Beberapa Titik di Borobudur Rawan Tanah Longsor

Beberapa Titik di Borobudur Rawan Tanah Longsor
LONGSOR. Jajaran Kodim 0705/Magelang, Koramil 19/Borobudur membantu evakuasi material longsoran dirumah warga yang terdampak bencana tersebut.

BOROBUDUR – Personel Koramil 19 Borobudur membantu warga Dusun Gunung Mujil Desa Kebonsari yang tempat tinggalnya terdampak longsor, Minggu (24/3). Longsor terjadi setelah wilayah Borobudur diguyur hujan cukup lama di hari Jumat hingga Sabtu.

Wilayah Kecamatan Borobudur ada beberapa titik longsor diantaranya adalah di Dusun Gunung Mujil Desa Kebonsari dan Dusun Secang Desa Giritengah. Selain itu juga ditemukan ada tanah bergerak di wilayah Desa Ngadiharjo.

Longsor yang terjadi di Dusun Gunung Mujil Desa Kebonsari menimpa rumah bagian dapur milik Muhjazin. Beruntung tidak menimbulkan korban jiwa, namun bangunan dapur tersebut mengalami kerusakan.

Dengan kejadian tersebut, warga setempat beserta anggota Koramil dan relawan melaksanakan kerja bakti guna mengkondisikan dampak bencana tersebut. TNI  bersama warga masyarakat bahu-membahu menyingkirkan dan membersihkan material longsor di titik terdampak tanah longsor.

Personel gabungan TNI dan warga masyarakat berusaha semaksimal mungkin membersihkan timbunan tanah, dengan cara membersihkan tanah yang ada di jalan setapak dengan menggunakan alat manual secara bergotong-royong.

Saat dimintai keterangan, Danramil Borobudur Kapten Arm Sutikno, S.H menyampaikan bahwa kontur tanah di beberapa titik di wilayah Kecamatan Borobudur tidak stabil sehingga sangat rawan terkena bencana longsor. Ia juga sering menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada di musim penghujan karena curah hujan yang cukup tinggi sering mengakibatkan bencana longsor.

”Di beberapa titik, kontur tanah di Kecamatan Borobudur  masuk kategori labil, membuat daerah ini menjadi daerah rawan tanah longsor. Saya sering menghimbau warga untuk selalu waspada longsor jika terjadi curah hujan yang cukup tinggi,” ucap Kapten Arm Sutikno, S.H.

Danramil juga menekankan kepada seluruh Babinsanya untuk senantiasa kontrol di lapangan secara terus menerus dan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan ormas kemanusiaan yang ada.(cha)