Bank Sampah Terbanyak di Magelang

    Bank Sampah Terbanyak di Magelang
    PENGHARGAAN. Pj Sekda Kabupaten Magelang, Kepala DLH Kabupaten Magelang dan perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, berfoto bersama 12 penggiat lingkungan hidup yang menerima penghargaan.

    //Wilayah Jawa Tengah//

    MUNGKID – Keberadaan bank sampah di Kabupaten Magelang, terbanyak di Jawa Tengah. Demikian ditandaskan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tri Agung Sucahyono dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus Halal Bihalal bagi keluarga besar DLH Kabupaten Magelang, Rabu (26/6), di GOR Gemilang.

    “Kelompok bank sampah di Kabupaten Magelang ini merupakan terbesar di Jawa Tengah. Ada 600 lebih kelompok bank sampah. Target tahun 2020 adalah 1.000 kelompok bank sampah yang peduli dengan lingkungan,” ucap Tria Agung.

    Dalam kegiatan yang turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, PJ Sekda Kabupaten Magelang dan pegawai DLH Kabupaten Magelang, menambahkan, pihaknya juga akan menggencarkan program kampung iklim di setiap desa, dimana hal tersebut sesuai dengan intruksi Bupati no 199 tentang Proklim.

    “Program kampung iklim (Proklim) di setiap desa, dengan demikian masyarakat di tingkat desa peduli dengan lingkungan, seperti menjaga mata air, kebersihan lingkungan, tekan pencemaran udara, air, tanah dan sebagainya. Juga kaitannya Intruksi Bupati No 2 tahun 2019 tentang Program Kampung Iklim di tingkat kecamatan, selain di tingkat desa tentunya,” paparnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Tri Agung, juga menyampaikan Peraturan Bupati No 4 tahun 2019 tentang Bank Pohon, yang merupakan program satu-satunya di Jawa Tengah.

    “Program Bank Pohon ini luar biasa, karena seluruh pegawai ASN kalau naik pangkat, kenaikan gaji berkala, naik dari calon pegawai menjadi PNS dan lain-lain diminta untuk sedekah menyumbang minimal satu bibit pohon. Saat ini telah terkumpul 5.000 lebih bibit pohon, bagi yang membutuhkan bibit pohon untuk kegiatan sekolah, kantor atau kemasyarakatan bisa mengajukan permohonan kepada Bupati dengan tembusan ke DLH Kabupaten Magelang,” ungkap Tri Agung.

    Artikel Menarik Lainnya :  Melongok Gerak Kereta Api Menerobos Pandemi

    Dikatakan, program DLH lainnya, seperti sekolah adi wiyata dan desa biopori penyerapan air hujan.

    Sementara mewakili Bupati Magelang, Zaenal Arifin, Pj Sekda Kabupaten Magelang Drs Adi Wariyanto, menyampaikan, terimakasih kepada masyarakat yang peduli kontribusi terhadap lingkungan hidup di Kabupaten Magelang.

    “Mari kita jaga bersama-sama lingkungan kita agar dapat mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Termasuk kreatifitas masyarakat mengolah sampah melalui bank sampah terus dikembangkan agar berdampak kesejahteraan bagi masyarakat,” papar Adi.

    Pj Sekda Adi Wariyanto juga menyerahkan tropi dan penghargaan terkait Kalpataru dan Program Kampung Iklim kepada 12 orang penggiat lingkungan hidup di Kabupaten Magelang.(cha)