Belum Rekam Data, Siswa Disabilitas Kota Magelang Dilayani di Sekolah

Belum Rekam Data, Siswa Disabilitas Kota Magelang Dilayani di Sekolah
JEMPUT BOLA. Kepala Disdukcapil Kota Magelang, Larsita dan jajarannya terlibat langsung saat melakukan perekaman di beberapa SLB, belum lama ini. Foto : wiwid arif/magelang ekspres

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG TENGAH – Semenjak kasus Covid-19 melandai, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang kembali mengaktifkan upaya jemput bola layanan administrasi kependudukan. Melalui salah satu inovasinya, perekaman e-KTP bagi warga penyandang disabilitas, lansia, dan pelajar berusia 17 tahun, akan didatangi petugas Disdukcapil.

Kepala Disdukcapil Kota Magelang, Larsita mengatakan, pihaknya merasa perlu melanjutkan layanan jemput bola perekaman e-KTP saat ini karena situasi Covid-19 yang kian terkendali.

”Petugas secara mobile akan mendatangi rumah penduduk lansia, yang sudah sepuh, atau mungkin sakit. Kemudian juga para penyandang disabilitas dan para pelajar yang sebentar lagi berusia 17 tahun,” katanya, Selasa (24/5).

Pengaktifkan kembali usaha jemput bola tersebut, lanjut dia, sudah digelar usai libur dan cuti Lebaran lalu. Hasilnya, masyarakat sangat antusias menerima kedatangan petugas Disdukcapil.

”Selain e-KTP kita juga melayani rekaman Kartu Identitas Anak (KIA). Kita datangi sekolah-sekolah dasar yang ada di Kota Magelang. Jadi, tidak menunggu mereka datang ke kantor, tapi kami yang jemput bola,” ujarnya.

Larsita menjelaskan, khusus perekaman e-KTP dan KIA bagi penyandang disabilitas pihaknya menjalin kerja sama dengan seluruh Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Magelang.

”Kami bekerja sama dengan SLB Negeri Kota Magelang, perekaman dilaksanakan pada 17 Mei, SLB B YPPALB tanggal 19 Mei, SLB C YPPALB 19 Mei, dan Sekolah Autisme Bina Aggita pada Senin, 23 Mei 2022,” jelasnya.

Selain penyandang disabilitas, Disdukcapil Kota Magelang juga melakukan aksi jemput bola terhadap lansia, warga yang tengah sakit, dan pelajar di sekolah yang sebentar lagi berusia 17 tahun. Khusus bagi pelajar usia 17 tahun, keping e-KTP akan diserahkan bersamaan dengan ucapan selamat ulang tahun.

”Strategi ini kami lakukan dalam rangka memberikan edukasi dan sosialisasi kepada seluruh masyarakat tentang pentingnya dokumen administrasi kependudukan itu,” ucapnya.

Mantan Kepala BPKAD Kota Magelang itu menambahkan, kegiatan jemput bola perekaman ini merupakan upaya Disdukcapil dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat dengan mendatangi langsung ke rumah-rumah untuk memberikan pelayanan.

”Jadi masyarakat tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil untuk mendapatkan layanan, kami yang akan datang langsung,” katanya.

Pihaknya meminta masyarakat untuk menghubungi langsung Disdukcapil agar mendatangkan layanan mobile bagi yang tidak memungkinkan untuk datang ke kantor Disdukcapil, seperti warga usia lanjut, sakit keras, dan disabilitas.

”Petugas kami tetap sigap melaksanakan kegiatan perekaman KTP dengan semangat melayani sepenuh hati,” pungkasnya. (wid)