Belasan Pegawai Terpapar Covid-19, Kantor Dindukcapil Temanggung Tutup Sementara

TUTUP. Salah seorang warga terpaksa harus pulang karena pelayanan di Dindukcapil tutup sementara. (Foto:setyo wuwuh/temanggung Ekspres)
TUTUP. Salah seorang warga terpaksa harus pulang karena pelayanan di Dindukcapil tutup sementara. (Foto:setyo wuwuh/temanggung Ekspres)

MAGELANGEKSPRES.COM, TEMANGGUNG – Layanan tatap muka di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Temanggung dihentikan sementara waktu, menyusul belasan pegawainya dinyatakan positif Covid-19.

“Untuk sementara waktu ini layanan langsung di kantor kita tutup dulu, tapi untuk layanan online tetap bisa dilayani,” kata Kepala Dindukcapil Temanggung, Bagus Pinuntun, Jumat (25/6).

Ia menjelaskan, awal mula kasus Covid-19 ditemukan di kantor Dindukcapil yakni saat petugas kesehatan melakukan tracing terhadap pegawai, karena sebelumnya ada salah satu pegawai yang positif Covid-19.

Setelah tracing atau pelacakan, kemudian petugas kesehatan dari Satgas Penanganan Covid-19 melakukan swab tes (tes usap) kepada 64 pegawai yang pernah kontak langsung dengan pegawai yang positif tersebut.

“Ternyata setelah dilakukan swab tes, keluar hasilnya ada belasan pegawai yang tertular,” jelasnya.

Menindaklanjuti itu, pihaknya berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19, untuk menentukan langkah ke depan.

Hasilnya kata Bagus, kantor yang berada di Jalan Pahlawan Temanggung itu memutuskan untuk menutup sementara layanan di kantor. Penutupan dilakukan pada 25 Juni-2 Juli 2021.

Menurutnya, langkah ini dilakukan menekan penyebaran dan penularan kasus Covid-19, terutama di lingkungan kantor Dindukcapil Temanggung.

Adapun pelayanan daring Dindukcapil dapat diakses melalui Temanggung Gandem POL (android), dan website http://dindukcapil.temanggungkab.go.id.

“Pelayanan tetap kami lakukan, meskipun dengan sistem daring. Masyarakat saat ini sudah mulai mengikuti perkembangan zaman, jadi sistem pelayanan daring sudah mulai dipahami,” ujarnya.

Chandra salah satu warga Kecamatan Kaloran mengaku, tidak mengetahui jika kantor Dindukcapil Temanggung ditutup, sehingga dirinya datang langsung ke kantor.

“Saya belum baca pengumumannya, jadi kecelik,” tuturnya.

Namun demikian dirinya mengaku tidak kecewa karena memang saat ini pelayanan bisa dilakukan dengan online. “Tidak masalah, ini juga demi kebaikan dan kesehatan masyarakat, layanan bisa saya lakukan lewat online,” tutupnya. (set)

Artikel Menarik Lainnya :  Mantan Ketua Forgut Temanggung Dilantik Sebagai Anggota DPRD Temanggung