Barista Purbalingga Gondol Piala ‘Muncar V60 Fun Brewing’

KOMPETISI. Sejumlah barista sedang berkompetisi dalam ajang kompetisi kopi V60 di Desa Muncar di Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung, 

MAGELANGEKSPRES.TEMANGGUNG – Puluhan barista dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, mengikuti kompetisi kopi V60 di Desa Muncar di Kecamatan Gemawang Kabupaten Temanggung, Minggu (11/04). Barista dari Purbalingga berhasil menggondol tropi juara satu kompetisi bertajuk “Muncar V60 Fun Brewing” ini.

Ketua Pelaksana Muncar V60 Fun Brewing, Anggi Riandita Kumandhani mengatakan, kompetisi menguji kemampuan para peserta dalam menyeduh kopi, utamanya dengan metode V60 yang merupakan salah satu cara penyajian kopi dengan proses penyeduhan manual tanpa menggunakan bantuan mesin.

Kompetisi diikuti oleh 36 barista dari berbagai latar pegiat kopi, mulai dari pengusaha kopi maupun Independen yang datang dari daerah Semarang, Rembang, Cilacap, serta Temanggung dan sekitarnya termasuk Magelang dan Banjarnegara.

“Kami menyelenggarakan kegiatan ini untuk menjalin hubungan yang bagus untuk pelaku (kopi) dari hulu hingga hilir di mana ke depan dapat terjalin hubungan yang baik, sehingga ke depan dapat meningkatkan usaha kopi di Temanggung,” katanya.

Adapun juri dalam kompetisi manual brew ini antara lain adalah Q Arabica Grader Judge Nanda Arseno, Haryo Kyrniawan DAV Coffee Roostery, Faqih Ragil Nugroho dan Afrianta Mars Radendra dari Ngunjuk Coffee, dan Iyun dari Bina Sejahtera Coffee. Mereka menilai hasil kopi yang dibuat peserta dari mulai aroma kopi, aftertaste, balance, hingga flavor.

“Untuk Sindoro-Sumbing kami sudah melaksanakan lomba sebanyak dua kali, namun untuk lomba yang diadakan di desa, dan menggunakan kopi Robusta baru kali ini,” katanya.

Baca Juga
PWP Batasi Pengunjung Padusan

Sementara dalam pembukaan kegiatan, Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo mengatakan, adanya kegiatan ini selain untuk lebih mengenalkan kopi Temanggung juga diharapkan dapat mengenalkan Desa Muncar sebagai destinasi wisata unggulan.

Artikel Menarik Lainnya :  2.500 Siswa Miskin di Temanggung Terima BSM Rp950 Juta

“Kami berharap peserta kompetisi ini dapat menjadi duta kopi Temanggung, selain itu juga dapat mengenalkan potensi wisata Desa Muncar kepada masyarakat di kabupaten lain,” kata pria nomor dua di Temanggung ini.

Lanjut dia, jika pandemi telah berakhir tidak menutup kemungkinan acara serupa akan digelar dalam skala kabupaten, dan tentunya dengan peserta yang lebih banyak.

“Ini inisiatif yang sangat bagus dari pegiat kopi di sini, sayang diadakan di kondisi pandemi sehingga pesertanya terbatas, jika ini tidak dalam masa pandemi pasti pesertanya akan lebih banyak,” tandasnya.

Dalam akhir kegiatan juara 1 diraih oleh Arif Mugio, Barista independen dari Kabupaten Purbalingga yang mengalahkan Barista Temanggung, Edi Prasetya dari Kopi Jembatan Kaloran di pertandingan Final.

“Saya sangat bahagia baru pertama kali juara I dalam kompetisi ini, hanya sudah terbiasa saja sih tidak ada persiapan khusus,” ungkap Arif. (set)