21.5 C
Magelang, ID
Selasa, April 13, 2021
Beranda blog

JNE Berikan Penawaran Menarik untuk UKM

Gelar Webinar JNE Ngajak Online 2021
VIRTUAL.JNE Ngajak Online 2021—Goll Aborasi Bisnis Online 2021 bersama UKM Magelang, Senin (13/4).

Gelar Webinar JNE Ngajak Online 2021

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG-JNE bersama dengan MarkPlus, Inc. mengadakan gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 bertajuk Goll Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Magelang guna pemberdayaan UKM khususnya di Kota Magelang. Melalui webinar ini diharapkan dapat membantu para pelaku usaha untuk mampu bersaing di era digitalisasi bisnis baik dalam skala nasional hingga internasional.

Pada massa pandemi Covid-19 memberikan dampak yang begitu besar pada sektor perekonomian di Indonesia. Pola hidup pada masyarakat yang berubah telah menciptakan tantangan bagi para pelaku usaha kecil menengah (UKM) agar dapat bertahan di tengah masa ketidakpastian.“Setiap orang pasti mendapatkan tantangan begitu besar dari munculnya wabah Covid-19 di Indonesia. JNE pun hadir sebagai wadah bagi UKM untuk dapat mengembangkan bisnisnya dan mudah-mudahan para pelaku usaha mendapatkan banyak ilmu dan manfaat dari gelaran Ngajak Goll. Aborasi Online kali ini,” ujar Marsudi selaku Head of Regional JNE Jateng dan DIY dalam webinar virtual pada Senin (12/4).

Bambang Kristiadi, Kepala Cabang JNE Magelang mengutarakan, sebagai bentuk dukungan JNE dalam mendukung UKM Kota Magelang,  JNE senantiasa melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti berkobolarasi dengan dinas BAPPEDA Kota Magelang dan melakukan berbagai sponsorship dalam acara pelatihan UKM tentang digital marketing.

Di sisi lain, JNE turut bekerja sama dengan brand owner untuk mempromosikan produk mereka baik secara offline  maupun online. Tak lupa pula untuk terus aktif menjalankan program cashback, gratis ongkir, JLC, free pick up, dan juga membagikan hadiah, serta pemberdayaan komunitas daerah untuk ikut andil membantu daya saing UKM daerah Magelang  di tengah pandemi.

Fahri Windi Ansori selaku Founder & Owner Fahri Orchid yang hadir sebagai perwakilan dari pelaku UKM mengatakan, tahap awal yang harus dilakukan bagi calon pelaku usaha sebelum membuka bisnis ialah mempelajari perilaku konsumen dan set target market secara tepat. Kemudian, pengemasan produk juga memiliki pengaruh besar bagi berkembangnya para pelaku bisnis khususnya yang menjual benda hidup, seperti tanaman. “Packaging produk perlu diperhatikan saat kita memulai usaha. Kita harus pastikan bahwa produk yang kita pamerkan di media sosial dengan produk yang tiba di tangan konsumen merupakan produk yang sama. Selain itu, sangat disarankan untuk memberikan edukasi terkait produk. Misalnya, bagaimana cara merawat tanaman bagi pemula lewat akun YouTube. Hal ini akan membuat kita tampil berbeda dari kompetitor dan konsumen pun akan datang dengan sendirinya,” tambah Fahri.

Sementara itu, Owner Sanggarrejeki Tri Agung Setyawan menilai, di situasi pandemi ini kegiatan belanja mulai beralih ke online. Untuk mempertahankan kepercayaan konsumen, penting bagi pelaku UKM untuk menjamin terkirimnya produk secara utuh dan aman agar minat dan kepuasan konsumen meningkat seiring kita menyusun strategi bisnis yang baru di masa ketidakpastian ini. “Melakukan inovasi dan diversifikasi produk sangat disarankan bagi pelaku bisnis untuk dapat terus tumbuh dan maju di situasi sekarang ini. Strategi marketing yang saat ini sedang kami lakukan guna meningkatkan penjualan produk di tengah pandemi adalah dengan membuat Made By Custom Products,” pungkas Agung.

Kota Magelang merupakan kota ke-16 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021—Goll Aborasi Bisnis Online 2021. Webinar ini diadakan untuk memperingati hari ulang tahun Kota Magelang yang ke-1115. JNE Ngajak Online merupakan roadshow di 60 kota di seluruh Indonesia dan dimulai pada 26 Januari 2021 di Samarinda dan akan berakhir pada 29 Desember 2021 di Ternate. Setelah Magelang, kota ke- 17 pelaksanaan JNE Ngajak Online 2021 adalah Tegal pada 15 April 2021. (hen)

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1442 Jatuh Pada Selasa 13 April 2021

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1442 pada 13 april
Kementerian Agama menetapkan 1 Ramadan atau awal mula puasa jatuh pada Selasa, 13 April 2021.

MAGELANGEKSPRES.COM, JAKARTA – Kementerian Agama menetapkan 1 Ramadan atau awal mula puasa jatuh pada Selasa, 13 April 2021.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan keputusan ini diambil dalam sidang Isbat yang diikuti oleh ormas Islam dan perwakilan negara tetangga. “Tanpa ada perbedaan maka 1 Ramadan jatuh pada Selasa, 13 April 2021,” kata Menag.

Sidang isbat dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama, diawali dengan paparan posisi hilal awal Ramadan 1442 H oleh anggota Tim Falakiyah Kementerian Agama. Kemenag sudah menetapkan pos pemantauan hilal (rukyatul hilal) yang tersebar di 86 titik pemantauan di 34 Provinsi di Indonesia.

Tahap kedua, sidang isbat digelar secara tertutup. Sidang dihadiri perwakilan Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama; dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama. Adapula perwakilan sejumlah ormas Islam serta duta besar negara sahabat.
Tahap ketiga, konferensi pers hasil sidang isbat penetapan puasa atau 1 Ramadan oleh Menteri Agama yang disiarkan di TVRI, RRI, dan Medsos Kemenag.(bay)

Tradisi Padusan Tetap Berjalan di Tengah Pandemi Covid 19

Tradisi Padusan Tetap Berjalan 2
PADUSAN. Masyarakat Payaman sekitar laksanakan padusan di saluran air Kali Bening Payaman Secang Magelang.

MAGELANGEKSPRES.COM, SECANG – Tradisi padusan biasa dilaksanakan oleh masyarakat jelang Bulan Ramadan. Seperti yang terlihat di saluran air Kali Bening, Payaman Secang Senin (12/4/2021). Warga mulai anak-anak hingga dewasa melakukan padusan di saluran air tersebut.

Ketua RT 12 Dusun Kaibening Desa Payaman, Secang Kabupaten Magelang, Istoni, mengatakan, saluran air Kali Bening menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar untuk melakukan tradisi padusan.

“Ini mulai ramai masyarakat melakukan padusan, pada tahun lalu tidak ada karena awal pandemi Covid 19.

Pihak desa tidak menggelar kegiatan padusan tapi masyarakat sendiri yang datang ke lokasi, sehingga pemuda desa melakukan pengamanan jalan dan parkir agar lebih teratur,” ucap Istoni.

Sesuai namanya saluran air Kali Bening di Dusun Kali Bening mengalirkan air yang bening sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar.

“Kalau hari Minggu (11/4/2021) lalu banyak yang mencuci karpet Masjid di saluran ini, tapi kalau hari ini murni untuk mandi padusan.

Air disaluran Kali Bening ini berasal langung mata air Kali Bening sehingga airnya jernih dan segar,” terang Istoni.

Dalam kesempatan itu, Babhinkamtibmas Desa Payaman, Aiptu Budi Yono, turut mengimbau protokol kesehatan kepada masyarakat yang datang sehingga padusa tetap dapat dilaksanakan dengan aman.

“Sesuai dengan imbauan pemerintah, kepada masyarakat yang melaksanakan padusan agar tetap melaksanakan protokol kesehatan,” tutur Aiptu Budi.(cha)

Beri Edukasi dan Informasi, Polri Kini Miliki TV dan Radio

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi malaunching Polri TV dan Radio
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi malaunching Polri TV dan Radio di Gedung Divisi Humas Polri, Jalan Trunojoyo, Senin (12/4).

MAGELANGEKSPRES.COM, JAKARTA-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi malaunching Polri TV dan Radio di Gedung Divisi Humas Polri, Jalan Trunojoyo, Senin (12/4).

Kapolri mengatakan, peluncuran Polri TV dan Radio ini sebagai bagian dari upaya Korps Bhayangkara untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat melalui strategi komunikasi publik dengan memanfaatkan kemajuan dan perkembangan teknologi.

“Harapan saya dengan kita launching TV dan Radio Polri ini tentunya kita bisa memberikan edukasi, informasi terkait dengan pelayanan kepolisian yang saat ini terus kita kembangkan,” kata Kapolri dalam sambutannya, Senin (12/4).

“Tentunya hal itu membutuhkan sosialisasi,” tambah Kapolri menekankan.

Dengan adanya Polri TV dan Radio juga diharapkan mampu menginformasikan kehadiran polisi ditengah masyarakat baik pagi, siang hingga malam. Dengan begitu, muncul interaksi antara Polri dengan masyarakat.

Yang terpenting, Sigit menekankan Polri TV dan Radio bisa memberikan informasi terkait trend gangguan Kamtibmas serta tips untuk menghadapi masalah Kamtibmas dengan harapan masyarakat memiliki daya cegah dan tangkal terhadap persoalan gangguan Kamtibmas.

“Sehingga persoalan-persoalan di tengah masyarakat akan lebih mudah dipecahkan oleh personel polri di lapangan,” kata Listyo

Disisi lain, Polri TV dan Radio juga diharapkan menjadi saluran informasi terpercaya program-program pemerintah, seperti pengenalan PPKM Mikro, penanganan Karhutla, dan bagaimana masyarakat menghadapi peristiwa bencana alam.

“Informasi-informasi, yang diberikan kepada masyarakat harus akurat, jelas dan terpercaya serta selaras dan mendukung program pemerintah,” tekan Kapolri.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menambahkan, Polri TV dan Radio bertujuan untuk memberikan saluran informasi kepada masyarakat secara transparansi dan terpercaya demi mewujudkan Polri yang Presisi.

Dimana tujuannya agar memudahkan penyebaran informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya, dapat digunakan dalam kegiatan sosialisasi program Polri secara komprehensif, memberikan wawasan kepada Publik tentang kegiatan dan hasil kinerja Polri serta menjadi rujukan media mainstream dalam pembuatan media.

Adapun program-program Polri TV Radio yang akan disajikan kepada masyarakat terdiri dari. Program TV, yaitu: Presisi Petang, Presisi Siang, Presisi Update, Indepth Story, Cek TKP, Kapolri sepekan, Commander Wish, Inspirasi Pagi, dan Podcast Polri Presisi;

Sementara Program Radio, yaitu: Podcast Polri, Sapa Warga, Inspirasi Pagi, Siaga Malam, Presisi Petang, Presisi Pagi, dan Top 5 News.(bay)

Pemuda Pancasila Maraton Bentuk PAC

Pengurus PAC PP Kecamatan Kutoarjo menjalani pelantikan di kompleks kediaman Ketua PAC Kutoarjo terlantik, Yanuar Arifin, di Desa Kiyangkongrejo Kecamatan Kutoarjo
PELANTIKAN. Pengurus PAC PP Kecamatan Kutoarjo menjalani pelantikan di kompleks kediaman Ketua PAC Kutoarjo terlantik, Yanuar Arifin, di Desa Kiyangkongrejo Kecamatan Kutoarjo

MAGELANGEKSPRES.PURWOREJO – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Ormas Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Purworejo maraton (terus-menerus, red) membentuk Pimpinan Anak Cabang (PAC) di 16 kecamatan dalam beberapa bulan terakhir. Keberadaan PAC diharapkan mampu mengembangkan organisasi sampai ke tingkat ranting sehingga peran PP kian dirasakan masyarakat secara luas.

Pengurus PAC Kecamatan Kutoarjo menjadi yang ke-8 terbentuk. Para pengurusnya menjalani pelantikan di kompleks kediaman Ketua PAC Kutoarjo terlantik, Yanuar Arifin, di Desa Kiyangkongrejo Kecamatan Kutoarjo, Sabtu (10/4).

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua MPC PP Kabupaten Purworejo, Sujito. Hadir dalam kesempatan itu antara lain Bupati Purworejo yang diwakili Kepala Kantor Kesbangpol Purworejo, Dandim 0708/Purworejo, Ketua MPO PP Kabupaten Purworejo, Ketua MPC PP Magelang, Muspika Kutoarjo, serta para kepala desa di Kecamatan Kutoarjo.

Sujito menyebut, pelantikan PAC PP Kecamatan Kutoarjo kali ini menjadi pelantikan PAC yang ke-8 di Kabupaten Purworejo. Pelantikan berukutnya dilakukan terhadap PAC PP Kecamatan Butuh.

“Lalu setelah Ramadan, pelantikan untuk PAC di kecamatan lain akan terus kita lanjutkan. Per kecamatan harus ada anggota 150 orang,” sebutnya.

Baca Juga
Nekat Mudik ke Jateng saat Lebaran ? Siap – Siap Putar Balik

Diungkapkan, PP merupakan organisasi kemasyarakatan berbasis massa yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. Hingga saat ini, sejumlah program secara kontinyu berjalan melibatkan PAC serta elemen masyarakat terkait.

“Kami selalu mengadakan Baksos setiap hari Jumat secara kontinyu di beberapa kecamatan. Dan kita juga bekerja sama dengan PMI mengadakan pendataan donor darah, jadi kalau PMI butuh darah PP siap melayani. Sudah dimulai dari PAC Kaligeding,” ungkapnya.

Kepada ketua yang baru dilantik, Sujito berharap agar dapat menjalankan amanat organisasi dengan baik. Secara khusus, pihaknya meminta agar PAC Kutoarjo segera tancap gas mengembangkan organisasi sampai ke tingkat ranting dan merealisasikan program-program yang dapat dirasakan masyarakat.

“Semoga ke depan PP Kutoarjo semakin besar, terarah, tertata, dan kian dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” tandasnya.

Ketua PAC PP Kecamatan Kutoarjo, Yanuar Arifin atau yang akrab disapa Yayan mengaku siap mengemban amanah tersebut. Namun, pihaknya berharap adanya dukungan dari segenap pengurus, Muspicam Kutoarjo, serta stakeholder terkait.

“Agenda terdekat mengadakan baksos-baksos sekaligus untuk mengenalkan dan menunjukkan bahwa PP itu adalah bagian dari masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Kesbangpol Drs Bambang Sadyo Hastono MH mengungkapkan bahwa PP memiliki posisi dan peran yang sangat strategis dalam menggerakkan potensi kepemudaan. Kompleksitas persoalan yang dihadapi pemuda Indonesia mengharuskan PP bersama seluruh komponen bangsa, secara bersama-sama memecahkan masalah-masalah yang ada.

“Seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, tawuran, rendahnya kualitas sumberdaya manusia, dan sebagainya,” terangnya. (top)

Purworejo Jadi Sasaran Studi Banding PKK Sumut

TP PKK dari Provinsi Sumatera Utara saat berkunjung ke Wisata Jambu Kebun Jambu Kristal Tanwiji di Desa Munggangsari Grabag.
KUNJUNGAN. TP PKK dari Provinsi Sumatera Utara saat berkunjung ke Wisata Jambu Kebun Jambu Kristal Tanwiji di Desa Munggangsari Grabag.

MAGELANGEKSPRES.PURWOREJO – Tim Pengerak (TP) PKK Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan dalam rangka studi banding di PKK Kabupaten Purworejo. Kunjungan Tim Studi Banding yang terdiri 13 orang itu, langsung diterima Ketua TP PKK Kabupaten Fatimah Verena Prihastyari, Wakil Ketua Dra Erna Setyowati, Kadinpermasdes Agus Ari Setyadi, dan sejumlah pengurus PKK kabupaten.

Kunjungan yang berlangsung di Pringgitan Pendopo Kabupaten Purworejo, akhir pekan lalu. Kunjungan tersebut dilanjutkan menuju Desa Munggangsari Kecamatan Grabag dengan agenda melihat pengadministrasian PKK Desa hingga Dasa Wisma, serta mengunjungi produk unggulan Munggangsari yakni wisata kebun jambu kristal serta swalayan Daendels. Turut mendampingi Camat Grabag Ahmad Zainudin, Kades Munggangsari Pujiyanto, Ketua TP PKK Kecamatan Dede Yeni Iswantini, Ketua PKK Desa Munggangsari.

Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Langkat, Nilawati Abdul Karim mengatakan, tujuan melakukan studi banding untuk belajar administrasi PKK terkait sekretaris, bendahara, per Pokja di tingkat desa dan Dawis. Karena di Langkat belum pernah juara dalam hal administrasi. Selain itu juga untuk melihat produk unggulan desa. Apalagi di Purworejo ini diprogramkan satu desa satu produk unggulan. “Kami ingin berbagi bertukar informasi terkait PKK,” ujarnya.

Fatimah Verena Prihastyari mengaku bangga PKK Purworejo dikunjungi daerah lain sebagai salah satu referensi untuk studi dalam hal tertib administrasi PKK. Dengan kunjungan ini berarti Purworejo mulai dilirik daerah lain. Di samping studi banding, PKK juga sekaligus mengarahkan untuk mengunjungi wisata terutama di daerah selatan. Adanya wisata pantai dan berbagai kebun buah yang menarik.

Kunjungan Tim Studi Banding ini, lanjut Fatimah, supaya dijadikan sebagai semangat untuk terus meningkatkan ketertiban administrasi dan kreatifitas kegiatan, yang bertujuan untuk kesejahteraan keluarga.

“Saya berharap PKK sinergi dengan OPD, termasuk Tagline Tresno Purworejo Larisi Purworejo, kita juga ikut mendukung untuk membeli dan menggunakan produk lokal seperti beras dan produk UMKM. Harapannya daerah lain juga tertarik untuk membeli produk-produk Purworejo,” harap Fatimah.

Sementara itu Agus Ari Setyadi menyambut baik kunjungan studyibanding ini dan berharap rombongan dari Langkat tersebut bisa juga bermalam di hotel yang ada di Purworejo. Karena di Purworejo juga memiliki keindahan wisata yang menarik untuk dinikmati. Harapannya dengan kunjungan hari ini Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Langkat dapat bertukar ilmu dan berbagi pengalaman terkait Pemberdayaan Masyarakat Desa. Juga sekaligus disampaikan sekilas tentang letak geografis Kabupaten Purworejo beserta program-program PKK yang bekerjasama dengan Dinpermasdes.

Kepala Desa Munggangsari, Pujiyanto mengatakan, kunjungan ini merupakan kesempatan untuk mengenalkan produk unggulan Desa Munggansari yakni jambu kristal, termasuk olahan jambu kristal berupa grubi jambu dan manisan jambu. Juga wisata kebun jambu kristal yang bisa langsung petik.
“Yang sudah djalankan berawal semangat kebersamaan dan pendekatan dengan semua masyarakat antara kami Bumdes, PKK, dan warga masyarakat. Termasuk dibangunnya rest area digunakan untuk swalayan Deandels yang menjual produk-produk unggulan desa-desa se-Kecamatan Grabag. Kunjungan ini semoga bisa membawa kesan menyenangkan sehingga akan kembali berkunjung,” pungkasnya. (luk)

ACT Buka Kantor Cabang di Purworejo

SOFT LAUNCHING. ACT menggelar soft launching Kantor Cabang di Jalan Pahlawan 136 Purworejo, 

MAGELANGEKSPRES.PURWOREJO – Lembaga sosial dan kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) resmi membuka kantor cabang di Jalan Pahlawan 136, tepat di kompleks Perumahan Sucenjurutengah Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo. Dengan dibukanya kantor baru tersebut, ACT siap bergerak menyalurkan logistik bantuan serta menjalankan berbagai program bagi masyarakat Purworejo.

Kepala Cabang ACT Kabupaten Purworejo, Onny Leo Candra, menyebut pembukaan kantor cabang Purworejo menandai langkah ACT yang semakin totalitas menemani masyarakat. Pihaknya mengaku sudah menyiapkan beras sebanyak 4 ton yang dibeli dari petani serta air mineral sebanyak 700 karton yang siap dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Insya-Allah dengan adanya kantor di Purworejo ini, Aksi Cepat Tanggap akan lebih intensif lagi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan membangun kehidupan di Purworejo yang lebih baik,” kata Onny saat soft launching kantor cabang dan doa bersama di kantor setempat, Jumat (9/4).

Diungkapkan, terbukanya kantor di Purworejo juga akan lebih memudahkan dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Pondok pesantren, masyarakat miskin, panti asuhan dan warga di sekitar kantor merupakan tujuan pertama progam ACT cabang Purworejo yang akan segera mereka realisasikan dengan membagikan beras dan air mineral.

Baca juga
Nekat Mudik ke Jateng saat Lebaran ? Siap – Siap Putar Balik

“Jika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan dari kami silahkan datang ke kantor dan akan kita bantu sebisa kami,” ungkapnya.

Menurut Onny, fokus utama progam dari ACT adalah ketahanan pangan. Karena itu, ACT ke depan akan berkolaborasi dengan petani, salah satunya dengan membeli gabah dari petani yang saat ini anjlok. Demi memberikan suport kepada petani, pihaknya akan membeli gabah dari petani lebih tinggi dari harga pasaran di daerah tersebut.

“Untuk lokasi yang kita tuju adalah lokasi di mana harga gabahnya sangat anjlok, ya misalnya di daerah Ketawang harga di sana sekitar 3.000 – 3.200, nah itu menjadi prioritas kami,” sambungnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa secara nasional ACT didukung oleh donatur publik dari masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap permasalah kemanusiaan.

“Selain itu juga partisipasi perusahaan melalui program kemitraan dan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bagian dari akuntabilitas keuangannya,” jelasnya.

Supriyadi, salah satu perwakilan warga Sucenjurutengah, mengku senang dengan adanya ACT di Purworejo. Mewakili masyarakat, pihaknya berharap ACT dapat bersinergi dengan masyarakat terutama pada masa pandemi ini.

“Kami menyambut baik dibukanya Kantor cabang ACT di Purworejo, juga berharap dapat membantu dan menyatu dengan masyarakat yang membutuhkan,” tandasnya. (top)

Nekat Mudik ke Jateng saat Lebaran ? Siap – Siap Putar Balik

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, dalam gelar apel Operasi Keselamatan Candi 2021, di halaman Mapolda Jateng.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, dalam gelar apel Operasi Keselamatan Candi 2021, di halaman Mapolda Jateng.

MAGELANGEKSPRES.SEMARANG – Polda Jateng akan melakukan penyekatan kepada pemudik dari luar daerah Jawa tengah di 14 titik perbatasaan, Senin (12/4/21), hal ini disampaikan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, usai gelar apel Operasi Keselamatan Candi 2021, di halaman Mapolda Jateng.

Dikatakan Kapolda, bahwa ada 14 titik yang akan didirikan Posko oleh Polda Jateng, ke 14 titik tersebut berada di perbatasan masuk wilayah Jawa Tengah.

14 titik Posko ini, Lanjut Kapolda, untuk mencegah masuknya kendaraan pemudik dari luar Jawa Tengah dan juga untuk memberikan keselamatan kepada masyarakat di Jawa Tengah dalam menjaga kesehatan.

“Hal ini kita terapkan, jangan sampai terjadi cluster baru di Jawa tengah, serta mengacu kepada aturan pemerintah, mengenai larangan mudik di hari raya nanti,” kata Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Ke 14 titik yang ada di perbatasan ini, dijelaskan Kapolda, diantaranya di Cirebon kota, perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat, dan perbatasan Jawa Timur Jawa Tengah, yaitu di wilayah kabupaten Rembang, Blora, karanganyar, dan Sragen.

“14 posko yang didirikan ini, untuk memantau pemudik yang dari luar provinsi yang akan memasuki Jawa Tengah,” jelas Kapolda.

Kapolda menambahkan, Polda Jateng akan memantau setiap kendaraan Plat nomor luar Jawa tengah hingga jalur yang menjadi jalur jalur kecil yang akan dilewati para pemudik.

“Kita tidak akan kecolongan dengan kendaran pemudik. Mereka bisa lolos di Jawa barat dan Jatim, tapi di Jateng tidak akan lolos. Anggota sudah kita bekali untuk hal itu, jadi jangan harap pemudik dapat lolos masuk di Jateng, jika kedapatan pemudik yang nekat, kita akan suruh mereka putar balik,” pungkasnya. (bay)

SMKN 3 Magelang Siap Uji Coba PTM

Para siswa masuk sekolah dengan taati aturan protokol kesehatan oleh petugas

MAGELANGEKSPRES.MAGELANG- SMK Negeri 3 Magelang mengikuti uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Senin (5/4) sampai Selasa (16/4). Selama dua pekan uji coba dilaksanakan seretak di Jawa Tengah. Peserta uji coba PTM ini diambil dari peserta didik kelas X dengan jumlah total 110 siswa. Dari jumah total tersebut dibagi menjadi 11 kelas dengan jumlah rombel rata-rata menjadi 10 peserta didik setiap kelasnya.

Uji coba PTM tidak seperti pembelajaran biasa yang memiliki durasi yang cukup lama. Durasi untuk kegiatan uji coba PTM ini hanya dua jam saja. Pembelajaran dimulai jam 07.00 WIB sampai 09.00 WIB dengan alokasi waktu 30 menit jam pelajaran dengan tidak ada waktu istirahat.

Pertimbangan untuk tidak adanya istirahat sebagai tindakan preventif agar siswa tidak berkerumun. Siswa diperbolehkan membawa bekal makanan dari rumah masing-masing.

Plt SMK Negeri 3 Magelang Mila Yustiana, SPd MMPar mengatakan, suatu kebanggaan SMK Negeri 3 Magelang menjadi salah satu sekolah yang dipilih untuk melaksanakan uji coba PTM dari 140 sekolah se-Jawa Tengah.

“Kita diberi kepercayaan oleh dinas maka kita harus dapat menjaga kepercayaan tersebut dengan melaksakana PTM dengan sebaik-baiknya. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk PTM yang diselenggarakan oleh pemerintah kabupaten-kota semua sekolah meskipun belum serentak. Uji coba PTM ini masih dalam pendekatan pembiasaan, menerapkan dan mengajarkan protokol kesehatan dalam pemebelajaran. Alhamdulillah selama satu minggu berjalan PTM berjalan dengan lancar tidak ada yang sakit.” tambahnya.

Baca juga
Kapolres Magelang Kota Imbau Masyarakat Batasi Perjalanan ke Luar Kota

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Negeri 3 Magelang Winarni SPd mengatakan uji coba PTM ini dipilih peserta didik kelas X, karena kelas XI sedang kegiatan PKL (Praktik Kerja Lapangan). Sementra kelas XII sedang menempuh ujian sekolah jadi tidak dimungkinkan untuk mengikuti uji coba PTM.

“Peserta didik kelas X belum pernah menikmati pembelaran paling tidak untuk pengalaman peserta didik. Peserta didik juga dapat melihat secara langsung kondisi lingkungan sekolah yang mereka pilih. Selain itu peserta didik kelas X juga berkesempatan untuk saling berkenalan dengan teman-temannya dan gurunya” tambah Winarni.

Protokol kesehatan yang diterapkan pada uji coba PTM di SMK Negeri 3 Magelang ini sangat ketat dan selau mematuhi standar operasional PTM yang diterapkan. Baik guru dan peserta didik harus mematuhi Standar Operasional PTM anatara lain peserta didik yang ditunjuk untuk mengikuti PTM harus dalam keadaan sehat. Selalu menggunakan masker, Mengecek suhu tubuh, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga jarak fisik 1,5 meter. Jika merasakan gejala demam/ batuk/ pilek/sakit tenggorokan/ sesak napas sebaiknya peserta didik tersebut tidak mengikuti PTM.

Peserta didik juga tidak diperbolehkan menggunakan angkutan umum ketika berangkat ke sekolah untuk menghindari terpaparnya virus. Peserta didik yang mengikuti PTM wajib di antar orangtua, namun jika orang tua tidak dapat mengantar dapat menggunakan kendaraan pribadi dengan syarat telah memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

“PJJ memiliki banyak kendala dari sinyal, kuota maupun kegiatan peserta didik di rumah itu sendiri l. Sementara PTM tidak menemui kendala apaun jika pun ada dapat teratasi saat itu juga,” kata Winarni.

Winarni juga mengugkapkan harapannya setelah adanya uji coba ini dapat pembelajaran tatap muka secara normal pada mulai semester besok, sehingga peserta didik dan guru dapat saling bertemu dan beraktivitas seperti sediakala.

Untuk sikap dan perilaku anak jika pemebalajaran tatap muka juga dapat tertata dan dapat diarakan sehingga menajdi lebih baik lagi.

“Saat berlangsungnya PTM agar seluruh warga SMK Negeri 3 Magelang diberikan kesehatan agar uji coba ini berjalan dengan lancar. Tentunya juga dengan tetap mematuhi protokol kesehatan baik peserta didik maupun guru agar tidak ada yang terkena virus Corona” tambahnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Negeri 3 Magelang, Sutji Sadarini, SPd mengatakan peserta didik yang mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka wajib mendapat izin dari orang tua. Jika tidak, sekolah tidak dapat memaksa peserta didik untuk mengikuti uji coba PTM.

“Jadi peserta didik harus membuat surat izin dan ditanda tangani oleh orangtua untuk mengeahui bahwa peserta didik tersebut benar-benar diizinkan mengikuti uji coba PTM,” terangnya. (adv/tim jurnalistik skaniga : nurul)

19 Desa Wisata Akan Terima Bantuan Keuangan

WISATA. Pertemuan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) se-Jawa Tengah di Pasar Ting Jati Wonosobo,

MAGELANGEKSPRES.WONOSOBO – Sebanyak 19 desa wisata di Kabupaten Wonosobo akan mendapatkan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jateng. Terkait hal tersebut, pemerintah kabupaten diminta untuk memberikan pembinaan terhadap desa wisata dan kelompok sadar wisata.

“Ada 19 desa wisata di Wonosobo yang akan menerima bantuan keuangan dari Provinsi Jateng. Kita harapkan nanti pemkab juga membantu memberikan pembinaan kepada mereka,” ungkap Supomo dari Disporapar Jateng, saat menghadiri pertemuan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) se-Jawa Tengah di Pasar Ting Jati Wonosobo, Minggu (11/4).

Menurutnya, kelompok sadar wisata atau Pokdarwis harus menjadi frontliner atau ujung tombak agar menjadi desa wisata yang sesungguhnya, agar ke depan mempunya nilai-nilai pariwisata unggulan, yang mampu memiliki daya saing di dunia wisata, tidak hanya lokal tapi juga global dan internasional.

“Pokdarwis harus menjadi ujung tombak,agar mampu mengawal desa wisata yang mampunyai nilai-nilai pariwisata unggulan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Wonosobo, Muhammad Albar mengharapkan Kawasan 5 Dieng Baru bisa terus dikembangkan dan mencerminkan Wonosobo. Termasuk, desa-desa wisata yang lain, sehingga bisa menjadi penggerak sektor pariwisata Wonosobo, termasuk di Jawa Tengah, sekaligus sebagai penanda kebangkitan dunia wisata di tengah pandemi covid 19.

Menurut Wabup, dampak dari pandemi covid-19 juga mengenai sektor pariwisata. Sektor pariwisata sempat lesu selama beberapa waktu. Pembatasan pengunjung dan aktifitas pariwisata membawa dampak signifikan terhadap perkembangan sektor pariwisata. Hal ini berdampak besar, baik bagi perekonomian daerah maupun bagi para pelaku usaha di sektor pariwisata.

Meski demikian, sektor pariwisata mulai berbenah untuk bangkit kembali, dengan memperhatikan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat. Pada kesempatan audiensi bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemerintah Kabupaten Wonosobo telah memperkenalkan program penataan dan penguatan Kawasan 5 Dieng Baru.

Adapun yang dimaksud dengan Kawasan 5 Dieng Baru, menurut Wabup, adalah Kawasan Telaga Menjer dan sekitarnya, Kalianget dan sekitarnya, Koridor Candiyasan-Keseneng, Waduk Wadaslintang, dan Gununglanang Mergolangu Kalibawang.

Diharapkan Kawasan 5 Dieng Baru ini akan menambah daya tarik pariwisata di Kabupaten Wonosobo, sehingga sektor pariwisata Wonosobo dapat bangkit kembali, serta membantu para pelaku usaha pariwisata menata kembali kestabilan ekonominya.

Selain itu, ditambahkan Wabup, beberapa waktu lalu juga dilaksanakan pelatihan bagi para pengusaha wisata kuliner, untuk meningkatkan kompetensi dalam bidang kuliner. Kuliner diharapkan dapat menjadi salah satu daya tarik wisata Kabupaten Wonosobo.

Wabup juga berharap, melalui acara ini, akan tercipta komunikasi yang efektif dan diskusi yang bermanfaat untuk menghidupkan kembali pariwisata di Wonosobo dan Jawa Tengah. Pemulihan sektor pariwisata tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, perlu kerja sama berkelanjutan dan sinergis antara pemerintah, pelaku usaha pariwisata, komunitas, masyarakat, serta stakeholder terkait.

Karena itu, Wabup mengharapkan kerja sama dan sinergitas yang baik serta berkelanjutan dari semua pihak. Dan dengan upaya ini, Wabup optimis, pariwisata di Wonosobo dan Jawa Tengah dapat segera bangkit kembali.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga senantiasa mengingatkan, agar tetap mematuhi dan menerapkan Protokol Kesehatan, dimanapun dan kapanpun. Karena setiap individu dan masyarakat seluruhnya, adalah garda terdepan dalam upaya penanganan penyebaran Covid-19. Masyarakat diminta tetap mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan, termasuk bagi mereka yang telah divaksin. (gus)

Jelang Ramadan, Harga Ayam Melambung

HARGA. Memasuki bulan Ramadan, sejumlah harga komoditas terpantau mengalami kenaikan harga,  seperti daging ayam dan telur ayam ras

MAGELANGEKSPRES.WONOSOBO- Memasuki bulan Ramadan, sejumlah harga komoditas terpantau mengalami kenaikan harga,  seperti daging ayam dan telur ayam ras mengalami lonjakan harga cukup signifikan di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Wonosobo.

Dari monitoring yang digelar oleh Bidang Perdagangan Dispaerdagkop UMKM Wonosobo terlihat bahwa harga daging ayam pada minggu lalu masih Rp31 ribu per kilogram. Namun, saat ini naik menjadi Rp35 ribu perkilogram. Sedangkan telur ayam ras juga mengalami kenaikan tipis, dari harga Rp22 ribu perkilogram menjadi Rp23 ribu perkilogram.

Sedangkan komoditas lain, seperti jenis cabai mengalami penurunan harga cukup signifikan dibandingkan minggu sebelumnya. Sedangkan komoditas kebutuhan pokok lainnya terpantua stabil dan tidak mengalami kenaikan ataupun penurunan harga.

“Sudah sejak dua minggu terakhir harga daging ayam mengalami lonjakan harga,” ungkap Listiyorini (34), salah satu pedagang di Pasar Induk, Minggu (11/4)

Menurutnya, jika saat ini harga untuk daging ayam sendiri sudah  diharga Rp35 ribu. Padahal pada saat awal bulan lalu harga daging sendiri masih di angka Rp31 ribu saja.

Baca juga
Komisi A DPRD Wonosobo Terima Audiennsi IGANDA

“Kenaikan itu terjadi dalam sepekan terakhir yang paling mencolok. Sejak awal bulan April itu kalau tidak salah sudah 3 kali naik,” ujarnya.

Sedangkan pasokan daging sendiri masih stabil. Namun lantaran jumlah pembeli yang relatif meningkat dalam sepekan terakhir menjadi sebab kenaikan harga daging ayam.

“Memang biasanya kalau jelang bulan ramadan harga naik. Meskipun kenaikannya tidak menentu,” jelasnya.

Meski dianggap kenaikan ini cukup tinggi. Namun kenaikan ini belum seperti tahun lalu.  Sebab kenaikannya terjadi secara bertahap. Sementara tahun lalu kenaikan terjadi hanya dalam beberapa hari saja sebelum Ramadan tiba.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Disperdagkop UMKM Agung Prabowo mengemukakan dari monitoring yang dilakukan secara rutin di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Wonosobo, sejumlah harga kebutuhnan pokok terpantuan stabil dan tidak ada kenaikan signifikan.

“Ada kenaikan, pada komoditas ayam dan telur ayam, itu biasa terjadi pada awal bulan Ramadan,” ungkapnya.

Namun diluar dua jenis komoditas tersebut, justru sebaliknya, mengalami penurunan harga, utamanya untuk jenis komoditas sipeda, baik cabai rawit maupun cabe besar, semua mengalami penurunan harga dibanding minggu lalu.

“Secara umum realtif stabil, tidak ada kenaikan yang mencolok pada harga kebfutuhna pokok, kita lakukan pantuan rutin nanti ke sejumlah pasar tradisional, hingga pasca lebaran,” pungkasnya. (gus)

Komisi A DPRD Wonosobo Terima Audiennsi IGANDA

RAPAT DENGAR. Puluhan pengurus Ikatan Pegawai Non ASN Daerah yang menamakan dirinya IGANDA melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi A DPRD Kabupaten Wonosobo bertempat di ruang rapat Komisi A DPRD Kabupaten Wonosobo.

MAGELANGEKSPRES.WONOSOBO- Puluhan pengurus Ikatan Pegawai Non ASN Daerah yang menamakan dirinya IGANDA melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi A DPRD Kabupaten Wonosobo di ruang rapat Komisi A DPRD Kabupaten Wonosobo.

Arif Muliyanto selaku juru bicara IGANDA menjelaskan kedatangan mereka ke DPRD Wonosobo ingin menyampaikan aspirasi seluruh pegawai non ASN yang bekerja di instansi pemerintah kabupaten Wonosobo yang berjumlah 807 orang.

“Kami minta adanya kejelasan status mereka yang bekerja di instansi pemerintahan daerah,” katanya.

Menurutnya, selama ini belum ada perhatian dan peningkatan kesejahteraan dengan peningkatan honorarium yang layak dengan memperhatikan masa kerja dan beban kerja dan adanya jaminan kesehatan mengingat kontribusi mereka cukup besar dalam membantu kinerja pemerintah daerah. Bahkan mereka ada yang bekerja di instansi vital di Wonosobo seperti BPPKAD, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata dan berbagai instansi vital lainnya.

Selain itu IGANDA juga meminta agar mereka diperlakukan secara adil terutama dalam seleksi CPNS atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

“Selama ini kami ini ada tetapi seakan-akan status kami tidak ada karena tidak adanya kejelasan aturan terkait keberadaan kami. Karena itu kami ingin agar diberikan perlakuan yang adil dalam perekrutan PPPK atau CPNS,” bebernya.

Pihaknya meminta jangan disamakan dengan pendaftar umum yang belum pernah mengabdi. Kalau harus diperbandingkan dengan mereka secara akademis kemungkinan besar kalah, tapi dari segi pengalaman lebih mumpuni.

“Selain itu kami juga meminta agar BKD melakukan pendataan terhadap keberadaan pegawai non ASN di instansi pemerintah daerah karena daerah lain juga berani melakukannya,” pinta Arif.

Menanggapi tuntutan tersebut, Kabid Kepegawaian BKD Kabupaten Wonosobo Tri Setyaningsih menjelaskan, berdasarkan regulasi terkait dengan ASN bahwa kepala daerah sudah tidak diperkenankan mengangkat pegawai honorer. Karena itu perekrutan pegawai pemerintah non ASN yang ada di beberapa instansi bukan merupakan kebijakan dari pemerintah daerah. Bahkan kebanyakan mereka keberadaannya tidak dilaporkan ke BKD.

“ Kami BKD juga tidak diperkenankan untuk melakukan pendataan terhadap jumlah pegawai non ASN di Wonosobo,” katanya.

Adapun terkait penerimaan CPNS atau pengangkatan P3K pada dasarnya semua warga negara Indonesia berhak untuk menjadi CPNS atau menjadi P3K. Hanya saja terdapat seperangkat aturan dan persyaratan yang harus dipenuhi. Bagi yang memenuhi persyaratan tentu peluangnya sama-sama terbuka untuk menjadi CPNS atau P3K, jadi semua diperlakukan secara adil, tidak ada diskriminasi sama sekali. Khusus untuk PPPK jenis jabatan fungsionalnya sudah ditentukan dalam aturan.

“Karena itu bagi yang masuk kategori jabatan fungsional juga bisa diajukan, tetapi berdasarkan data yang kami baca sebagian besar tidak masuk ke dalam jabatan fungsional tetapi sebagian besar sebagai pelaksana,” bebernya.

Sementara itu, Suwondo Yudhistiro selaku Ketua Komisi A DPRD Wonosobo meminta agar BKD bisa mempelajari data yang disampaikan oleh IGANDA. Barangkali dari 807 orang yang bekerja di instansi Pemerintah Kabupaten Wonosobo ada yang memenuhi persyaratan untuk diajukan menjadi P3K.

“Ini persoalan serius karena secara aturan pemerintah daerah tidak diperbolehkan untuk merekrut pegawai dalam bentuk apapun, kecuali pegawai harian lepas untuk tenaga kebersihan dan tenaga keamanan,” ucapnya.

Tetapi dalam realitasnya penugasan pegawai di beberapa instansi pemerintah daerah masih tetap terjadi. Bahkan jumlahnya mencapai 807 orang sebagaimana dicatat oleh IGANDA. Karena itu politisi dari FPKB meminta agar hal tersebut harus segera ditertibkan.

Bagian Organisasi dan BKD harus melakukan analisis beban kerja pada setiap perangkat daerah agar ASN dapat terdistribusi secara proporsional pada berbagai dinas atau instansi. Adanya kekurangan ASN memang di satu sisi menjadi beban bagi semua daerah di Indonesia, tetapi di sisi lain dengan kebijakan tidak melakukan penambahan jumlah ASN sebenarnya dimaksudkan agar ASN bisa bekerja dengan lebih efektif, efisien dan profesional.

Suwondo menambahkan, karena kebijakan terkait ASN sudah menjadi domain pemerintah pusat maka pihaknya siap mendampingi konsultasi ke Kementerian PAN-RB, ke Komisi II DPR RI atau ke Komisi ASN agar kita semua bisa mendapatkan penjelasan terkait kebijakan pengangkatan CPNS atau P3K. Selain itu Suwondo juga siap memfasilitasi digelarnya audiensi lanjutan dengan menghadirkan BPPKAD, Bappeda, BKD dan Bagian Organisasi agar permasalahan ini dapat terurai dan dapat dicarikan solusinya, pungkasnya.

Setelah perwakilan IGANDA melakukan audiensi dengan Komisi A DPRD Kabupaten Wonosobo mereka membacakan pernyataan sikap di depan Kantor DPRD Wonosobo yang berisi berbagai tuntutan sebagaimana disampaikan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi A DPRD Wonosobo. (gus)

Petani Diimbau Manfaatkan Pancaroba

TANAM. Kepala BMKG bersama jajaran Pemerintahan Kabupaten Temanggung melakukan tanam bawang merah di Desa Tuksari Kecamatan Kledung,

MAGELANGEKSPRES.TEMANGGUNG – Petani di Kabupaten Temanggung disarankan untuk memanfaatkan sisa musim hujan ini dengan menanam tanaman yang tidak terlalu banyak membutuhkan air. Harapannya agar produksi tanaman bisa lebih optimal dengan harga jual yang lebih baik.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, usai menanam bawang merah pada pembukaan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Operasional Komoditas Bawang Merah di Desa Tuksari, Kecamatan Kledung Kabupaten Temanggung, Minggu (11/4).

“Petani masih bisa memanfaatkan masa pancaroba dengan menanam tanaman tertentu yang tidak banyak membutuhkan air, agar diperoleh panen yang lebih baik nantinya,” pesannya.

Menurutnya, di masa pancaroba ini masih akan ada hujan, meskipun tidak terlalu sering. Dengan kondisi ini justru bisa dimaafkan oleh petani untuk bisa menanam komoditi tanaman yang cocok dengan kondisi alam seperti ini.

“Pada musim kemarau tahun 2021 masih ada hujan yang sifatnya normal sampai di atas normal. Artinya itu malah menguntungkan bagi pertanian, karena tidak kering. Normal sampai di atas normal berarti kemaraunya masih ada hujan, bisa dimanfaatkan untuk jenis tanaman tertentu,” katanya.

Ia mengatakan, Desa Tuksari Kecamatan Kledung memiliki topografi tanah yang sangat cocok untuk ditanami bawang merah. Oleh karena itu SLI bawang merah ini dilakukan di desa tersebut.

“Sudah mempertimbangkan kondisi iklim dan juga kondisi topografinya dan juga menerima masukan dari masyarakat atau aparat setempat dan juga dari penyuluh pertanian. Kami sepakat menjadikan desa ini sebagai SLI bawang merah,” jelasnya.

Dwikorita berharap, melalui program SLI ini petani bisa memahami dan memprediksi kondisi cuaca sebelum menentukan jenis tanaman yang cocok. Sehingga bisa meminimalisir kegagalan petani dalam bercocok tanam.

“Harapan kami dapat dipahami dan dapat diprediksi kondisi cuaca seminggu ke depan dan sudah tahu kondisi iklimnya masih ada hujan dan memanfaatkan sisa musim hujan ini agar diperoleh panen yang lebih dari pada biasanya, karena waktu tanam ini tidak bersamaan dengan petani yang lain,” katanya.

Dengan memahami cuaca maka, tanam bawang merah saat ini tidak berbarengan dengan petani lainnya, sehingga saat panen tiba tidak banyak petani yang panen bawang merah. Dengan demikian pasokan tidak terlalu banyak.

“Seperti tahun lalu dilaksanakan di Kecamatan Tlogomulyo waktu tanamnya agak berbeda dengan yang lain justru harganya bagus sampai Rp23 ribu per kilogram,” katanya.

Ia berharap kegiatan ini dapat memeberi motivasi bagi para petani dengan memahami cuaca dan iklim maka panen ditingkatkan dan kesejahteraan dapat ditingkatkan.

Sementara itu Koordinator BMKG Jawa Tengah Sukasno menyampaikan, SLI sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mengenalkan perubahan cuaca atau iklim kepada petani. Dengan pengenalan ini maka kedepan petani bisa lebih jeli dalam menentukan jenis tanaman yang akan dibudidayakan.

“Setelah memahami dan mengerti, petani bisa memilih jenis tanaman yang cocok dan sesuai dengan cuaca dan kondisi tanah di daerah masing-masing,” katanya.

Adapun prinsip pendidikan dalam SLI operasional adalah memberikan peran yang seluas-luasnya kepada petani untuk mengembangkan pengetahuan yang diperoleh dari hasil pengalamannya dan memadukan dengan informasi yang diperoleh dari para pemandu dalam mengantisipasi dampak iklim ekstrem juga materi dan praktik mengenai budi daya serta penanggulangan hanma penyakit.

Terkait SLI, merupakan suatu kegiatan interaktif menggunakan metode belajar sambil praktik dengan tahapan belajar mengalami, mengungkapkan, menganalisa, menyimpulkan, dan menerapkan. (set)

Barista Purbalingga Gondol Piala ‘Muncar V60 Fun Brewing’

KOMPETISI. Sejumlah barista sedang berkompetisi dalam ajang kompetisi kopi V60 di Desa Muncar di Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung, 

MAGELANGEKSPRES.TEMANGGUNG – Puluhan barista dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, mengikuti kompetisi kopi V60 di Desa Muncar di Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung, Minggu (11/04). Barista dari Purbalingga berhasil menggondol tropi juara satu kompetisi bertajuk “Muncar V60 Fun Brewing” ini.

Ketua Pelaksana Muncar V60 Fun Brewing, Anggi Riandita Kumandhani mengatakan, kompetisi menguji kemampuan para peserta dalam menyeduh kopi, utamanya dengan metode V60 yang merupakan salah satu cara penyajian kopi dengan proses penyeduhan manual tanpa menggunakan bantuan mesin.

Kompetisi diikuti oleh 36 barista dari berbagai latar pegiat kopi, mulai dari pengusaha kopi maupun Independen yang datang dari daerah Semarang, Rembang, Cilacap, serta Temanggung dan sekitarnya termasuk Magelang dan Banjarnegara.

“Kami menyelenggarakan kegiatan ini untuk menjalin hubungan yang bagus untuk pelaku (kopi) dari hulu hingga hilir di mana ke depan dapat terjalin hubungan yang baik, sehingga ke depan dapat meningkatkan usaha kopi di Temanggung,” katanya.

Adapun juri dalam kompetisi manual brew ini antara lain adalah Q Arabica Grader Judge Nanda Arseno, Haryo Kyrniawan DAV Coffee Roostery, Faqih Ragil Nugroho dan Afrianta Mars Radendra dari Ngunjuk Coffee, dan Iyun dari Bina Sejahtera Coffee. Mereka menilai hasil kopi yang dibuat peserta dari mulai aroma kopi, aftertaste, balance, hingga flavor.

“Untuk Sindoro-Sumbing kami sudah melaksanakan lomba sebanyak dua kali, namun untuk lomba yang diadakan di desa, dan menggunakan kopi Robusta baru kali ini,” katanya.

Baca Juga
PWP Batasi Pengunjung Padusan

Sementara dalam pembukaan kegiatan, Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo mengatakan, adanya kegiatan ini selain untuk lebih mengenalkan kopi Temanggung juga diharapkan dapat mengenalkan Desa Muncar sebagai destinasi wisata unggulan.

“Kami berharap peserta kompetisi ini dapat menjadi duta kopi Temanggung, selain itu juga dapat mengenalkan potensi wisata Desa Muncar kepada masyarakat di kabupaten lain,” kata pria nomor dua di Temanggung ini.

Lanjut dia, jika pandemi telah berakhir tidak menutup kemungkinan acara serupa akan digelar dalam skala kabupaten, dan tentunya dengan peserta yang lebih banyak.

“Ini inisiatif yang sangat bagus dari pegiat kopi di sini, sayang diadakan di kondisi pandemi sehingga pesertanya terbatas, jika ini tidak dalam masa pandemi pasti pesertanya akan lebih banyak,” tandasnya.

Dalam akhir kegiatan juara 1 diraih oleh Arif Mugio, Barista independen dari Kabupaten Purbalingga yang mengalahkan Barista Temanggung, Edi Prasetya dari Kopi Jembatan Kaloran di pertandingan Final.

“Saya sangat bahagia baru pertama kali juara I dalam kompetisi ini, hanya sudah terbiasa saja sih tidak ada persiapan khusus,” ungkap Arif. (set)

PWP Batasi Pengunjung Padusan

BUKA. Pikatan water park tetap layani pengunjung, namun tetap dibatasi jumlahnya. 

MAGELANGEKSPRES.TEMANGGUNG – Pikatan Water Park (PWP) Temanggung membatasi jumlah pengunjung pada saat tradisi padusan menjelang ibadah puasa Ramadan 1442 H. Upaya ini dilakukan sesuai dengan prosedur protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Plt Direktur Perumda Bumiphala Wisata Wisata, Bagus Pinuntun mengatakan, setelah dilakukan uji coba beberapa pekan lalu, saat menjelang bulan Ramadan PWP tetap akan dibuka. Hanya saja ada pembatasan jumlah pengunjung.

Jumlah pengunjung pada trasidi padusan yakni sebanyak 450 pengunjung. Jumlah ini sudah diperhitungkan sesuai dengan daya tampung dari PWP dalam kondisi normal.

“Bahkan jauh lebih kurang dari batas maksimal yang diperbolehkan, kami memang sengaja membatasi jumlah pengunjung untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan,” terangnya.

Bagus menuturkan, dalam kondisi normal setiap kali padusan paling tidak ada 15.000 pengunjung. Momen padusan ini memang masih melekat dan dijalankan oleh umat Islam di Temanggung saat sebelum menjalankan ibadah puasa.

Tradisi padusan di masa pandemi Covid-19 akan jelas sangat berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Pihaknya sudah koordinasi lintas sektoral bersama Polres, Kodim, BPBD, Satpol PP dan lainya telah disepakati jika tradisi padusan tahun ini dilaksanakan secara terbatas.

Selain pembatasan jumlah pengunjung, pihak pengelola juga melakukan pembatasan waktu, maksimal hanya dua jam.

“Kita buka jam 7 hingga jam 9 terus untuk clear area satu jam, kemudian dibuka lagi jam 10 hingga jam 12, clear area satu jam lagi  dan yang terkahir kita buka jam 1 hingga jam 3,” terangnya.

Menurut Bagus, aturan-aturan tersebut memang disesuaikan dengan kebiasaan baru di tempat wisata air  dengan pengawasan prokes yang ketat. Agar jumlah pengunjung bisa terkontrol, maka hanya akan dipakai satu pintu.

“Biasanya kalau padusan memakai tiga pintu sekarang hanya kita buka pintu utama, kita juga akan dibantu oleh personil gabungan untuk bisa membantu pengawasan,” katanya.

Pihak pengelola PWP juga berharap agar para pengunjung tetap menjalankan prokes, di antaranya memakai masker, mencuci tangan, tidak meludah di area kolam dan tidak berkerumun. Dengan penegakkan prokes tersebut diharapkan bisa menghindari adanya penularan Covid-19 di area PWP.

“Pengunjung wajib menaati protokol kesehatan, pengawasan akan dilakukan dengan ketat kepada semua pengunjung,” katanya. (set).

Empat Komunitas Relawan Bersih-bersih Mata Air Gending

BESIH MATA AIR. Gabungan relawan dan Komunitas Sepeda Tua Magelang (VOC) dalam kegiatan bersih sumber mata air Gending.

MAGELANGEKSPRES.MERTOYUDAN – Desa Sukorejo dan Relawan gabungan gelar kegiatan bersih-bersih lingkungan Mata Air Gending di Obyek Wisata Ndas Gending Dusun Ganjuran Desa Sukorejo Mertoyudan Magelang, Minggu (11/4/2021).

Kepala Desa Sukorejo, Slamet Widjayani mengatakan, kegiatan bersih-bersih Mata Air Gending tersebut melibatkan empat komunitas relawan yaitu, Garda, KKBM, LPRB Mertoyudan, Granat Rescue dan satu komunitas sepeda tua VOC Magelang.

Kegiatan tersebut sudah digelar rutin setiap tahunnya, sebagai bentuk untuk menjaga kebersihan lingkungan sumber mata air Gending, yang juga dikenal dengan nama Ndas Gending.

“Kegiatan ini sudah dilaksanakan rutin setiap tahunnya, bertujuan menjaga kebersihan sumber mata air Ndas Gending yang juga merupakan obyek wisata. Dan juga termasuk persiapan memasuki Bulan Ramadhan. Ada tiga titik lokasi yang dibersihkan dalam kegiatan ini. Yaitu akses jalan sekitar Mata Air Gendeng, lingkungan pemandian dan aliran Sungai Gending,” ucap Slamet.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Desa Sukorejo, Serda Andi Sigit S, turut melakukan pengawasan protokol kesehatan, dikarenakan masih masa pandemi covid 19.

“Dalam pelaksanaan kegiatan ini  dilaksanakan dengan protokol kesehatan,” terang Serda Andi.

Ketua Velocipede Old Classic (VOC) Komunitas Sepeda Tua Magelang, Arya Seno menuturkan, pihaknya selain melakukan bersih-bersih mata air Gending, juga menggelar ritual jamasan mencuci sepeda tua.

Jamasan digelar dibawah Pohon Beringin mata air Gending dan dilanjutkan di mata air Gending, dengan ritual tradisional.

“Ritual penggambaran padusan menyambut Bulan Ramadhan sebagai wujud syukur kepada Tuhan YME atas alam dan sumber air bersih. Dipilihnya mata air Ndas Gending, karena kami juga mempunyai misi memperkenalkan obyek wisata tersebut kepada masyarakat,” tutur Seno.(cha)

Teknik Eco Print Hadirkan Nuansa Etnik

ECOPRINT. Teknik Eco Print memunculkan serat daun dengan media kertas, yang mampu menghadirkan nuansa etnik.

MAGELANGEKSPRES.SALAMAN – Beragam teknik dapat digunakan untuk memunculkan unsur etnik pada barang-barang kesayangan tentunya. Salah satunya adalah teknik Eco Print yang dapat diterapkan pada media kertas, kain, kulit dan keramik.

“Teknik Eco Print berbeda dengan Batik, karena tidak menggunakan malam, tetapi langsung menggunakan dedaunan segar. Tekstur daun-daun tersebut akan menempel pada media kertas, kain, kulit atau keramik. Kata Eco berasal dari ekosistem dan print dari kata cetak atau jejak,” ucap Narasumber Pelatihan Eco Print, Dias Miss Daun.

Pelatihan tersebut diselenggarakan di Krandan Ciblon Papringan (KCP) Dusun Krandan Desa Kebonrejo Salaman Kabupaten Magelang, Minggu (11/4/2021).

Lebih lanjut Dias menerangkan, proses pencetakan daun ke media kertas melalui beberapa tahapan. Kali ini media yang dipakai adalah kertas semen. Pertama-tama siapkan kertas semen yang sudah dibersihkan dengan air dan dijemur hingga kering.

“Kertas semen dipilih karena konsep eco print adalah menerapkan sistem 3R yaitu Reuse, Reduce, dan Recycle, karena menjadi salah satu solusi dalam menjaga lingkungan,” terang Dias.

Usai kertas dicelup ke tawas atau tunjung sebagai bahan pengunci warna, setelah itu kertas semen diperas. Lalu kertas digelar dan daun-daun ditata diatas kertas sesuai selera. Langkah selanjutnya kertas ditutup dengan kertas lain digulung dan dibungkus plastik lalu dikukus selama 1,5 jam.

“Daun yang dipakai adalah daun segar, yang dapat menempel langsung dikertas diantaranya adalah daun Jati, daun Lanang, daun Jenitri, daun Kenikir dan daun Waru. Sedangkan untuk daun Kalpataru, Jarak, Jambu, Eukaliptus (kayu putih), harus di treatment terlebih dahulu, yaitu direndam dalam air Tunjung hangat,” terang Dias.

Menurut Dias, warna yang dihasilkan adalah warna dari daun itu sendiri. Daun segar masih mengandung Tanin yang akan menempel dimedia kertas semen.

“Itu alasannya mengapa harus menggunakan daun segar, karena masih mengandung Tanin, jadi hasil warna setiap daun bisa berbeda-beda,” ungkap Dias.

Setelah selesai dikukus, lanjut Dias, kemudian kertas semen dikeluarkan dari bungkus plastik dan dijemur, sehingga warna dan tekstur daun semakin tegas.

“Nanti untuk finishing bisa di coating (warna clear) menggunakan lem kayu. Dan kertas semen tersebut bisa diaplikasikan untuk berbagai keperluan, seperti sampul buku, tas, dan lain-lain. Unsur etniknya akan lebih terasa karena bermotif daun,” papar Dias.

Sementara, Owner Krandan Ciblon Papringan (KCP), Yustinus Agus menuturkan, tempatnya mengusung konsep wisata edukasi yang cukup sering mengadakan pelatihan kerajinan.

“Hari ini pelatihan diikuti sepuluh peserta dari Magelang, Jogja dan Temanggung. Yang kebanyakan merupakan perajin Batik yang ingin mempelajari teknik Eco Print. Harapannya kegiatan ini dapat memberikan kontribusi UMKM di Magelang sekitar, untuk lebih kreatif memproduksi produk kerajinan yang unik,” tutur Agus.(cha)

Mencintai Lingkungan Melalui Program Sekolah Adiwiyata

KAMPANYE. Siswa-siswi SD Negeri Ringananom 1 Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang melakukan kampanye untuk mencintai lingkungan.

MAGELANGEKSPRES.TEMPURAN- SD Negeri Ringananom 1 Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang menjadi salah satu sekolah telah sukses dalam melaksanakan program Sekolah Adiwiyata dari tingkat Kabupaten Magelang pada tahun 2018, kemudian berlanjut tingkat Provinsi Jawa Tangan tahun 2019 dan akan maju untuk tingkat Nasional yang seharusnya pada tahun 2020 tertunda karena pandemi Covid 19. “Sebuah jenjang penghargaan dari pemerintah melalui dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang,  Provinsi Jawa Tengah untuk sebuah program  gerakan PBLHS kembali dilaksanakan di tahun 2021 ini,” kata Toifur Yusuf, guru SDN Ringinanom 1 di sela-sela aktivitasnya

Secara geografis SDN Ringinanom 1 terletak di Kecamatan Tempuran tepatnya di samping pasar tradisional Kiringan, berada di Jalan Kyai Maksum Km 4 Tempuran, Kabupten Magelang. Sekolah yang berdiri sejak puluhan tahun silam dengan murid sekolah dasar terbanyak se-Kecamatan Tempuran, yakni mencapai 340 siswa, dengan 12 rombel.

SDN Ringinanom 1 sebagai tempat belajar sehingga telah menjadi rumah yang kedua bagi seluruh warga sekolah. Dengan mencintai lingkungannya diharapkan seperti mencintai rumahnya sendiri. Hal tersebut sesuai dengan slogan yang selalu disampaikan oleh kepala sekolah tersebut.

Menurutnya, belajar mencintai Lingkungan adalah sesuatu yang mesti ditanamkan sejak dini kepada para siswa sehingga diharapkan karakter mereka muncul karena pembiasaan yang terus dilakukan untuk mencintai lingkungan, tempat mereka belajar. Program sekolah adiwiyata menjadi salah satu stimulus yang dapat memacu seluruh warga sekolah terus berbenah dan berinovasi untuk lingkungan hidup sekolah.

Toifur menceritakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan hidup terus dilakukan seperti,  kampanye siswa untuk mencintai lingkungan, lomba penghijauan antar kelas, lomba kebersihan kelas, dan penanganan sampah dengan cara 3R (Reduce, Reuse dan Recikele) juga membuat MoU dengan berbagai pihak. Lahan sekolah yang terbatas bukan menjadi alasan untuk berhenti berbuat sesuatu. “Pembelajaran untuk peserta didik adalah motivasi pertama sebagai skala prioritas, dan keterlibatan wali murid menyokong secara moril maupun materiil juga tidak bisa dikesampingkan,” ungkapnya.

Lahan sekolah tambahan dari hasil kontribusi infak siswa-siswi sekolah tersebut menjadi salah satu bukti kesungguhan dukungan secara meteriil dari orang tua  atau wali murid. “Dan sekarang dijadikan sebagai kebun sekolah yang ditanami berbagai tanaman obat-obatan yang menjadi brand Adiwiyata SDN Ringinanom 1 sebagai sekolah “FARMAKA”, “Imbuh Toifur”.

Program sekolah Adiwiyata SDN Ringinanom 1 tergabung dalam kurikulum sekolah yang artinya mencakup dalam delapan standar pendidikan, hal ini berarti tidak sebatas pada bukti fisik yang harus ada, namun dalam PBM/KBM di dalam kelas juga harus menyisipkan pesan-pesan pada siswa untuk tetap mencintai lingkungannya.

Visi misi sekolah yang mencanangkan untuk peduli dan berbudaya lingkungan menjadi acuan pertama seluruh warga sekolah untuk terus mencintai lingkungan sekolah. Hemat energi, hemat air adalah juga bagian dari itu. Pemanfaatan air limbah air wudhu untuk kolam ikan, dan menguras air kolam untuk menyirami tanaman serta menyalurkan buangan limbah air cuci tangan pada taman depan kelas juga salah satu contoh pembelajaran hemat air, pembuatan lubang biopori di halaman sekolah untuk tabungan pupuk organik juga pemanfaatan sumber air dari air hujan, pembuatan sumur resapan adalah contoh pembelajaran pemanfaatan air secara maksimal.

Sebagaimana diketahui, Adiwiyata secara Internsional disebut pula dengan Green School. Yakni salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup dalam mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

Green School lebih bermakna pada pembentukan sikap anak didik dan warga sekolah terhadap lingkungan, yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Hal ini diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari, baik di sekolah, rumah atau lingkungan tempat tinggal, termasuk didalamnya terdapat program “Greening The Curriculum” (Kurukulum Hijau). Artinya kurikulum yang memperhatikan aspek-aspek lingkungan dalam bahasanya serta mengintegrasikan materi lingkungan ke dalam pembelajaran sesuai dengan topik bahasannya.

Manfaat dan tujuan program tersebut adalah dengan menciptakan sekolah yang nyaman, aman dan harmonis, khususnya untuk kebutuhan belajar peserta didik. Secara otodidak peserta didik perlahan menjadi generasi yang peduli dan berbudaya lingkungan. (rls/adv)

Ibu-ibu Menowo Refreshing di Kawasan Borobudur

BERSAMA.Ibu-ibu Kampung Menowo RT 01 dan RT 04 Kedungsari, Kecamatan Magelang Utara berfoto bersama di kawasan wisata Borobodur Minggu (11/4/2021)

MAGELANGEKSPRES.MAGELANG-Ibu-ibu Kampung Menowo RT 01 dan RT 04 Kedungsari, Kecamatan Magelang Utara melakukan kegiatan wisata di kawasan Borobodur Minggu (11/4/2021). Selain untuk refreshing, kegiatan tersebut sekaligus untuk berolahraga menjaga kebugaran di tengah pandemi Covid-19.
Kegiatan yang diikuti 38 orang tersebut, diawali dengan senam bersama di objek wisata Svarga Bumi Borobudur, kemudian beristirahat dan makan bersama, selanjutnya diteruskan Wisata Kelinci Desa Bahasa Borobudur. Kegiatan berjalan lancar dan berakhir pada pukul 13.30. Mereka sangat terkesan dengan kegiatan tersebut dan bisa kembali dilaksanakan pada waktu mendatang. (rls)

Dewan Dukung Perayaan Hari Jadi 1115 Kota Magelang Digelar Sederhana

DUKUNG. DPRD Kota Magelang mendukung upaya Pemkot Magelang memutus mata rantai penyebaran Covid-19, salah satunya dengan peringatan hari jadi ke-1115 yang digelar secara terbatas dan sederhana tahun ini.

MAGELANGEKSPRES.DPRD Kota Magelang mendukung Pemkot Magelang menggelar perayaan hari jadi ke-1115 Kota Magelang tahun 2021 dengan sederhana. Hal ini mengingat saat sekarang masih pandemi Covid-19 dan masih diterapkannya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Ketua DPRD Kota Magelang, Budi Prayitno mengatakan, peringatan hari jadi memang sebaiknya untuk saat ini dilakukan secara sederhana. Selain masih masa pandemi, kondisi masyarakat juga belum normal, sehingga perlu uluran tangan pemerintah.

”Pemkot harus tetap hadir di tengah masyarakat yang masih terdampak pandemi. Apalagi ini menjelang bulan Ramadan, pelayanan masyarakat perlu diperhatikan, termasuk penanganan kesehatan juga jadi perhatian kita,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan itu menuturkan, permasalah di masyarakat hanya bisa diselesaikan dengan semangat kebersamaan. Tidak hanya pemerintah, tapi juga segenap stakeholder bisa saling bekerja sama.

”Kita harus sinergi untuk mengatasi masalah pandemi dan dampaknya ini. Sesuai arahan pemerintah pusat bahwa kita harus fokus pada pengembalian ekonomi nasional atau kebangkitan ekonomi bersama,” ujarnya.

Terkait tema Hari Jadi “Magelang Maju, Sehat, dan Bahagia”, dia mengaku, mendukung upaya Pemkot Magelang dalam membangun Kota Magelang menjadi maju. Hari jadi, lanjutnya, bisa menjadi momentum untuk semangat bersama-sama menuju kebahagiaan.

”Kota Magelang yang maju menjadi harapan kita bersama, maka harus kita sengkuyung bersama pembangunan kota ini. Tak kalah penting juga harus sehat, maka pelayanan kesehatan pun perlu terus didorong agar makin meningkat,” jelasnya.

Hal yang sama juga diutarakan Wakil Ketua DPRD Kota Magelang, Bustanul Arifin. Ia sepakat perayaan hari jadi ke-1115 Kota Magelang tidak perlu ramai-ramai seperti sebelum masa pandemi Covid-19. Menurutnya, terpenting adalah Pemkot Magelang turun untuk membantu masyarakat bangkit ekonominya.

”Hari jadi memang tetap perlu diperingati, karena untuk pengingat bagaimana perjuangan dan sejarah pendirian Magelang pada zaman dulu. Pengingat juga untuk masyarakat bahwa usia Magelang sudah lebih dari satu milenium,” paparnya.

Politisi PKS itu juga mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama membangkitkan ekonomi kembali. Hal ini dirasa paling penting dibanding hanya kegiatan seremonial semata.

”Mari jadikan hari jadi ini momentum untuk kebangkitan ekonomi. Kita harus semangat, pantang menyerah untuk bangkit bersama dan menuju Kota Magelang Maju, Sehat, dan Bahagia,” pungkasnya. (adv)

ICF BMX International Championship Round 2 Mempertandingkan 4 Kelas

ICF BMX International Championship Round 2

MAGELANGEKSPRES.COM, YOGYAKARTA-Kompetisi Internasional Bicycle Motocross (BMX) yang berlangsung di sirkuit Yogyakarta International BMX Memasuki hari ketiga. Kompetisi yang digelar dengan protokol kesehatan ketat tersebut mempertandingkan 4 Kelas yaitu Women Junior dan Elite serta Men Junior dan Elite.

Bertajuk ICF BMX International Championship, ajang balap sepeda ini memperebutkan poin UCI (Union Cycliste Internationale). Dimana para peserta kejuaraan memiliki kans besar untuk memperbaiki dan bahkan mempertajam rankingnya di tingkat Internasional.

ICF BMX International Championship Round 2

Tercatat total 40 peserta dari seluruh Indonesia yang mengikuti event ini. Event yang pertama kalinya digelar di Indonesia saat masa Pandemi Covid 19 ini mengharuskan para peserta dan panitia untuk dilakukan swab antigen sebelum memasuki area event.

Event perdana balap sepeda BMX yang diawali dari DIY ini terbilang sangat menarik karena adanya tiga penyelenggaraan berbeda dalam satu waktu. Jumat (09/04/2021) kemarin bertitel ICF BMX National Championship untuk mencari juara Nasional 2021, pada sabtu kemarin (10/04/2021) bertajuk ICF BMX International Championship Round 1 dan hari ini (minggu, 11/04/2021) bertitel ICF BMX International Championship Round 2.

Selesai kegiatan ini seluruh peserta, panitia penyelenggara maupun yang terlibat di dalam arena sebelum keluar dilakukan swab terlebih dahulu.(bay)

Berikut nama nama pemenang pada ICF BMX International Championship Round 2

WOMEN JUNIOR

JUARA 1 Jasmine Azzahra Setyobudi
JUARA 2 Amellya Nur Sifa
JUARA 3 Rosida Stellina Romadhoni

WOMEN ELITE

JUARA 1 Cupi Nopianti
JUARA 2 Wiji Lestari
JUARA 3 Tifania Adine Almira Azaria

MEN JUNIOR

JUARA 1 Aditya Fajar Putu Soekarno
JUARA 2 Fandi Jolata
JUARA 3 Muhammad Alfauzan

MEN ELITE

JUARA 1 Firman Chandra Alim
JUARA 2 Rio Akbar
JUARA 3 Yussi Wakhidur Rizal

Terapkan Prokes Ketat ICF BMX National Championship 2021 Digelar di Jogjakarta

kejuaraan ICF BMX Internasional Championship 2021

MAGELANGEKSPRES.COM, JOGJAKARTA – Sabtu (10/4/2021) bertempat di Youth Centre Jogjakarta, telah di selenggarakan kejuaraan ICF BMX Internasional Championship 2021.

Even kejuaraan tersebut berlangsung selama 3 hari mulai dari Jumat – Minggu besok dengan kategori kelas yang di perlombakan diantaranya Men/Women Elite dan Men/Women Junior.

Setelah kemarin dilaksanakan ICF BMX National Championship, hari ini dilangsungkan kejuaraan ICF BMX International Championship seri 1 dengan berbagai kategori kelas dengan jumlah peserta sebanyak 43 peserta.

Kapolri Jenderal Sigit Listyo sebagai ketua umum PB ISSI bersinergi dengan Satgas Covid19, menerapkan protokol kesehatan yang ketat ( swab antigen bagi seluruh peserta dan panitia yang memasuki arena, memakai masker dan handsanitizer ) agar dapat terselenggara giat ICT BMX Championship 2021.

Sebagai ketua PB ISSI yang baru, Kapolri berharap bisa membawa prestasi olahraga balap sepeda lebih baik lagi ke depan serta bisa memperlacar dan mempermudah semua proses menggelar event kualifikasi dunia di Yogyakarta setelah kurang lebih 1 tahun tidak ada even kejuaraan.

” Setelah kurang lebih 1tahun tidak ada berbagai macam even yang di gelar, diharapkan dengan diadakannya even kualifikasi di Yogyakarta ini bisa mendapatkan atlet BMX Indonesia yang bisa berlaga di Olimpiade Tokyo 2021 “, ungkap Kapolri.(bay)

Berikut daftar para pemenang ICF BMX International seri 1 :

Women junior :

1. Jasmine Azzahra, ISSI Sumsel

2. Rosida Stelina, Temanggung BMX Academy, Hopbit Indonesia, Staats BMX Sister, Nurwasito Foundations

3. Amellya Nur Sifa, ISSI Jawa Tengah, Hopbit Racing, V3 Bike Shop, TBA

Women elite :

1. Wiji Lestari, GGMM Thrill Factory Racing Berlian Food BCT BMX Racing

2. Cupi Nopianti, ISSI Kab. Ciamis

3. Tifania Adine, Thrill Factory Racing

Men Junior :

1. Aditya Fajar, Boston 45

2. Fandi Jolata, GGMM Wirojoyo SF Eathouse Jersey Trijaya Mebel Wedding Salsabila Jatim

3. Muhammad Alfauzan, BBC Nurwasito Foundation

Men Elite :

1. Firman Chandra Alim, UNITED Bike Kencana

2. Yussi Wakhidur Rizal, GGMM Rojokoyo Extreme Eathouse Jersey Jatim

3. M. Tegar Allam Tsany, YCBMX Torsion psp MrHeriPhillips Jogja.

Perbaharui Manajemen Gawat Darurat Covid-19, Unimma Kerja Sama STIKES Muhammadiyah Gombong

Rektor Unimma Dr Suliswiyadi MAg saat menyampaikan paparan di sela webinar penanganan gawat darurat Covid-19 antara Unimma dengan STIKES Muhammadiyah Gombong
WEBINAR. Rektor Unimma Dr Suliswiyadi MAg saat menyampaikan paparan di sela webinar penanganan gawat darurat Covid-19 antara Unimma dengan STIKES Muhammadiyah Gombong

MAGELANGEKSPRES.MAGELANG – Pandemi Covid-19 telah membuat ekonomi dan sektor lainnya terpuruk. Sudah lebih dari setahun, sejak kasus Covid-19 terkonfirmasi di Indonesia, menjadikan pengalaman berharga bagi ilmu kesehatan.

Salah satunya, Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma). Melihat kasus Covid-19 yang masih terjadi sampai sekarang, kampus di Kota dan Kabupaten Magelang itu pun bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Gombong menyelenggarakan webinar dengan tema “Update Manajemen Kegawatdaruratan Covid-19″.

Rektor Unimma, Dr Suliswiyadi MAg mengatakan, seringkali manusia beranggapan bahwa musibah yang terjadi hanya terjadi secara singkat. Namun pandemi saat ini tidak pernah terbayangkan sudah lebih dari satu tahun.

“Khusus bagi tenaga medis, perlu mengkaji dan meng-update tindakan risk management (mengelola risiko) di masa pandemi. Webinar kali ini semoga bisa memberi informasi terkini dan diaplikasikan dengan baik,” katanya, kemarin.

Ditambahkan, Ns Margono MKep, ketua panitia sekaligus pemateri tentang Manajemen Kegawatdaruratan Covid-19 bahwa manajemen keperawatan dan pemberian asuhan keperawatan yang komprehensif berperan penting dalam kondisi kegawatdaruratan.

“Tujuan pelayanan gawat darurat adalah tercapainya pelayanan kesehatan yang optimal (cepat, tepat dan terpadu). Jangan lupa untuk memakai Alat Pelindung Diri (APD) dan batasi personel penolong pada pasien Covid-19,” jelas Margono.

Webinar dihadiri oleh 500 peserta yang terdiri dari dosen keperawatan, mahasiswa keperawatan FIKES Unimma, pembimbing atau preseptor lahan, dan organisasi profesi. (wid)

Ramadan Jadi Extra Faedah dengan Smartfren Extra Unlimited Malam Full Speed

Ramadan Jadi Extra Faedah dengan Smartfren Extra Unlimited Malam Full Speed
Ramadan Jadi Extra Faedah dengan Smartfren Extra Unlimited Malam Full Speed

MAGELANGEKSPRES.Jakarta, 7 April 2021 – Seiring memasuki bulan Ramadan 1442 H, Smartfren kembali menghadirkan Extra Unlimited Malam Full Speed guna mendukung berbagai kegiatan positif dan penuh faedah di kala sahur. Melengkapi manfaat tersebut, Smartfren juga turut menghadirkan rangkaian kegiatan bertajuk #RamadanExtraFaedah yang memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan konten berfaedah dan menginspirasi kebaikan. Harapannya manfaat dan inisiatif tersebut dapat mendukung generasi muda dan para kreator muda Indonesia mewujudkan Ramadan yang lebih berfaedah, positif, serta membuka peluang bagi masyarakat sekitar.

Smartfren sangat mengerti kebutuhan pelanggan setianya di bulan Ramadan kali ini, di mana sahur adalah momen paling ditunggu ketika memulai puasa. Karena itu Smartfren memberikan Extra Unlimited Malam Full Speed untuk membuat aktivitas sahur semakin Extra dan berfaedah. Semua pelanggan Smartfren paket Unlimited dan Kuota Nonstop bisa menikmati manfaat ini setiap hari mulai jam 01.00 – 05.00 WIB. Extra Unlimited Malam Full Speed ini didapatkan secara gratis, sekaligus menambah manfaat yang sudah didapatkan sebelumnya, yaitu bisa digunakan untuk internetan 24 jam di semua aplikasi, di mana saja, dan kapan saja di jaringan 100% 4G LTE.

Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren mengatakan, “Pandemi COVID-19 yang masih berlangsung bukanlah halangan untuk menjalani Ramadan dengan penuh makna. Ada banyak hal positif dan berfaedah yang bisa kita lakukan bersama dengan memanfaatkan teknologi. Smartfren bersama Arief Muhammad dan Anya Geraldine mengajak anak-anak muda untuk menyebarkan kebaikan dengan menciptakan konten-konten berfaedah di media sosial, serta ikut mendukung kokreasi dengan seniman visual Hana Madness dan produsen fesyen lokal Koolastuffa yang mengeluarkan merchandise khusus Ramadan berupa Kemeja Koko dan Scarf. Hasilnya akan disalurkan melalui Yayasan Benih Baik Indonesia dan akan digunakan untuk mendukung UMKM milik para penyandang disabilitas, memberikan peralatan pendukung penyandang disabilitas, serta mendukung pembangunan rumah baca. Harapan kami, Ramadan kali ini jadi lebih berfaedah dan penuh berkah serta dapat memacu kreativitas sekaligus membuka berbagai peluang baru bagi masyarakat Indonesia.”

Selain itu, pelanggan Smartfren mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan hadiah berlimpah melalui program Rejeki WOW Treasure Hunt. Smartfren menyediakan total hadiah hingga miliaran rupiah mulai dari bonus pulsa, smartphone, laptop, motor, tabungan ratusan juta, hingga hadiah utama berupa mobil.

Masih belum cukup? Di bulan Ramadan ini, Smartfren juga mengajak pelanggan untuk semakin berfaedah dengan Ngonten Extra Faedah. Semua memiliki kesempatan memenangkan hadiah menarik setiap minggunya, seperti Sepeda Limited Edition, Sony Playstation 5, iPhone 12, kamera mirrorless, laptop, dan masih banyak lagi. Info lengkapnya bisa dicek melalui www.smartfren.com/extrafaedah. Caranya sangat mudah yaitu dengan membuat konten berfaedah, baik dalam bentuk video maupun foto, dan mengunggahnya ke media sosial dengan mention @smartfrenworld, tag dua teman, dan cantumkan tanda pagar #RamadanExtraFaedah dan #UnlimitedBisaSemua.

 

“Tidak perlu lagi menunggu! Ayo gunakan Smartfren Unlimited, buat konten penuh faedah, sebarkan lewat media sosialmu dan jalani Ramadan yang Extra Faedah untuk dirimu dan banyak orang lain,” tutup Djoko Tata Ibrahim.

 

o0o

Tentang PT Smartfren Telecom Tbk.

PT Smartfren Telecom Tbk (IDX:FREN) merupakan salah satu perusahaan penyedia layanan telekomunikasi terdepan                           di Indonesia. Pada tahun 2015, Smartfren berinovasi dengan meluncurkan layanan 4G LTE Advanced komersial pertama di Indonesia, dan di awal tahun 2016, Smartfren kembali mencetak sejarah sebagai perusahaan telekomunikasi pertama                   di Indonesia yang menyediakan layanan Voice over LTE (VoLTE) secara komersial. Pada tahun 2017, Smartfren mengukuhkan posisinya sebagai penyedia layanan operator telekomunikasi terdepan dalam menghadirkan layanan telekomunikasi berbasis 4G dan menjadikan Smartfren sebagai satu-satunya operator yang beroperasi di jaringan 4G sepenuhnya.

Pada tahun 2019, Smartfren sukses melaksanakan uji coba 5G yang dilaksanakan di Jakarta dan di tahun ini juga, Smartfren menjadi operator pertama di Indonesia yang menghadirkan inovasi eSIM. Dengan adanya inovasi eSIM, Smartfren memberikan keuntungan kepada pelanggannya untuk mengakses jaringan Smartfren ke perangkat komunikasinya tanpa menggunakan kartu SIM fisik. eSIM menyimpan nomor telepon, paket berlangganan, konfigurasi jaringan yang membuat perangkat anda dapat terhubung ke Smartfren. Sekarang, dengan wilayah cakupan jaringan yang luas, melalui sekitar 38.800 BTS 4G yang tersebar di 200 kota di seluruh Indonesia, Smartfren telah didaulat menjadi official telco partner untuk brand-brand smartphone global ternama, seperti iPhone (Apple) dan Samsung.

Untuk paket layanan internet, Smartfren saat ini mengukuhkan diri sebagai operator telekomunikasi yang memberikan beragam kartu perdana, dan layanan paket internet, mulai dari Paket Smartfren Super4G Unlimited dan Paket Super4G Kuota. Pada tahun 2020, Smartfren merilis Kartu Perdana dan paket internet Smartfren 1ON+. Selain menawarkan beragam produk serta layanan data dan suara, Smartfren juga meyediakan solusi bisnis korporasi, untuk solusi bisnis bagi lembaga dan korporasi di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.smartfren.com

Kontak Media

Smartfren

Ciba Gangga

Head of Public Relations

Email: ciba.gangga@smartfren.com

 

Smartfren Gowes Bareng Anya Geraldine Kampanyekan Unlimited Hope

Smartfren Gowes Bareng Anya Geraldine Kampanyekan Unlimited Hope
Smartfren Gowes Bareng Anya Geraldine Kampanyekan Unlimited Hope

MAGELANGEKSPRES.Jakarta, 27 Maret 2021 – Smartfren melakukan kegiatan gowes bareng “Unlimited Hope” yang diikuti oleh influencer Anya Geraldine, Sabtu (27/3). Kegiatan ini menjadi tonggak gerakan sosial untuk mendorong tumbuhnya wirausahawan lokal dan kreator lokal, sekaligus sebagai bentuk keberpihakan Smartfren pada produk-produk lokal. Adapun dalam acara ini Smartfren meluncurkan jersey “Unlimited Hope” hasil kokreasi kreator lokal Indonesia, yang sebagian hasil penjualannya akan digunakan untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat Teman Kreasi Indonesia.
Roberto Saputra, Chief Brand Officer Smartfren menegaskan, “Melalui kegiatan gowes Unlimited Hope hari ini, kami ingin menunjukkan semangat kokreasi dan sebagai bentuk dukungan untuk terus memajukan kreator lokal dan keberpihakan terhadap produk-produk lokal. Nantinya sebagian hasil penjualan produk dari para kreator-kreator lokal yang tergabung di WOWLabs akan digunakan untuk mengembangkan para wirausahawan muda yang tergabung dalam Teman Kreasi Indonesia.”
Jersey “Unlimited Hope” ini diproduksi sebagai edisi terbatas melalui kokreasi Smartfren dengan Common Spot, produsen aksesoris bersepeda lokal dan Show The Monster, kreator lokal yang tergabung dalam WOWLabs. Common Spot dimotori Yohanes Handy Christanto dan Earlene June Tansy sejak 2020. Sedangkan Show The Monster merupakan kreator lokal yang dikenal dengan desain intellectual property terinspirasi dari monster. Rencananya segera setelah diluncurkan, jersey ini akan dijual di official store Common Spot di online marketplace, seperti Tokopedia, BukaMall dan Shopee serta offline store Common Spot.
Evan Aditya, Creative Director Show The Monster mengatakan, “Seneng banget diajak Smartfren untuk ikut serta dalam program WOWLabs, dan sekarang Show The Monster bisa berkokreasi bareng Common Spot membuat produk jersey sepeda edisi terbatas. Jersey sepeda ini bukan cuma membuka peluang buat diri kita raih body goals kita di tahun ini, tapi dengan kokreasi ini kita mau masyarakat Indonesia tetap bersemangat dalam meraih harapan dan impian mereka. Terima kasih Smartfren sudah membuka peluang kita, semoga kita bisa menginspirasi banyak orang untuk tetap mengejar mimpinya.”
Yohanes Handy, Founder Common Spot menambahkan, “Saya sangat senang dan bangga Common Spot menjadi bagian dari kokreasi bersama Smartfren dan Show The Monster. Kokreasi ini sangat membantu tumbuh kembangnya industri kreatif, tapi juga membantu membuka peluang bagi brand lokal untuk menunjukkan kualitasnya. Lebih dari itu, lewat medium ini kita juga bisa sama-sama mendukung pemberdayaan UMKM lokal.”
Kegiatan gowes Unlimited Hope ini diikuti oleh 25 pesepeda yang terdiri dari Smartfren Cycling Community, Manajemen Smartfren, dan dari kalangan media. Seluruh peserta dilepas Deputy CEO Smartfren, Djoko Tata Ibrahim di pelataran parker kantor Smartfren, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Rute yang dilalui antara lain Jalan Soedirman, Thamrin, Rasuna Said, hingga kembali lagi ke lokasi awal. Dalam kesempatan tersebut, atlet paralimpik M. Fadli memberikan pengalaman dan sharing tips bersepeda kepada para peserta.
Seluruh peserta telah melakukan mengikuti semua protokol kesehatan, seperti tes swab antigen sebelum kegiatan berlangsung, menggunakan masker dan mencuci tangan selama acara berlangsung.
Sebelumnya, Smartfren telah menggandeng sejumlah kreator lokal, seperti Show the Monster, Hana Madness, Pijak Bumi, Stayhoops, dan Ahha Official Store untuk bersama-sama membuka berbagai peluang berkreasi dan berkontribusi untuk Indonesia yang lebih baik. Sebagian hasil penjualan produk tersebut akan digunakan memperkuat UMKM lokal melalui program pemberdayaan Teman Kreasi Indonesia yang merupakan bagian dari Smartfren Community. (Rilis)

Tok, DPR Setujui Kemendikbud dengan Kemenristek Digabung

DPR Setujui Kemendikbud dengan Kemenristek Digabung
Tok, DPR Setujui Kemendikbud dengan Kemenristek Digabung

MAGELANGEKSPRES.JAKARTA – Rapat Paripurna DPR RI menyetujui Surat Presiden Nomor R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian yang sebelumnya telah dibahas dalam Rapat Konsultasi Pengganti Badan Musyawarah (Bamus) DPR pada 8 April 2021.

Salah satu poin dari surat yang disetujui itu adalah penggabungan sebagian tugas dan fungsi Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Nantinya kementerian yang dipimpin Nadiem Makarim itu akan menjadi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Keputusan itu ditetapkan dalam sidang paripurna yang digelar Jumat (9/4/2021). Rapat paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad.

Ada dua hal yang disepakati dalam rapat tersebut. Pertama, pembentukan Kementerian Investasi. Lembaga ini dibentuk dengan tujuan meningkatkan investasi dan membuka lapangan kerja.

“Penggabungan sebagian tugas dan fungsi Kemenristek ke Kemendikbud, sehingga menjadi Kementerian Pendidkan Kebudayaan, Riset dan Teknologi,” kata Dasco saat membacakan hasil rapat konsultasi pengganti Bamus.

Pasal 19 Ayat 1 Undang-undang Nomor 39 Tahun 2008 Tentang Kementerian Negara menyatakan bahwa pengubahan sebagai akibat pemisahan atau penggabungan dengan pertimbangan DPR.

Oleh karena itu, kata dia, pimpinan DPR meminta persetujuan kepada fraksi-fraksi terhadap pertimbangan penggabungan dan pembentukan kementerian tersebut.

“Selanjutnya kami selaku pimpinan rapat akan menanyakan kepada sidang dewan yang terhormat, apakah hasil keputusan rapat Bamus pengganti rapat konsultasi terhadap pertimbangan penggabungan dan pembentukan kementerian dapat disetujui?,” tanya Dasco yang langsung dijawab kompak “Setuju”.

Sementara itu, Plt. Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud Hendarman mengatakan, bahwa pihaknya akan mempersiapkan segala yang diputuskan oleh Presiden bersama dengan DPR RI.

“Mari kita tunggu pengumuman resmi oleh Bapak Presiden terkait penggabungan Kemenristek dan Kemendikbud ini. Kemendikbud menyambut baik segala perubahan untuk membuat Indonesia menjadi lebih maju lagi,” kata Hendarman. (der/fin)

Terduga Teroris W Siapkan Uji Coba Peledakan Bom

Terduga Teroris W Siapkan Uji Coba Peledakan Bom
Terduga Teroris W Siapkan Uji Coba Peledakan Bom

MAGELANGEKSPRES.JAKARTA – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris di Pasar Rebo, Jakarta Timur. Terduga teroris ini ternyata merupakan orang yang menyiapkan lokasi uji coba peledakan bom.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror berinisial W atau WI. Dia berperan sebagai penyedia lokasi uji coba bom di daerah Ciampea, Kabupaten Bogor.

“Saudara W adalah tersangka teroris yang telah ditetapkan DPO yang memiliki peran ikut merencanakan dan ikut mengetahui pembuatan bom di rumah HH yang telah ditangkap sebelumnya,” terang Ramadhan saat konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (9/4).

Dikatakannya, W ditangkap pada Jumat (9/4), sekitar pukul 13.00 WIB. Dia ditangkap di tempat tinggal-nya di RT 02, RW 08, Kelurahan Pasar Rebo, Jakarta Timur, usai Salat Jumat.

“Jadi dua peran W atau WI yang sementara diketahui sehingga dinyatakan oleh penyidik Densus 88 saudara W sebagai DPO dan telah ditangkap,” ucapnya.

Lebih jauh, Ramadhan mengatakan hingga saat ini Tim Densus 88 Antiteror Polri masih melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris W atau WI.

Penangkapan W atau WI menambah daftar jumlah terduga teroris yang telah ditangkap oleh Tim Densus 88 Antiteror Polri di wilayah Jakarta.
Ramadhan mengatakan, total ada 12 terduga teroris yang berhasil ditangkap di wilayah Jakarta dan sekitarnya pascabom bunuh diri di Makassar, Sulawesi Selatan. Dan masih ada 4 terduga teroris yang masih buron.
Keduabelas terduga teroris yang ditangkap sejak 29 Maret 2021 sampai saat ini inisialnya, yakni HH, ZA, AJ, BS, WJ, NAA, AN, DK, AK, AP, NF dan W. “Itu up date terkait dengan penanganan terorisme di wilayah DKI Jakarta,” ujarnya.

Terduga teroris yang kemungkinan berkeliaran di Jakarta bertambah banyak. Awalnya Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyebut ada 3 terduga teroris di Jakarta yang masuk daftar pencarian orang (DPO). Tapi kini bertambah menjadi 6 orang DPO.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyebutkan jumlah terduga teroris yang masuk DPO di Jakarta bertambah. Kini menjadi enam orang.
“Hasil pemeriksaan Tim Penyidik Densus 88 telah menambahkan 3 DPO lagi yang sebelumnya ada 3 DPO sehingga berjumlah enam DPO saat ini,” katanya saat konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (9/4).
Dirincinya, para terduga teroris masuk DPO tersebut berinisial NF, ARH, YI, W, S, dan SA.
Dari enam terduga teroris berstatus DPO tersebut, telah ditangkap satu orang berinisial AN. Dan pada Kamis (8/4) pukul 23.00 WIB, diamankan lagi satu terduga berinisial NF di wilayah Setiabudi, Jakarta Selatan.
Upaya penangkapan kembali dilakukan Tim Densus 88 Antiteror di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat, pukul 13.00 WIB. “Kemudian hari ini, Jumat (9/4) pukul 13.00 WIB dilakukan penangkapan terhadap W di daerah Pasar Rebo, Jakarta Timur,” ungkapnya. (gw/fin)

Ditahan di Pahit

dahlan iskan di masjid al rahman liverpool
dahlan iskan di masjid al rahman liverpool

Ditahan di Pahit
Oleh: Dahlan Iskan

BERHASIL kembali mengapung bukan berarti urusan selesai. Itulah nasib kapal gajah-bengkak Ever Given. Ternyata kapal itu masih ditahan di Terusan Suez. Sampai sekarang. Belum tahu pula kapan bisa meneruskan perjalanan ke Rotterdam, Belanda.

Urusan di Suez kelihatannya masih akan panjang. Pemerintah Mesir belum akan melepas kapal kontainer itu sebelum ganti rugi dibayar. “Menit itu terjadi kesepakatan, menit berikutnya kapal sudah boleh jalan,” ujar penguasa Mesir seperti dikutip media di Timur Tengah.

Ganti rugi yang diminta sebesar USD 1 miliar. Atau sekitar Rp 14 triliun. Tapi tidak ada rincian yang bisa dianalisis: pada biaya apa yang paling mahal. Apakah biaya sewa 14 kapal tarik selama satu minggu. Atau biaya sewa dua kapal keruk/sedot pasir –termasuk yang didatangkan belakangan yang kapasitasnya 2.000 m3/jam.

Atau itu untuk ganti rugi hilangnya pendapatan Terusan Suez selama satu minggu. Sedang biaya mendatangkan air pasang –penolong utama terangkatnya kapal itu– tentu gratis.

Sebenarnya sudah ada lembaga yang menghitung berapa dolar Mesir kehilangan pendapatan selama satu minggu itu. Menghitungnya pun gampang: berapa kapal yang tertahan di mulut terusan. Baik di sisi Laut Merah di selatan atau pun di sisi Laut Tengah di utara. Jumlah kapal yang tertahan itu 400 buah (dibulatkan). Maka diketahuilah angka kerugiannya sekitar USD 90 juta – sekitar Rp 1,2 triliun.

Tentu angka USD 1 miliar itu bisa dinego. Nego itulah yang memakan waktu –semoga tidak ada di antara 20.000 kontainer di kapal itu yang berisi makanan.

Kapal Ever Given itu milik perusahaan di Jepang. Didaftarkan sebagai kapal Panama. Disewakan ke perusahaan Taiwan. Dioperasikan oleh perusahaan operator.

Mesir tentu tahu siapa yang harus membayar ganti rugi USD 1 miliar itu: pemilik kapal. Bukan penyewa, bukan pula negara Panama.

Pemilik kapal tentu tidak mau membayar ganti rugi itu begitu saja. Harus ada putusan pengadilan dulu: siapa yang salah –alam, manusia atau mesin. Ada pengadilan maritim di semua negara.

Menentukan siapa yang salah itu juga terkait dengan asuransi. Pemilik kapal tentu mengasuransikan kapalnya –bukan penyewa kapal. Lalu klaim asuransinya akan terkait dengan siapa yang salah di kejadian tersebut.

Mungkin saja nilai asuransi itu cukup untuk menutup ganti rugi ke Mesir –setelah angkanya ditawar. Mungkin juga tidak. Urusan masih akan panjang. Bisa pula terjadi pemilik kapal masih harus bersengketa dengan perusahaan asuransi. Dan ternyata memang begitu. Pemilik kapal lagi mengajukan gugatan ke pengadilan di London.

Kapal raksasa sepanjang 400 meter itu sendiri –dua kali lipat lebih panjang dari kapal Titanic– ”ditahan” di tengah terusan Suez. Yakni di Danau Pahit yang sangat besar. Ever Given terdeteksi lagi buang jangkar di situ. Disway pun melakukan tracing di mana posisi Ever Given saat ini: ya, lagi buang sauh di tengah danau itu.

Letak danau itu sendiri sekitar satu jam perjalanan kapal Ever Given dari tempat kecelakaan di bagian paling sempit Terusan Suez. Di situlah bagian depan kapal tertancap di lumpur di tepi timur terusan. Sedang buritannya tertancap di lumpur keras di tepi barat. Posisi kapal sepanjang 400 meter itu pun melintang diagonal mengangkangi terusan yang lebarnya 200 meter.

Terusan Suez pun buntu. Kebetulan bagian ini memang belum diperlebar. Yakni sejak dari mulut selatan (dekat kota kecil Suez) sampai Danau Pahit. Di bagian ini kapal-kapal besar harus berjalan hanya 8 knot/jam. Padahal kecepatan Ever Given 24 knot/jam.

Persoalannya: rekaman di sistem kapal itu menyebutkan bahwa saat kejadian di fajar tanggal 23 Maret 2021 itu Ever Given berjalan pada kecepatan 13 knot/jam.

Dengan kecepatan seperti itu kapal memang sulit dihentikan mendadak. Kapal bukanlah mobil yang bisa direm secara spontan –yang sampai menimbulkan suara berdenyit itu. Ever Given pun bisa direm. Tapi dengan kecepatan seperti itu dia baru bisa berhenti tiga kilometer di depan sana. Kalau diukur dengan waktu kapal itu baru bisa berhenti 4 menit setelah direm.

Seandainya pun kapten kapal Ever Given memerintahkan pengereman, kapal pun tidak akan bisa menghindar dari kejadian itu. Tepian Timur Terusan Suez bukan 3 kilometer di depan, tapi hanya kurang dari 100 meter.

Dengan jarak sedekat itu, rem tidak ada gunanya. Apalagi memang tidak ada rem di sebuah kapal. Yang ada adalah baling-baling. Yang kalau diputar ke kanan kapal bergerak maju. Kalau diputar ke kiri kapal bergerak mundur. Atau sebaliknya?

Yang disebut rem kapal adalah mengubah arah baling-baling. Tapi harus ada instruksi dari kapten kapal di anjungan atas ke kepala kamar mesin di perut bawah kapal. Lewat sistem komunikasi antar mereka.

Baling-baling kapal Ever Given sendiri tak terbayangkan: panjang bilah baling-balingnya 9,6 meter. Ada enam bilah. Yang harus mengaduk air laut untuk bergerak maju atau mundur.

Mungkin, pagi itu –seandainya pun ada instruksi kapten untuk membalik arah baling-baling –kapal sudah keburu menabrak tepian sebelum arah baling-balingnya sempat diubah.

Yang serbabesar memang lebih sulit dikendalikan: termasuk kepala besar –eh, besar kepala. (*)

JNE Gratiskan Biaya Pengiriman Bantuan ke NTT dan Bantu Renovasi 5 Tempat Ibadah

JNE ikut peduli dengan membantu renovasi 5 tempat ibadah di NTT.
BANTUAN. JNE ikut peduli dengan membantu renovasi 5 tempat ibadah di NTT.

MAGELANGEKSPRES.JAKARTA –Indonesia kembali mendapatkan ujian dengan berbagai bencana alam di beberapa wilayah di Indonesia, yang mengakibatkan kerusakan baik infrastruktur hingga menyebabkan korban jiwa. Saat ini bencana terjadi di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan jumlah korban meninggal 128 orang serta 8424 warga terpaksa mengungsi akibat cuaca ekstrem siklon Tropis Seroja.
Peristiwa ini menggugah JNE untuk turut berkontribusi dalam memberikan bantuan, sesuai dengan kapabilitas yang dimiliki, melalui Program JNE Peduli Bencana NTT. Pada program ini JNE memberikan kemudahan pengiriman barang-barang bantuan untuk korban bencana NTT dengan mengratiskan biaya kirim. Adapun ketentuan pengiriman bantuan tersebut, yaitu:  berat kiriman maksimal 10 kg per kiriman, maksimal 5 kiriman per pengirim, tidak berlaku untuk pengiriman makanan basah, mudah busuk, cairan dan pakaian. Pengiriman bantuan bencana alam ini dapat disalurkan melalui Posko Bencana Kantor Cabang Utama JNE Kupang ( tidak dapat dikirim ke alamat pribadi ). Program ini berlaku mulai 8-22 April 2021 di seluruh Kantor Cabang Utama JNE di Indonesia.
Eri Palgunadi, VP of Marketing JNE, mengatakan, “Program JNE Peduli Bencana merupakan wujud komitmen JNE untuk terus berkontribusi dalam memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, sesuai dengan semangat “Connecting Happiness” yang menjadi tagline JNE. Harapannya melalui program ini dapat meringankan saudara-saudara kita yang saat ini menjadi korban bencana di NTT.”
Sejak bencana melanda sebagain wilayah Nusa Tenggara Timur, JNE Kupang langsung bergerak untuk memberikan bantuan kepada masyarakat. Salah satunya adalah memberikan bantuan bagi lima tempat ibadah di berbagai wilayah terdampak. Diantaranya adalah   Gereja Katedral Kristus Raja, Gereja GMIT Talitakumi, Gereja GMIT Galed, Masjid Nurul Hidayah, dan Masjid Al Muttaqien. Kelima tempat ibadah ini berada di daerah Kupang.
Sementara itu Ketua Perhimpunan Tionghoa (INTI) Jawa Tengah, Gouw Andy Siswanto menyampaikan apreasiasi kepada JNE atas kepeduliannya terhadap masyarakat yang terkena musibah. Pada Kamis 8/4 pihaknya mengirimkan bantuan berupa masker dan kebutuhan pokok bagi anggota INTI di Lembata Nusa Tenggara Timur.”Salah satu anggota kami bahkan rumahnya hancur sehingga kami tergerak untuk turut meringankan beban sesama anggota INTI” ujar Andy.
Eri menambahkan bahwa bantuan akan terus berlanjut mengingat kondisi korban yang masih memprihatinkan di beberapa wilayah Provinsi NTT. “Jalinan yang baik, dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak dan lembaga-lembaga lainnya akan sangat membantu dalam penyaluran bantuan dengan cepat untuk para korban yang tekena dampak bencana alam saat ini”, pungkasnya. (rls)

Ramadan Jadi Extra Faedah dengan Smartfren Extra Unlimited Malam Full Speed

Smartfren menghadirkan rangkaian kegiatan #RamadanExtraFaedah mengisi bulan penuh berkah ini dengan kegiatan positif, kreatif, sekaligus membuka peluang untuk banyak orang.
Smartfren menghadirkan rangkaian kegiatan #RamadanExtraFaedah mengisi bulan penuh berkah ini dengan kegiatan positif, kreatif, sekaligus membuka peluang untuk banyak orang. Konferensi pers rangkaian kegiatan ini dilakukan secara virtual oleh Roberto Saputra, Chief Brand Officer; Anya Geraldine, Artist/Influencer; Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren; Arief Muhammad, Content Creator; Hana Madness, Visual Artist; Firdaus Juli, CMO & Co-Founder Benih Baik; dan Dedy Kurniawan, Founder Koolatuffa, di Jakarta,

MAGELANGEKSPRES.Jakarta, 7 April 2021 – Seiring memasuki bulan Ramadan 1442 H, Smartfren kembali menghadirkan Extra Unlimited Malam Full Speed guna mendukung berbagai kegiatan positif dan penuh faedah di kala sahur. Melengkapi manfaat tersebut, Smartfren juga turut menghadirkan rangkaian kegiatan bertajuk #RamadanExtraFaedah yang memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan konten berfaedah dan menginspirasi kebaikan. Harapannya manfaat dan inisiatif tersebut dapat mendukung generasi muda dan para kreator muda Indonesia mewujudkan Ramadan yang lebih berfaedah, positif, serta membuka peluang bagi masyarakat sekitar.
Smartfren sangat mengerti kebutuhan pelanggan setianya di bulan Ramadan kali ini, di mana sahur adalah momen paling ditunggu ketika memulai puasa. Karena itu Smartfren memberikan Extra Unlimited Malam Full Speed untuk membuat aktivitas sahur semakin Extra dan berfaedah. Semua pelanggan Smartfren paket Unlimited dan Kuota Nonstop bisa menikmati manfaat ini setiap hari mulai jam 01.00 – 05.00 WIB. Extra Unlimited Malam Full Speed ini didapatkan secara gratis, sekaligus menambah manfaat yang sudah didapatkan sebelumnya, yaitu bisa digunakan untuk internetan 24 jam di semua aplikasi, di mana saja, dan kapan saja di jaringan 100% 4G LTE.
Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren mengatakan, “Pandemi COVID-19 yang masih berlangsung bukanlah halangan untuk menjalani Ramadan dengan penuh makna. Ada banyak hal positif dan berfaedah yang bisa kita lakukan bersama dengan memanfaatkan teknologi. Smartfren bersama Arief Muhammad dan Anya Geraldine mengajak anak-anak muda untuk menyebarkan kebaikan dengan menciptakan konten-konten berfaedah di media sosial, serta ikut mendukung kokreasi dengan seniman visual Hana Madness dan produsen fesyen lokal Koolastuffa yang mengeluarkan merchandise khusus Ramadan berupa Kemeja Koko dan Scarf. Hasilnya akan disalurkan melalui Yayasan Benih Baik Indonesia dan akan digunakan untuk mendukung UMKM milik para penyandang disabilitas, memberikan peralatan pendukung penyandang disabilitas, serta mendukung pembangunan rumah baca. Harapan kami, Ramadan kali ini jadi lebih berfaedah dan penuh berkah serta dapat memacu kreativitas sekaligus membuka berbagai peluang baru bagi masyarakat Indonesia.”
Selain itu, pelanggan Smartfren mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan hadiah berlimpah melalui program Rejeki WOW Treasure Hunt. Smartfren menyediakan total hadiah hingga miliaran rupiah mulai dari bonus pulsa, smartphone, laptop, motor, tabungan ratusan juta, hingga hadiah utama berupa mobil.
Masih belum cukup? Di bulan Ramadan ini, Smartfren juga mengajak pelanggan untuk semakin berfaedah dengan Ngonten Extra Faedah. Semua memiliki kesempatan memenangkan hadiah menarik setiap minggunya, seperti Sepeda Limited Edition, Sony Playstation 5, iPhone 12, kamera mirrorless, laptop, dan masih banyak lagi. Info lengkapnya bisa dicek melalui www.smartfren.com/extrafaedah. Caranya sangat mudah yaitu dengan membuat konten berfaedah, baik dalam bentuk video maupun foto, dan mengunggahnya ke media sosial dengan mention @smartfrenworld, tag dua teman, dan cantumkan tanda pagar #RamadanExtraFaedah dan #UnlimitedBisaSemua.

“Tidak perlu lagi menunggu! Ayo gunakan Smartfren Unlimited, buat konten penuh faedah, sebarkan lewat media sosialmu dan jalani Ramadan yang Extra Faedah untuk dirimu dan banyak orang lain,” tutup Djoko Tata Ibrahim. (Rilis)