatan tradisional, dan 18 industri produk ekstraksi alam. Berbagai industri tersebut telah mengekspor produk farmasi dan alat kesehatan ke berbagai negara di dunia antara lain Amerika Serikat, Inggris, Vietnam, Belanda, Singapura, dan Korea Selatan.

“Dalam mendukung upaya pengembangan industri kesehatan, Pemerintah telah menyusun Peta Jalan dengan tujuan untuk meningkatkan produksi bahan baku berteknologi tinggi,” ujar Menko Airlangga.

Pemerintah juga telah mendorong munculnya riset dan inovasi melalui Pendanaan Riset Inovatif Produktif yang dikelola oleh LPDP untuk para akademisi, serta menyediakan insentif Super Deduction Tax untuk para technopreneur yang melakukan kegiatan Litbang. Berbagai kebijakan ini dapat dimanfaatkan agar sektor industri nasional dapat melahirkan inovasi-inovasi yang diciptakan insinyur Teknik Industri.

Tujuan jangka panjang dari upaya ini adalah untuk mencapai kemandirian industri kesehatan sehingga mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri dan menurunkan ketergantungan pada bahan impor.

“Dengan terus meningkatkan kemampuan teknikal, manajerial, komunikasi, dan memperkaya skill-set, saya yakin para Insinyur Teknik Industri mampu bersaing secara global dan memberikan sumbangsih besar bagi bangsa” pungkas Menko Airlangga. (frh/fsr)

Mengaku Pegawai Dinsos Kabupaten Magelang Residivis Bawa Kabur Uang Rp9 Juta

PENIPUAN. Mengaku pegawai Dinsos Kabupaten Magelang dan tawarkan pekerjaan, pelaku peras korbannya hingga Rp 9 juta.
PENIPUAN. Mengaku pegawai Dinsos Kabupaten Magelang dan tawarkan pekerjaan, pelaku peras korbannya hingga Rp 9 juta.

KABUPATEN MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Satreskrim Polres Magelang berhasil menggungkap kasus penipuan berkedok sebagai Pegawai Dinas Sosial Kabupaten Magelang dengan mengiming-imingi pekerjaan kepada warga Magelang.

Tersangka berinisial AM (50) warga Desa Bumirejo Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang diamankan petugas atas dugaan tindak pidana penipuan dengan modus menjanjikan suatu pekerjaan pada korban.

Kapolres magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun melalui Wakapolres Magelang Kompol Aron Sebastian didampingi Kasihumas AKP Abdul Muthohir dan Kapolsek Srumbung AKP Sumino menggelar Konferensi Pers di Loby Mapolres Magelang, Sabtu (15/1/2022).

Wakapolres Magelang Kompol Aron Sebastian menyampaikan keberhasilan Polres Magelang mengamankan tersangka AM (50) warga Desa Bumirejo Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang atas dugaan tindak pidana penipuan dengan modus menjanjikan suatu pekerjaan kepada korban SWI (18) dengan mengaku sebagai Pegawai Dinsos Kabupaten Magelang

“Tersangka mengaku sebagai Pegawai Dinsos Kabupaten Magelang dan menawarkan pekerjaan kepada korban sebagai tenaga packing masker di rumah dengan gaji Rp 350 ribu per-minggu,” ucap Aron.

Kejadian berawal pada hari Minggu, 2 Januari 2022 sekira Pukul 15.30 WIB, Tersangka AM sedang melintas di rumah Korban SWI warga Desa Pucunganom Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang dan bertemu dengan Ayah Korban di depan rumah.

AM mengaku Pegawai Dinas Sosial Kabupaten Magelang dan menanyakan apakah Ayah Korban memiliki anak yang belum bekerja, lalu AM menawarkan pekerjaan kepada Korban sebagai tenaga packing masker di rumah dengan gaji Rp 350 ribu per-minggu.

Karena korban SWI berminat, AM kemudian menyuruh ayah korban untuk mengambil brosur di Kantor Pos di Tempel, Saat ayah korban pergi tersebut AM meminta Handphone milik korban dengan alasan sebagai syarat jaminan nomor Handphone yang dapat dihubungi.

“AM juga meminta kalung emas milik korban dengan alasan sebagai jaminan, AM juga meminta Handy Talky milik korban, Selang 30 menit, ayah korban datang dari Kantor Pos Tempel dan mencari keberadaan Tersangka karena disana tidak menemukan brosur yang dimaksud Tersangka AM, lalu korban beserta ayah dan ibunya sadar telah menjadi korban penipuan dan berusaha mencari AM namun tidak ketemu,” jelas Aron.

Atas kejadian tersebut korban menderita kerugian sekitar Rp 9 juta dan melaporkan kejadian ke Polsek Srumbung.
“Pelaku ini adalah residivis, tersangka pernah terlibat kasus penipuan yang sama di Yogjakarta tahun 2017,” ungkap Aron.

Mendapat laporan dari korban, Tim Resmob Sat Reskrim Polres Magelang dan Unit Reskrim Polsek Srumbung langsung melakukan penyelidikan dan dari hasil penyelidikan tersebut tim dapat mengidentifikasi pelaku.

Pada Rabu, 2 Januari 2022, tim dapat mengamankan tersangka di salah satu hotel di Kota Magelang dan menyita barang bukti di hotel dan di kost tersangka di daerah Mertoyudan Magelang.

Tersangka AM telah melanggar pasal 378 K.U.H.Pidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 (empat) tahun penjara”, tutup Aron.(cha).

Indikator Politik Indonesia: Pemilu 2024 Menjadi Momentum Kemenangan Golkar

Indikator Politik Indonesia: Pemilu 2024 Menjadi Momentum Kemenangan Golkar
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

MAGELANGEKSPRES.COM, JAKARTA – Pemilu 2024 akan menjadi momentum kebangkitan kembali Partai Golkar. Potensi Golkar memenangi pemilu terbuka lebar. Hal ini disampaikan Budiman, Manajer Kampanye Indikator Politik Indonesia.

Menurutnya, melihat sejarah pemilu paska reformasi, Partai berlogo pohon beringin pernah meraih kemenangan pada tahun 2004. Dia menilai, pada pemilu 2024 Golkar akan mampu bangkit dan bisa meraih kembali kemenangan.

“Pernah unggul, saya kira sekarang momentum (Golkar) menang 2024. Dua dekade pasca itu, Golkar pernah meraih kemenangan di pentas politik nasional,” kata Budiman dalam diskusi “Menakar Elektabilitas Partai Golkar Jelang 2024″ Sabtu, (15/1/2022).

Budiman menambahkan, proyeksi ini juga telah ditegaskan sang Ketua Umum Airlangga Hartarto bahwa dekade keenam partai Golkar momentum memenangkan pemilu. Menurutnya hal ini bukan hanya isapan jempol, Golkar memiliki modal yang kuat.

“Dari sisi internal Golkar diisii tokoh berkualitas di republik ini. Dalam sejarahnya, Golkar selalu menjadi lokomotif pembanguan. Jadi, republik ini, bangsa ini, selalu dimotori oleh kader-kader terbaik partai Golkar,” tambahnya.

Seperti saat ini, Budiman menyebut kabinet Indonesia Maju diisi oleh sejumlah kader Golkar. Airlangga Hartarto mengisi jabatan strategis sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Menurutnya, peran Airlangga ini sangat penting. Selain ketua umum, kader lain yang menjadi lokomotif pembangunan saat ini adalah Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Menteri Perindustrian, Menteri Pemuda dan Olahraga juga dijabat Zainudin Amali yang juga Ketua Bapilu Partai Golkar.

Mengacu hasil survei, terdapat tren positif opini publik terhadap perbaikan ekonomi. Menurut Budiman, lokomotif perbaikan ekonomi ini adalah kerja Airlangga Hartarto. Namun demikian, Budiman menilai kerja Airlangga belum berdampak besar terhadap elektabilitas partai.

“Saya melihat belum maksimal, yang kerja pak Airlangga Hartarto, tapi yang mendapat keuntungan pihak atau partai lain, dan secara khusus tentu Presiden Jokowi,” urainya.

Sementara itu, berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia terbaru, popularitas Airlangga Hartarto menempati urutan ketiga dari ketua umum partai untuk dipilih menjad presiden.

Dengan elektabilitas mencapai 6 persen, Airlangga unggul dari Ketua Umum PDIP Megawati dengan 3,7 persen. Menanggapi hal ini, Budiman mengatakan adanya tren kenaikan popularitas dan elektabilitas Airlangga Hartarto.

“Pak Airlangga sampai saat ini trennya meningkat, tahun lalu masih 20-an persen, sekarang 32-37 persen. Artinya ada ruang yang luas bagi Airlangga untuk meningkatkan akselerasi popularitas kepada pemilih,” bebernya.

Budiman menilai, sebagai capres yang diusung Golkar, Airlangga memiliki waktu 2 tahun mendatang untuk menaikkan popularitas dan elektabilitasnya. Setidaknya sebagai modal pilpres mendatang, popularitas Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar dan Menko Perekonomian idealnya di atas 50 persen.

Selanjutnya Budiman menyarankan agar Airlangga Hartarto dan kader partai untuk menyosialisasikan Airlangga secara masif. Baik kepada basis pemilih Golkar, maupun masyarakat luas.

“Kenapa saya menyebut pak Airlangga punya modal elektabilitas 10 persen, karena pak Airlangga tinggal memaksimalkan basis partai Golkar tadi,” jelasnya.

Kantong-kantong suara Golkar yang bisa dimaksimalkan meliputi di Sulawesi Selatan, etnis Bugis. Selain itu, di basis suara dengan populasi pemilih besar, seperti Jabar, Jateng, dan Jawa Timur.

Secara khusus, kinerja Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian dinilai Budiman sangat luar biasa, salah satunya juga dalam transformasi digital di Indonesia.

“Ini sebagai modal Golkar untuk pemilu 2024 mendatang,” tandasnya.(rls)

Inilah Syarat Penerima Vaksin Booster. Simak saja…

Inilah Syarat Penerima Vaksin Booster. Simak saja

JAKARTA, MAGELANGEKSPRES.COM – Kementerian Kesehatan menerbitkan Surat Edaran terkait ketentuan pelaksanaan vaksin booster pada Januari 2022.

Surat Edaran No. HK.02.02/II/252/2022 ini di antaranya mengatur tentang jenis vaksin booster yang diberikan di bulan Januari 2022.

Untuk penerima dosis primer Sinovac akan diberikan booster berupa ½ dosis vaksin AstraZeneca (0,25 ml) atau ½ dosis vaksin Pfizer (0,15 ml).

Untuk penerima dosis primer AstraZeneca, maka akan diberikan booster berupa ½ dosis vaksin Moderna (0,25 ml) atau ½ dosis vaksin Pfizer (0,15 ml).

Selain itu, surat edaran ini mengatur syarat untuk menerima vaksin Booster, seperti harus berusia 18 tahun ke atas, skema prioritas untuk lansia dan penderita masalah kekebalan tubuh (immunocompromised), serta bagi yang telah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap minimal 6 bulan sebelumnya.

Untuk bisa mendapatkannya, sasaran vaksinasi perlu menunjukkan NIK dengan membawa KTP/KK ke fasilitas layanan kesehatan terdekat atau daftar melalui aplikasi PeduliLindungi.

Ibu hamil sendiri bisa mendapatkan vaksinasi booster, dengan penggunaan vaksin mengacu pada SE Kementerian Kesehatan No HK.02.01/1/2007/2021 tentang Vaksinasi COVID-19 bagi Ibu Hamil dan penyesuaian skrining dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Pelaksanaan Vaksinasi Program Dosis Lanjutan (booster) akan berlangsung secara serentak di seluruh kabupaten/kota untuk sasaran lansia. Sedangkan dengan sasaran non-lansia berlangsung ketika wilayah tersebut mencapai cakupan dosis 1 total min. 70% dan cakupan dosis 1 lansia min. 60%.

Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs resmi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional https://covid19.go.id dan https://s.id/infovaksin.(*)

Tuga Sa di Gunung Tidar Bukan Pakuning Tanah Jawa. Pemerhati Sejarah Magelang Mengungkap Alasannya….

Tuga Sa di Gunung Tidar Bukan Pakuning Tanah Jawa
RUWATAN. Sejumlah pecinta, pelestari, dan pemerhati Gunung Tidar menggelar slametan “Ruwat Rawat Tugu Sa (Sa Sa Sa)” di puncak Gunung Tidar Kota Magelang, kemarin sebagai tanda dimulainya normalisasi tugu tersebut. (foto : IST/magelang ekspres)

MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Setelah polemik renovasi Tugu Sapa Salah Seleh (Tugu Sa) di Gunung Tidar Magelang berakhir dengan kesepakatan mengembalikan bentuk bangunan seperti semula. Kini muncul  polemik baru, yakni pendapat yang menyatakan bahwa Tugu Sa bukan sebagai Pakuning Tanah Jawa. Sebab, berdasarkan Babad Tanah Jawi, yang dimaksud Pakuning Tanah Jawa adalah Gunung Tidar itu sendiri. Meskipun masyarakat Magelang selama ini menganggap bahwa sebuah tugu dengan simbol huruf Sa dalam tulisan Jawa pada ketiga sisinya yang berada di sebuah lapangan luas di puncak Gunung Tidar itu dipercaya sebagai pakunya tanah Jawa.

Novo Indarto. Penulis Buku Sejarah de Groote Moskee Magelang itu mencoba mengulik berdasarkan rekam sejarah pembangunan Tugu Sa di puncak Gunung Tidar tersebut.

Novo mengungkapkan hasil analisanya di sela diskusi publik antara Pemkot Magelang.

Menurut Novo, Tugu Sa bukan sebagai Pakuning Tanah Jawa. Sebab, berdasarkan Babad Tanah Jawi, yang dimaksud Pakuning Tanah Jawa adalah Gunung Tidar itu sendiri.

”Sedangkan Tugu Sa lebih ke monumen sebuah peristiwa besar. Saya mencoba menganalisa berdasarkan fakta-fakta tertulis yang saya temukan. Ada beberapa versi, tetapi pendapat saya Tugu SaSaSa bernama resmi Tugu Pancasila,” katanya.

Menurutnya, Tugu Sa diperkirakan dibangun pada tahun 1966 oleh sejumlah petinggi TNI Angkatan Darat. Peristiwa itu bersamaan dengan pecahnya G30S/PKI di Jawa Tengah.

”Ketika G30S/PKI pecah, bicara kawan bisa menjadi lawan. Begitu pula sebaiknya. Maka tugu tersebut diberikan tulisan Sapa Salah Seleh, siapa yang berbuat salah pasti akan menuai akibatnya, itu ujaran dari Pangdam Surjo Sumpeno saat memotivasi TNI Angkatan Darat di Gunung Tidar,” ungkapnya. (wid)

Akhiri Polemik. Tugu Sa di Gunung Tidar Dibongkar, Dikembalikan Seperti Bangunan Semula…

Akhiri Polemik. Tugu Sa di Gunung Tidar Dibongkar, Dikembalikan Seperti Bangunan Semula...
RUWATAN. Sejumlah pecinta, pelestari, dan pemerhati Gunung Tidar menggelar slametan “Ruwat Rawat Tugu Sa (Sa Sa Sa)” di puncak Gunung Tidar Kota Magelang, kemarin sebagai tanda dimulainya normalisasi tugu tersebut. (foto : IST/magelang ekspres)

MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Keberadaan Tugu Sa Sa Sa atau Sapa Saleh Seleh sempat menjadi polemik. Tugu legendaris yang berada di puncak Gunung Tidar Magelang itu sempat diubah bentuknya. Namun perubahan bentuk tersebut dipersoalkan oleh sejumlah seniman di Kota Magelang. Sebab, dianggap sudah keluar dari filosofi awalnya.

Kini, kontraversi itu sudah berakhir. Pemerintah Kota Magelang sepakat untuk mengembalikan bentuk Tugu Sa Sa Sa (Tuga Sa) seperti semula.

Pemkot pun menggandeng seniman, pemerhati sejarah serta masyarakat untuk mengembalikan bangunan tugu tersebut seperti semula.

Awalnya, Tugu Sa Sa Sa direnovasi dengan ukuran lebih tinggi dibanding sebelumnya. Namun di titik teratas tetap ditampilkan huruf jawa “Sa” untuk mempertahankan ciri khasnya.

Tugu yang sebelumnya bercat putih, kemudian dikelilingi dengan pagar warna hijau sekarang tampak dengan lapisan marmer berwarna kecokelatan. Jika sebelumnya berbentuk segi empat kini Tugu Sa berbentuk lingkaran.

Sesuai kesepakatan tugu tersebut dibongkar dan dibangun kembali seperti bentuk semula. Diawali dengan slametan “Ruwat Rawat Tugu Sa (Sa Sa Sa)” pada Rabu (12/1). Kegiatan ini diikuti oleh beberapa komunitas, seperti Patembayan Jawa Dwipa, Vira Nagari Nusantara, dan sejumlah tamu dari Salatiga, Jogja, Temanggung, Klaten, Boyolali, dan lainnya. Mereka sangat peduli dengan Gunung Tidar ini

Koordinator ruwatan, Agung Begawan Prabu mengatakan, pihaknya merasa bersyukur polemik terkait perubahan wujud Tugu Sa sekarang sudah selesai dengan keputusan bentuk Tugu Sa Sa Sa dikembalikan seperti semula. Sebelumnya, Tugu Sa direnovasi oleh sekelompok warga dari Tulungagung, Jawa Timur.

Slametan diawali dengan kirab dari pintu masuk Gunung Tidar menuju puncak sambil membawa aneka pisungsung. Di antaranya tumpeng cagak gunung, tumpeng rombyong, ingkung, buah-buahan, sayuran, hasil bumi, dan lainnya.

Slametan ini, kata Prabu, sekaligus menandai dimulainya proses pembongkaran tugu. Dalam beberapa waktu ke depan wujud Tugu Sa akan dikembalikan seperti semula, meski tidak sama persis. Hal ini sesuai dengan kesepakatan bersama saat FGD, beberapa waktu lalu.

“Kegiatan ini juga sekaligus pesan kepada generasi muda agar peduli terhadap peninggalan pendahulu kita. Pendahulu tidak harus nenek moyang yang jauh, tapi yang terdekat saja, seperti Tugu Sa Sa Sa yang penuh nilai sejarah dan filosofi ini,” jelasnya.

Disebutkan, Tugu Sa Sa Sa ini merupakan peninggalan yang menjadi ikon penting bagi Kota Magelang. Oleh karena itu, sudah seharusnya dapat dijaga bersama agar tetap lestari.

Kepala DLH Kota Magelang, Otros menegaskan bahwa pemugaran Tugu Sa Sa Sa ditargetkan tuntas Februari 2022. Ia memastikan proses pemugaran tidak sampai merusak konstruksi bangunan yang lama.

”Dari hasil diskusi ini sudah jelas, masyarakat menginginkan bentuk Tugu Sa Sa Sa dikembalikan ke seperti semula. Saya juga mengajak teman-teman semua untuk bisa ikut mengontrol proses pemugaran ini,” pungkasnya. (wid)

Heboh. Penampakan Mahluk Besar ini Terlihat di Pantai Citepus sebelum Gempa Banten

Penampakan Mahluk Besar ini Terlihat di Pantai Citepus sebelum Gempa Banten

BANTEN, MAGELANGEKSPRES.COM – Penampakan mahluk sebelum gempa Banten, tertangkap kamera wisatawan di Pantai Citepus, Jumat (14/1/2022). Seolah menjadi pertanda.

Penampakan mahluk sebelum gempa di perairan Kecamatan Sumur, Banten itu, teridentifikasi sebagai Geger Lintang atau Hiu Paus.

Petugas Badan Penyelamat Wisata Tirta, Asep Saefullah mengatakan, hiu paus sempat mendekat ke bibir pantai sebelum terjadinya guncangan gempa 6,6 magnitudo.

“Muncul sekitar jam 10 pagi, saya juga sempat melihat. Banyak wisatawan yang foto juga,” kata Asep, kepada wartawan, seperti dilansir dari JPNN, Sabtu (15/1/2022).

Dia menduga hiu paus itu sedang makan atau tertarik dengan plankton yang berada di dekat bibir pantai.

Karenanya, dirinya enggan mengaitkan kemunculan hiu paus dengan gempa yang terjadi pada sore harinya.

Kendati demikian, warga setempat juga mengakui, jarang ada hiu paus di Pantai Citepus. Apalagi sampai terlihat mendekati bibir pantai.

Kemunculan hiu paus itu, tidak berlangsung lama. Setelah mendekati bibir pantai kemudian menghilang.

Sementara gempar di Sumur, Banten terjadi pada sore hari dan menurut parameter di BMKG berkekuatan magnitudo 6,6.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengungkapkan, jenis gempa tersebut termasuk tektonik dangkal. Kendati demikian tidak berpotensi tsunami. (yud/antara/jpnn)

Video Asusila yang Diduga Mirip Nagita Slavina itu Ternyata Palsu. Ini Kata Polisi…

Video Asusila yang Diduga Mirip Nagita Slavina itu Ternyata Palsu
Nagita Slavina

JAKARTA,MAGELANGEKSPRES,COM-Polisi memastikan video asusila 61 detik yang diduga mirip Nagita Slavina itu palsu. Terkini, penyidik bakal melakukan klarifikasi terhadap pelapor atas laporan perihal video tersebut. Kongres Pemuda Indonesia (KPI) diketahui telah melaporkan penyebar akun video syur berdurasi 61 detik, yang dikaitkan dengan artis Nagita Slavina. x Baca Juga: Beredar Video Syur 61 Detik Mirip Dirinya, Nagita Slavina yang Merekam? Pengunggah video itu dianggap telah meresahkan masyarakat. Laporan itu telah diterima di Polres Metro Jakarta Pusat dan teregister dengan nomor LP: B/100/I/2022/SPKT/Resort Jakpus/POLDA METRO JAYA. AD

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu Wardhana mengatakan pihaknya bakal memeriksa pelapor pada pekan depan. Sebab, pelapor baru memberikan bukti tangkapan layar dan video yang diduga mirip Nagita Slavina itu. “Kan, belum tahu ini yang dilaporkan siapa. Dia melaporkan Nagita-nya atau siapa. Kan, belum ada hasil klarifikasinya. Makanya kami lihat klarifikasi dari pelapor apakah hasilnya nanti. Ini (video) palsu hasil koordinasi,” kata Wisnu saat dikonfirmasi, Sabtu (15/1).

Wisnu mengatakan pemeriksaan pelapor ini guna menentukan arah penyelidikan kasus video diduga mirip istri Raffi Ahmad itu. Baca Juga: Peti Jenazah Buatan Indonesia ini Penuhi Permintaan Pasar Eropa “Kami masih mau klarifikasi ke pelapor dahulu. Dia (pelapor, red) kasih screenshoot sama videonya itu saja. Kami belum tahu yang dilaporkan ini berupa apa,” kata Wisnu. Sebelumnya, Nagita Slavina membantah video syur yang diduga mirip dirinya itu. “Enggak tahu, enggak pernah deh aku macam-macam rekam begitu,” kata Nagita. (cr3/jpnn)

Gandeng Pakar Lintas Disiplin. Inilah Skenario Luhut Hadapi Lonjakan Omicron

Inilah Skenario Luhut Hadapi Lonjakan Omicron
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

JAKARTA,MAGELANGEKSPRES.COM – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyiapkan skenario menghadapi lonjakan Covid-19 varian Omicron di Indonesia. Luhut meminta masukan dari pakar lintas disiplin guna menyiapkan skenario menghadapi lonjakan kasus Omicron di tanah air.

Luhut Binsar bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menkes Dante Saksono Harbuwono, dan Koordinator Tim Pakar Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, menggelar dialog virual dengan para epidemiolog, pakar kesehatan, dokter, dan pakar sosial dari berbagai lembaga pendidikan dan penelitian di Indonesia, Jumat (14/1).

“Dari berbagai penelitian yang diberikan kepada saya oleh para teman-teman epidemiolog dan dokter, kita tahu bahwa varian Omicron ini menular sangat cepat, tetapi less severe atau tidak parah,” kata Luhut Binsar melalui siaran pers di Jakarta, Sabtu (15/1).

Menurut Luhut pula, walaupun terdapat angka kematian di beberapa negara, namun jumlahnya cukup rendah dari varian Omicron ini. “Walau begitu, kita mau agar lonjakan kasus konfirmasi ini bisa kita turunkan dan bagaimana upaya kita pascalonjakan Omicron ini,” ungkap Luhut Binsar. Hingga saat ini, varian Omicron sudah terdeteksi lebih dari 500 kasus konfirmasi di Indonesia.

Transmisi lokal pun telah terjadi di wilayah DKI Jakarta. Dalam diskusi itu, salah satu pakar dari Eijkman Institute Amin Soebandrio mengatakan Indonesia sedang memasuki masa transisi penanganan Covid-19 dari varian Delta menuju Omicron. Oleh karena itu, katanya, pengawasan pada tingkat molekular perlu dipertajam, mengingat banyak hal yang belum diketahui mengenai varian ini

“Sampai sekarang Omicron ini masih terus diteliti, kecepatan penularannya cepat. Walaupun ini merupakan varian yang berbeda dari Delta dengan tingkat kematian yang masih belum ada, tetapi kita perlu terus mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi,” ujarnya.

Epidemiolog dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM) Hari Kusnanto dan Epidemiolog dari FK Universitas Airlangga (Unair) Windhu Purnomo juga menyampaikan seharusnya pemerintah dapat menjaga kenaikan kasus tidak terlalu cepat dan juga tinggi (flattening the curve), sehingga puncak kasus akan terjadi di bulan Maret namun dengan jumlah kasus yang lebih rendah. Hanya saja, kata Hari, pengendalian penularan varian Omicron dapat dilakukan jika protokol kesehatan, pembatasan mobilitas, pelaksanaan vaksinasi, dan fasilitas pelayanan kesehatan sudah terakomodasi dengan baik.

Pakar lainnya yaitu Erlina Burhan dan Siti Setiati dari FK Universitas Indonesia (UI) mengingatkan agar masyarakat tidak terlena dengan adanya narasi varian Omicron ini tidak seganas varian sebelumnya. Keduanya memberikan saran kepada Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan jajaran menteri serta satgas agar melakukan upaya-upaya tegas dalam menegakkan protokol kesehatan dan juga melakukan vaksin booster. “Varian ini masih terus diteliti, dia less severe daripada Delta, tetapi masih terus diteliti. Ini bisa meningkat, jika kita tidak tegas dalam mengurangi transmisi atau transmisinya tinggi,” kata Dokter Siti.

Sementara itu, Sosiolog UI Imam B Prasodjo menjelaskan strategi yang selama ini sudah digunakan dalam aspek sosial sudah tepat.  Menurutnya, ada empat poin utama yang perlu terus dilakukan oleh pemerintah, yakni memperkuat koordinasi antarjajaran pemerintah serta aparat keamanan.

Strategi kedua, tambah Imam, adalah mendorong masyarakat melakukan public-pressure kepada sesamanya yang melanggar aturan protokol kesehatan; melakukan kampanye untuk meningkatkan ketahanan tubuh atau imunitas tubuh di dalam keluarga; dan juga mencoba melakukan pemberdayaan masyarakat di daerah melalui pendidikan agar tidak terjadi generation lost. (antara/jpnn)

Komnas HAM Tolak Herry Wirawan Dihukum Mati. Begini Tanggapan Kejati Jabar….

Komnas HAM Tolak Herry Wirawan Dihukum Mati

BANDUNG, MAGELANGEKSPRES.COM-Kejaksaan Tinggi Jawa Barat enggan berkomentar banyak soal Komnas HAM yang menolak tuntutan hukuman mati terdakwa pemerkosa 13 santriwati Herry Wirawan.  Kajati Jabar Asep N Mulyana melalui Kasi Penkum Kejati Jabar Dodi Gazali Emil mengatakan bahwa pihaknya fokus menyelesaikan perkara ini. Selain itu, ujar dia, pihaknya juga fokus melakukan penegakan hukum karena itu merupakan tugas kejaksaan sebagai penegak hukum.

“Kami fokus ke situ saja. Kami tidak mengomentari hal-hal di luar itu,” kata Dodi dihubungi, Sabtu (15/1).

Dodi menuturkan Kejati Jabar juga tengah fokus memberi masa depan yang lebih baik kepada para korban dan anak-anaknya. “Kami fokus juga bagaimana memberikan masa depan yang lebih baik kepada korban dan anak-anaknya yang dilahirkan dari perkara ini,” katanya.

Selain itu, ujar Dodi, pihaknya fokus memberikan perlindungan kepada para korban. “Serta memberikan masa depan yang lebih baik untuk mereka,” jelas Dodi sebagaimana dilansir jabar.jpnn.com.

Sebelumnya, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menyatakan ketidaksetujuannya dengan tuntutan berat jaksa terhadap terdakwa pemerkosa 13 santriwati  Herry Wirawan. Baca Juga: Herry Wirawan Dituntut Hukuman Mati, Adde Rosi Merespons, Simak Menurut Beka, seberat apa pun tindakan yang dilakukan Herry Wirawan, penerapan hukuman mati jelas bertentangan dengan prinsip HAM.   “Komnas HAM tidak setuju (dengan) penerapan hukuman mati, karena bertentangan dengan prinsip HAM,” ujar Beka.

Dia menyebut hukuman seumur hidup dapat dipertimbangkan hakim dalam vonis yang akan dijatuhkan.  “Hak hidup adalah hak yang tidak bisa dikurangi dalam situasi apa pun,” kata Beka.

Seperti diketahui, jaksa penuntut umum Kejati Jabar menuntut majelis hakim menjatuhkan hukuman mati kepada Herry Wirawan.  Selain hukuman mati, jaksa juga menuntut majelis agar memberikan pidana tambahan berupa kebiri kimia kepada Herry Wirawan.  Selain hukuman itu, jaksa juga menuntut terdakwa dijatuhi hukuman denda yang nominalnya hampir Rp 1 miliar.

Yakni, denda Rp 500 juta, dan restitusi Rp 331.527.186. (mcr27/jpnn) 

Terdata 1.100 Rumah di Pandeglang Rusak Akibat Gempa di Sumur Banten

Terdata 1.100 Rumah di Pandeglang Rusak Akibat Gempa di Sumur Banten
Kerusakan rumah di Kabupaten Pandeglang akibat gempa di Sumur, Banten. (foto: Siaga Bencana Pandeglang)

PANDEGLANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Gempa di Sumur, Banten, menimbulkan kerusakan pada ribuan rumah warga yang terdata hingga Sabtu pagi (15/1/2022).

Plt Kepala BPBD Pandeglang, Ir Cirgijantoro mengatakan, sebanyak 1.100 rumah rusak akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,6 tersebut.

Sebanyak 617 rumah rusak ringan, 269 rusak sedang dan 214 rusak berat. Gempa merusak juga sejumlah fasilitas publik dan perkantoran.

Terdata 14 puskesmas rusak ringan, 3 kantor desa rusak ringan, 13 sekolah rusak ringan, 4 masjid rusak ringan.

Bencana ini mengakibatkan 200 jiwa mengungsi sampai pagi ini. “Jumlah kecamatan terdampak 23 kecamatan dari 35 kecamatan,” kata Cirgijantoro dalam keterangannya seperti dilansir dari Pusdalops BPBD Pandeglang.

Seperti diketahui, gempa di Sumur, Banten merupakan jenis tektonik. Dari hasil analisis BMKG menunjukkan parameter yang terupdate 6,6 magnitudo pada kedalaman 40 kilometer.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya termasuk gempa bumi dangkal, akibat dengan subduksi lempeng, dengan mekanisme pergerakan naik.

Diungkapkan dia, sejarah kegempaan merusak di wilayah banten, gempa terjadi sejaK tahun 1851 sampai dengan 2 Agustus 2019.

Dengan kekuatan tertinggi pada 23, Februari 1903 dengan kekuatan 7,9 Magnitudo.

Bahkan pernah juga terjadi tsunami dengan ketinggian 30 meter akibat erupsi Krakatau yakni pada 27, Agustus 1883. (yud)

Inilah Respon Ganjar Soal Fajar Menolak Bantuannya, Mungkin Saya yang Salah…

Inilah Respon Ganjar Soal Fajar Menolak Bantuannya, Mungkin Saya yang Salah…
Ganjar Pranowo

SEMARANG, MAGELANGESKPRES.COM – Sosok Fajar Nugroho, salah satu kader PDIP belakangan menjadi perbincangan karena menolak bantuan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Merespons penolakan bantuan itu, Ganjar mengaku sudah lama mengetahui sosok Fajar. Menurut Ganjar, dia sudah mengenal Fajar sejak Pilpres 2019. “Saya mengenal Mas Fajar itu Jokower. Dahulu, dia ini pernah datang ke rumah saya bersama delapan orang temannya. Saat itu, demi menjaga suksesnya Jokowi-Ma’ruf, Fajar dan kawan-kawannya itu rela dipukuli,” kata Ganjar dalam siaran persnya, Sabtu (15/1)

Ganjar menuturkan bahwa dari informasi yang didapatnya, beberapa dari mereka hidupnya kurang berkecukupan. Termasuk Fajar sendiri yang bekerja di pabrik emping jagung. Rumahnya kecil. Meski berulang kali diajukan pembangunan ke pemerintah namun selalu ditolak karena tanahnya milik kas desa.

Sehari berselang setelah mendapat informasi itu, Ganjar langsung mengunjungi Fajar. “Kebetulan hari Minggu itu ada kunjungan ke Magelang, jadi bisa lah mampir sebentar ke Temanggung,” kata Ganjar.

Fajar rupanya sudah mengetahui rencana kedatangan Ganjar. Fajar bahkan menyambut Ganjar di depan jalan menuju rumahnya. Di rumah sudah menunggu istri Fajar dan dua anaknya.

Ketika Ganjar menyampaikan akan membantu rehabilitasi rumahnya, Fajar pun menyambut gembira. Begitu juga ketika diminta menghadap pihak kelurahan untuk meminta izin pembangunan sebab tanahnya milik kas desa, Fajar langsung menyanggupinya. Karena itulah Ganjar tak menyangka, tiga hari setelah kedatangannya itu Fajar tiba-tiba menyatakan menolak bantuannya.

“Saat itu ya baik-baik saja dan diterima dengan baik. Tapi ternyata kemudian beliau ndak berkenan. Ya kalau Mas Fajar menolak tidak apa, mungkin saya yang salah,” kata Ganjar. Kejadian penolakan ini menurut Ganjar baru terjadi sekali ini. Sebab, kebiasaan membantu sesama kader sudah dilakukannya sejak lama, saat dia masih menjadi anggota DPR RI. “Sebenarnya sejak dulu, di dapil tujuh saya sudah jalan. Waktu bulan Bung Karno saya buat (membantu kader), di Grobogan saya buat,” ujar Ganjar. (cuy/jpnn)

Borobudur Edupark Destinasi Edukasi Mengungkap Misteri Relief Candi Borobudur

Borobudur Edupark Destinasi Edukasi Mengungkap Misteri Relief Candi Borobudur
Borobudur Edupark bisa jadi tempat edukasi pelancong, yang ingin mengetahui detail dan misteri-misteri tentang relief maupun patung di Candi Borobudur. (foto: istimewa)

KABUPATEN MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM–Tak hanya memiliki Candi Borobudur. Kabupaten Magelang, Jawa Tengah kini memiliki destinasi menarik, yakni Borobudur Edupark yang terletak di Desa Pabelan, Kecamatan Mungkid. Jika orang ke Candi Borobudur melihat karya seni yang sebenarnya, Borobudur Edupark, pengunjung akan mengerti bagaimana cara membuatnya. Misteri-misteri di Candi Borobudur bisa dieksplorasi di tempat itu, dan bisa menjadi pengalaman yang menarik bagi wisatawan.

Tempat wisata edukasi tersebut menyajikan beragam prasasti peninggalan tempo dulu dan pernak-pernik terkait Candi Borobudur. Selain itu, Borobudur Edupark juga bisa menjadi tempat edukasi pelancong,  yang ingin mengetahui detail dan misteri-misteri tentang relief maupun patung di Candi Borobudur.

Borobudur Edupark akan buka tiap hari. Bahkan tidak menutup kemungkinan, tempat wisata edukasi itu akan buka sampai malam. Untuk tiket pengunjung, rencananya dipatok harga Rp30.000 per orang.

Borobudur Edupark diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Minggu (9/1/2022). Menurut Ganjar, Borobudur Edupark akan menjadi destinasi yang menarik khususnya bagi mereka yang ingin mendalami tentang Candi Borobudur.

“Kalau yang tidak punya interes dalam, mereka hanya melihat candi, naik turun dan merasa capek. Tapi buat orang yang ingin tahu dalam, pasti nggak pernah habis. Borobudur Edupark ini menjadi salah satu tempat yang bisa memanjakan mereka yang ingin tahu tentang misteri Candi Borobudur,” katanya.

Ditambahkan, Borobudur Edupark menyajikan sebuah cerita dari seorang seniman yang ekspert di bidangnya, yakni Nyoman Mustofa. Di tempat itu, Nyoman menceritakan tentang seni Borobudur, dan yang paling menonjol adalah seni pahat.

“Di sini kita tahu bagaimana memilih batu yang baik, membentuk, memahat, dan lainnya, orang bisa belajar di sini. Ada workshop-nya juga, sehingga pengunjung bisa merasakan bagaimana sensasi memahat patung atau relief seperti yang ada di candi,” jelas Ganjar.

“Semua bisa dipelajari di sini, diteliti, dan orang bisa mendapatkan kebenaran-kebenaran yang ada di Candi Borobudur. Mudah-mudahan Borobudur Edupark ini bisa dijadikan satu learning process, orang bisa belajar dan memahami, sekaligus melestarikan dan mengembangkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Nyoman Mustofa menerangkan, Borobudur Edupark dibangun di atas lahan seluas 2,5 hektare. Di tempat itu, terdapat banyak benda seni seperti patung, pusaka, buku, miniatur Candi Borobudur, dan seni lainnya.

“Harapan saya, tempat ini menjadi tempat edukasi generasi penerus, untuk melestarikan dan menjaga warisan nenek moyang. Nenek moyang kita begitu hebat dengan membuat peninggalan bersejarah seindah Borobudur, dan harus kita jaga,” katanya.

Cara menjaganya, imbuh Nyoman, dengan edukasi. Di tempat itu, masyarakat akan diajak menyelami tentang keindahan Borobudur dengan cara terlibat langsung.

“Jadi pengunjung bisa mencoba membuat karya sendiri, membuat patung, memahat batu, tanah liat atau lainnya, agar mereka mengerti cara pembuatannya. Kita sadarkan, bahwa betapa susahnya nenek moyang dulu membuat mahakarya ini, maka kita harus menjaganya,” jelasnya. (humas/oko)

Viral. Beredar Surat Edaran Mahasiswa Unpar Wajib Ikuti Kuliah Umum dari Jokowi. Tidak Hadir Bakal Disanksi

Viral. Beredar Surat Edaran Mahasiswa Unpar Wajib Ikuti Kuliah Umum dari Jokowi. Tidak Hadir Bakal Disanksi
Beredar Surat Edaran Mahasiswa Unpar Wajib Ikuti Kuliah Umum dari Jokowi

MAGELANGEKSPRES.COM, JAKARTAMahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung 17 Januari mendatang rencananya akan mendapatkan kuliah umum dari Presiden Joko Widodo. Kuliah presiden tersebut berkenaan dengan Dies Natalis ke-67 Unpar.

Rencana kuliah umum itu pun dipublikasikan melalui Surat Edaran Nomor III/R/2022-01/096-I. Hanya saja, kuliah presiden itu langsung menuai pro kontra, lantaran dalam surat yang beredar, ada ketentuan sanksi kepada mahasiswa yang tidak mengikuti.

“Mahasiswa yang tak hadiri kuliah Jokowi akan kena ‘sanksi administrasi akademik’,” demikian kata mantan Ketua Bidang Pengelola Pesisir TGUPP DKI, Marco Kusumawijaya dikutip dari akun Twitternya, Sabtu (15/1).

Dalam surat edaran yang dibagikan Marco, tertulis seluruh civitas akademika wajib untuk ikut terlibat aktif dalam kuliah dari Presiden Joko Widodo.

Mahasiswa juga diwajibkan terlibat aktif dengan mengikuti kuliah presiden melalui link Zoom dan melakukan pencatatan kehadiran melalui portal mahasiswa.

“Mahasiswa yang tidak mengikuti kuliah tersebut akan diberikan sanksi administrasi akademik,” bunyi poin keempat dalam surat edaran tersebut.

Adapun surat edaran tersebut dikeluarkan tanggal 10 Januari 2022 dan ditandatangani oleh Rektor Unpar, Mangadar Situmorang. (rmol/zul)

Sadis! WNA Kelahiran Indonesia ini Tega Bunuh Pacarnya Asal Inggris, Lalu Videonya Disebar…

Sadis! WNA Kelahiran Indonesia ini Tega Bunuh Pacarnya Asal Inggris, Lalu Videonya Disebar…

MAGELANGEKSPRES.COM, DENPASAREmmy Pakpahan (40), wanita yang diduga membunuh kekasihnya, Matt Harper (48), pria asal Inggris, di kediaman mereka di Bali sudah ditahan polisi. Korban adalah pengusaha properti yang memiliki dua orang anak.

Matt Harper menjalin hubungan dengan Emmy, wanita berwarga kenegaraan Amerika Serikat kelahiran Indonesia, sejak Juli tahun lalu. Emmy diduga menikam Matt, saat Maat melakukan panggilan video dengan putrinya dan mantan istrinya di Inggris.

Emmy diketahui lahir di Indonesia tetapi memiliki kewarganegaraan AS dari pernikahan sebelumnya. Kepada polisi awalnya perempuan itu mengatakan bahwa Matt bunuh diri.

Untuk menguatkan klaimnya, Emmy bahkan menunjukkan kepada penyelidik sebuah video saat Matt, kekasihnya, dalam keadaan sekarat di lantai rumahnya di Bali, beberapa saat setelah dugaan bahwa dia menyerang Matt pada hari Kamis (14/1).

Emmy dengan keji memfilmkan rekaman itu sendiri dari luar properti, mengklaim Matt telah mengunci pintu dan dengan sengaja melukai dirinya sendiri.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya tidak tahu, saya tidak tahu,” nampak Emmy terisak di dalam klip tersebut, seperti dikutip dari Sun, Jumat (14/1).

Namun, polisi tidak terkecoh dan telah menangkapnya atas dugaan pembunuhan. Mantan pacar Matt, Allin Efashion, mengaku sempat berkomunikasi dengan Matt beberapa hari sebelum peristiwa keji itu.

“Saya bersamanya sebelum dia bersama Emmy. Dia adalah pria yang sempurna, pria yang perhatian dan menyenangkan. Dia adalah cinta dalam hidupku. Aku tidak percaya dia pergi,” katanya kepada The Sun.

“Dia mengirimi saya pesan beberapa hari sebelum dia meninggal, mengatakan dia membenci Emmy karena dia menghancurkan hidupnya dan dia menyesal telah meninggalkan saya,” lanjutnya.

Selama berpacaran dengan Matt, Allin mengatakan bahwa pria itu adalah seorang pria baik hati dan penyayang.

“Dia adalah ayah terbaik untuk dua anak perempuan dan anak tirinya dan dicintai oleh banyak teman di Inggris dan Bali. Semoga ia beristirahat dalam damai,” ujarnya.

Teman-teman lain mengungkapkan bahwa mereka mengkhawatirkan keselamatan Matt di minggu-minggu menjelang kematiannya.

Mereka menggambarkan Emmy sebagai pacar psiko. Belakangan beredar kabar bahwa di grup Facebook Bali bahwa wanita itu adalah scammer berantai yang telah menipu orang asing dengan puluhan ribu pound.

Matt diketahui telah tiba di Bali pada Februari 2020. Pria asal Gloucester Inggris itu mendapat pekerjaan di grup hotel dan sering membagikan video dan foto di media sosial tentang kehidupan impiannya di pulau Indonesia.

Dikenal sebagai seorang koki yang rajin, ia secara teratur memasak makanan untuk teman-teman di Bali dan bahkan mengadakan acara “Come Dine With Me” di sebuah restoran di sana tahun lalu.

Seorang juru bicara Kantor Luar Negeri & Persemakmuran Inggris mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan petugas kepolisian Indonesia.

“Kami berhubungan dengan polisi Indonesia mengenai kematian seorang pria Inggris di Bali, dan mendukung keluarga pada saat yang sulit ini,” kata mereka. (rmol/zul)

Terungkap Rencana Shin Tae Yong.Tidak Selamanya Saya di Indonesia

Terungkap Rencana Shin Tae Yong.Tidak Selamanya Saya di Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong

MAGELANGEKSPRES.COM, JAKARTA – Sebuah fakta menarik terungkap terkait rencana Shin Tae Yong selama membesut timnas Indonesia. Juru taktik asal Korea Selatan itu ternyata memiliki rencana mulia bagi skuad Garuda. Sadar dirinya tidak akan selamanya berada di Indonesia, Shin Tae Yong ingin membentuk fondasi yang kuat di timnas Indonesia.

Hal itu dilakukan karena Shin Tae Yong ingin skuad Garuda tetap kuat ketika nanti dirinya tidak lagi menjabat sebagai kepala pelatih. Selama membesut timnas Indonesia, Shin Tae Yong memang kerap melakukan keputusan berani, salah satunya dengan memangkas pemain senior di skuad Garuda demi memberi kesempatan untuk penggawa muda.

Mantan pelatih timnas Korea Selatan itu merombak total skuad timnas Indonesia yang tampil di Piala AFF 2020 dengan banyak membawa darah muda, seperti Witan Sulaeman (20 tahun), Egy Maulana Vikri (21), Asnawi Mangkualam (22), Pratama Arhan (20), hingga Ramai Rumakiek (20).

Indonesia merupakan tim dengan rata-rata pemain tertua di Asia Tenggara. Namun, di tangan saya, rata-ratanya menjadi 21,5 tahun. Saya lebih banyak merekrut pemain muda,” terang Shin Tae Yong di channel YouTube Myeongjangdeul. Selain banyak mengorbitkan pemain muda, pelatih berusia 51 tahun itu rupanya berniat mengubah sistem sepak bola Indonesia. Dia ingin memperkuat akar skuad Garuda agar menjadi tim yang tangguh di masa depan.

“Sejujurnya, saya datang ke Indonesia untuk mengubah sistem sepak bolanya. Saya tidak terlalu menitik beratkan pada prestasi, saya berpikir bahwa akar tim ini harus kuat,” tambah Shin Tae Yong.

“Karena saya tidak akan terus berada di Indonesia, saya harus menempa pemain muda dan mengubah sistemnya,” tukasnya.

Shin Tae Yong sendiri resmi menangani timnas Indonesia sejak Desember 2019. Pria Korea Selatan itu diikat kontrak selama empat tahun. Salah satu event besar yang menanti dirinya ialah Piala Dunia U-20 pada 2023 mendatang. Menarik dinantikan, bagaimana perkembangan sepak bola Indonesia di bawah komando Shin Tae Yong.(mcr15/jpnn)

Tempat Karaoke ‘RR’ Depan Pasar Purworejo Kini Ditutup. Buntut Viralnya Video LC Berbusana Mirip Seragam SMA

Tempat Karaoke ‘RR’ Depan Pasar Purworejo Kini Ditutup. Buntut Viralnya Video LC Berbusana Mirip Seragam SMA

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Tempat karaoke RR yang viral beberapa waktu lalu akibat adanya video Ladies Club (LC) berbusana seperti anak SMA, kini ditutup.

Manajemen tempat karaoke yang berada di depan Pasar Purworejo tersebut juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang ditimbulkannya.

Hal itu disampaikan oleh humas tempat karaoke RR, Joko saat dimintai konfirmasi awak media, Jumat (14/1). Disampaikannya, semenjak video LC berseragam SMA mencuat dan menjadi polemik, pihaknya langsung berinisiatif untuk menutup operasionalnya agar polemik tidak berlarut-larut.

“Kami atas nama manajemen menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kecerobohan kami sehingga mencuat persoalan ini. Berkaitan dengan pakaian mirip seragam SMA, sungguh kami menyesal dan sama sekali tidak ada niatan untuk mencoreng institusi pendidikan. Untuk itu sekali lagi kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat,” tandasnya.

Joko menambahkan, langkah yang diambil pihak manajemen sudah selaras dengan instruksi atau imbauan dari pemerintah dalam hal ini adalah Satpol PP maupun aparat kepolisian.

“Seluruh saran dan masukan maupun instruksi dari pemerintah telah kami patuhi dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Pada bagian lain, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purworejo akhirnya memanggil Satpol PP dan Dinas terkait di gedung dewan setempat, kemarin (14/1). Mereka diminta segera mengambil langkah konkrit menindak tegas pengelola tempat karaoke ilegal. Hal itu menyusul menjamurnya tempat Karaoke di Purworejo tak berizin.

“Kami mita ketegasan teman-teman OPD dan juga intensif melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan penertiban terkait karaoke di Purworejo, sebab sampai hari ini semua tempat karaoke terbukti belum berizin,” ucap Ketua DPRD Purworejo Dion Agasi Setiabudhi saat rapat dengan Satpol PP, Dinas Perizinan dan Dinas Pariwisata.

Dijelaskan, NIB (Nomor Induk Berusaha) merupakan identitas pelaku usaha yang diterbitkan lembaga OSS (dalam hal ini adalah BKPM). Setelah mendaftarkan diri melalui OSS (Online Single Submission) itu diangap sudah sah beroperasi. “NIB itu bukan izin operasional karaoke, NIB adalah identitas usaha,” jelasnya.

Menurutnya, bagi yang tahu itu belum sah, sebagian pengelola karaoke main kucing-kucingan, tutup sementara saat dirazia kemudian buka kembali. Sementara berdasarkan Undang-Undang Ciptakerja dan PP Nomer 5 tahun 2021 bisa dilegalkan tetapi dengan memenuhi syarat-syarat tertentu.

“Salah satu syaratnya adalah perda miras nol persen, ya dijalankan! jangan ada yang minum apalagi menjual minuman keras di dalam,” ujarnya. (luk)

Wow, Kontes Ikan Cupang Terbesar di Bandung. Kapan Digelar di Magelang…

Wow, Kontes Ikan Cupang Terbesar di Bandung. Kapan Digelar di Magelang…
Ikan Cupang

MAGELANGEKSPRES.COM, BANDUNG – Kontes Ikan Cupang yang bertajuk CAF Betta Festival 2022 digelar di Trans Studio Bandung mulai 13 Januari hingga 16 Januari 2022. Moment tersebut sudah lama ditunggu oleh para pencinta ikan hias, khususnya Cupang. Ajang kontes ikan cupang terbesar di Jawa Barat ini, dikuti oleh berabagai penggemar ikan cupang dan ikan hias lainnya. Kapan event serupa bisa digelar di Magelang, Jawa Tengah mengingat pencinta ikan Cupang di Kota Gethuk tersebut juga cukup banyak.

Event Director of CAF Betta Festival Zaenal Somantri mengatakan, saat ini, CAF Betta Festival 2022 memasuki tahap seleksi dan penjurian tahap 1.

Ada dua kategori kontes ikan cupang yang menjadi penilaian dewan juri yaitu standar International Betta Congress atau IBC dan SNI.

‘’IBC merupakan standar internasional dan SNI standar nasional,’’kata Zaeenal ketika ditemui di sela-sela kontes, Sabtu, (15/1).

Menurutnya, dalam penilaian ada beberapa poinyang menjadi tolak ukur yaitu warnanya, kemudian foam bagian ekor dan ukuran ikan.

Untuk peserta yang ambil bagian ada 2.000 lebih ikan cupang yang akan dinilai. Sedangkan jumlah tim, ada ratusan tim yang ikut festival kontes ikan cupang ini.

Zaenal menyebutkan, untuk hadiah pihak panitian sudah menyediakan dengan total Rp500 juta.

Besarnya hadiah ini mendapat sambutan dari komunitas penggemar ikan hias di Indonesia. Sehingga mereka ikut ambil bagian.

“Pada awalnya penggemar ikan hias dan komunitas terkejut dengan besarnya hadiah yang disediakan CAF Betta Festival 2022,” ujarnya.

Pada kesempatan sama, juri CAF Betta Festival 2022 Agung Karim, memberi penilaian pada Kontes Ikan Cupang dari sisi kecantikan atau keindahan.

Bentuk fisik ikan Cupang secara proporsionalitas bentuk tubuh, sirip dan ekor kemudian warna ikan dan mental ikan.

Menurutnya, kontes ikan cupang pertama di Indonesia sudah ada sejak 1996. jadi sudah 25 tahun lebih.

‘’Jadi standarnya pun sudah ada dan lama digunakan. Kalau sekarang yang disini ada dua standar yang main, IBC dan SNI,” kata Agung.

Dia menilai, Ikan asli Indonesia yang lain seperti, ikan Serit atau Crowntail mampu bersaing dengan dengan budidaya ikan cupang dari negara lain. (red)

Organda Purworejo Minta Denda Keterlambatan Uji KIR Angkutan Umum Dihapus, Begini Tanggapan Kepala Dishub

Organda Purworejo Minta Denda Keterlambatan Uji KIR Angkutan Umum Dihapus
Plt Ketua Organda, Ahmad Thoha saat memberikan sambutan pada pembukaan Musdalub Organda. (lukman hakim/purworejo ekspres)

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM-Plt Ketua DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Purworejo Ahmad Thoha meminta kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Purworejo untuk memberikan dispensasi berupa penghapusan denda akibat keterlambatan uji KIR atau uji kelayakan kendaraan angkutan umum.

“Ini adalah uneg-uneg atau aspirasi dari para anggota kami yang di Purworejo yang sudah mulai bergeliat kembali usai terkena hantaman pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir,” terang Thoha, saat memberikan sambutan pada kegiatan Musyawarah Cabang Luar Biasa Organda Kabupaten Purworejo, Sabtu (15/1).

Dikatakannya, kebijakan penghapusan denda uji KIR angkutan umum akan sangat membantu pengusaha angkutan umum untuk kembali beroperasi memberikan layanan transportasi kepada masyarakat.

“Realitas di lapangan, saat ini dari sekitar 400 angkutan umum di Purworejo yang beroperasi saat ini hanya sekitar 60 unit. Itupun hanya jalan pagi hari. Siang sampai sore sudah sepi. Balik ke kandang. Itulah situasi sulit yang kami hadapi, semoga menjadi perhatian dari pemerintah daerah,” terangnya.

Menanggapi aspirasi itu, Kepala Dinas Perhubungan, Hery Raharjo menyampaikan bahwa pihaknya akan mengkaji regulasi masukan penghapusan denda KIR angkutan umum. Pihaknya menyadari kesulitan-kesulitan yang dihadapi para pengusaha angkutan terkait hal tersebut.

“Ini akan kami konsultasikan dulu kepada pimpinan kami, apakah akan ada kebijakan diskresi atau seperti apa,” tandasnya. (luk)