Banyak yang Terpapar Covid-19. Gedung DPR RI  Senayan Lokcdwon Kunker Stop Dulu…

Banyak yang Terpapar Covid-19. Gedung DPR RI  Senayan Lokcdwon Kunker Stop Dulu...
Gendung Parlemen RI
JAKARTA, MAGELANGEKSPRES.COM – Paska 9 anggota DPR RI dinyatakan positif dan 80 pegawai terpapar Covid-19, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI memberlakukan lockdown dan untuk lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI diberlakukan work from home (WFH) dan work from official (WFO) 50 persen.
Sekretariat Jenderal DPR RI Indra Iskandar kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/2) menerangkan, surat edaran terkait bahwa maksimal WFH dan WFO itu 50 persen sudah disampaikan pada tanggal 26 Januari. Kemudian untuk jam kerja juga begitu, kita batasi sampai pukul 15.30 di hari biasa dan Jumat sampai jam 15.00 WIB,” ujarnya.
Indra menuturkan, sejak (24/1) lalu, Ketua DPR RI Puan Maharani sudah meminta semua alat kelengkapan dewan dan semua kegiatan di lingkungan komplek DPR RI dikendalikan. Ini dalam rangka memitigasi penularan Covid-19 dan varian Omicron yang meningkat belakangan ini.
Seiring melonjaknya kasus positif Covid-19 di lingkungan DPR RI, kegiatan kunjungan kerja (kunker) bagi anggota dewan akan diberhentikan untuk sementara waktu. “Berkaitan dengan kegiatan kunker kunker oleh pimpinan DPR juga akan diperketat, bahkan sementara akan dilakukan stop dulu tapi itu akan disampaikan di Bamus terdekat. Jadi ini bagian dari pengendalian semua kegiatan dewan,” ujarnya.
Indra menuturkan, sejak (24/1) lalu, Ketua DPR RI Puan Maharani sudah meminta semua alat kelengkapan dewan (AKD) dan semua kegiatan di lingkungan komplek DPR RI untuk dikendalikan. Ini dalam rangka memitigasi penularan Covid-19 dan varian omicron yang meningkat belakangan ini.”Ya, 24 Januari lalu Pimpinan DPR Ibu Ketua sudah memberikan arahan mengingatkan untuk disampaikan kepada semua Kelengkapan Dewan bahwa mekanisme kegiatan di DPR agar dikendalikan,” kata Indra Iskandar. (rmol/me)