Bekali Ilmu dan Ketrampilan, Unimma Latih Driver Ambulance Desa Se Kecamatan Bandongan

PELATIHAN. Unimma membekali pelatihan para driver ambulance desa se Kecamatan Bandongan, kerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Bandongan, RSUD Tidar dan Polres Magelang Kota
PELATIHAN. Unimma membekali pelatihan para driver ambulance desa se Kecamatan Bandongan, kerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Bandongan, RSUD Tidar dan Polres Magelang Kota

KABUPATEN MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Setiap desa di Kabupaten Magelang telah memiliki ambulance, termasuk 14 desa di Kecamatan Bandongan. Latar belakang pengalaman dan pendidikan driver ambulance yang bervariatif, tentunya bisa memunculkan resiko atau dampak yang tak diinginkan tatkala mereka bertugas.

Hal itu yang menginisiasi Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) untuk membekali para driver ambulance dengan sejumlah ketrampilan yang harus dimiliki saat mereka bertugas menolong pasein atau korban. Diantaranya, terkait peraturan lalulintas saat di jalanan, evakuasi hingga ketrampilan bantuan hidup dasar untuk korban yang sedang ditangani.

Pelatihan driver ambulance ini terselenggara atas kerjasama Unimma, Pemerintah Kecamatan Bandongan, RSUD Tidar dan Polres Magelang Kota. Kegiatan ini disambut baik oleh Camat Bandongan Suroto,S.Sos. . Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis 13 Januari 2022 lalu. Sebelumnya kelompok PPMT tersebut melakukan persiapan sejak Desember 2021.

Kegiatan ini melibatkan narasumber yang kompeten di bidangnya, antara lain Aipda Modriq Saefudayan dari Satlantas Magelang Kota yang memberikan materi tentang keselamatan lalulintas bagi ambulance. Indro dari tim ambulance RSUD Tidar menyampaikan materi mengenai teknis saat di jalan dan juga teknis memperlakukan pasien. Pada kesempatan tersebut Ns. Sodiq Kamal, M.Sc. dan Tomi serta seluruh Tim Unimma menyampaikan materi evakuasi dan bantuan hidup dasar.

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan driver dari 12 desa di Kecamatan Bandongan. Suluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap materi yang diberikan oleh para narasumber. Kegiatan kali ini tidak hanya berisi paparan materi tapi juga diisi dengan diskusi kelompok, pemberian buku saku ambulance dan panduan bantuan hidup dasar berupa stiker yang ditempel di kaca ambulance.

Selain itu, para peserta mendapatkan sertifikat sebagai bukti bahwa yang bersangkutan telah selesai mengikuti pelatihan driver ambulance. “Kegiatan peningkatan keterampilan driver ambulance yang dilaksanakan oleh Unimma di Kecamatan Bandongan memang sangat bagus karena driver ambulance desa merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat.

Pelatihan dan pembekalan kepada driver ambulance se Kecamatan Bandongan khususnya memang sangat penting dan tepat sasaran, karena dari situlah para driver mendapat ilmu baik cara mengemudikan ambulance maupun ilmu dalam memberikan bantuan hidup dasar (BHD),” ujar Safak saat diminta memberikan kesan kegiatan.

Pimpinan Unimma memberikan kesempatan kepada Kecamatan lain, yang hendak melakukan pelatihan yang sama bagi driver ambulance di wilayahnya, untuk menghubungi Fikes Unimma di Kampus 2 Mertoyudan Magelang. (rls/adv)