Bangkitkan Ekonomi Umat, MWCNU Wonosobo Buka Pujasera

KANTOR. Bertepatan dengan harlah NU ke 95, Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan Wonosobo meresmikan kantor, rest area dan pujasera

MAGELANGEKSPRES.COM,WONOSOBO– Bertepatan dengan harlah NU ke-95, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Wonosobo meresmikan kantor, rest area dan pujasera. Pembukaan tersebut sebagai bagian dari upaya membangkitkan ekonomi umat. Utamanya jamiyah Nahdlatul Ulama (NU).

“Kantor MWCNU tidak sekadar menjadi kantor biasa, tapi menjadi kantor yang memberdayakan umat, melalui berbagai kegiatan termasuk kegiatan usaha atau ekonomi,” ungkap Ketua Tanfidziyah MWCNU Wonosobo, KH Abdurahman Efendi, kemarin.

Hadir dalam acara pembukaan kantor MWCNU Wonosobo, Bupati Eko Purnomo, Bupati Wonosobo terpilih Afif Nurhidayat, Ketua PWNU Jateng  KH Muzammil, Ketua PCNU Wonosobo KH Ngarifin Siddiq dan jajaran Forkompimca Wonosobo.

Menurutnya, Kantor MWCNU yang berada di Jalan KH Abdurrahman Wahid, Bugangan Kalianget itu, menyatu dengan warung komplit  murah NU, pujasera serta rest area, dibangun warga NU Kecamatan Wonosobo dan simpatisan dengan total anggaran mencapai Rp8 miliar.

“Total dari tanah hingga bangunan sudah mencapai Rp8 miliar. Semua dari partisipasi warga NU, termasuk dari pengumpulan koin NU, hingga saat ini belum ada bantuan dari pemerintah daerah,” imbuhnya.

Pihaknya berharap, setelah diresmikan, warga NU di Kecamatan Wonosobo bisa membantu pengembangan usaha dengan membeli dan meramaikan lokasi pujasera. Sebab untuk penggunaan tempat pertemuan atau ballroom bagi kegiatan warga NU akan digratiskan.

“Mari ramaikan kegiatan NU serta bangkitkan ekonomi umat dengan berbelanja di warung murah NU dan pujasera MWCNU,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Wonosobo KH Ngarifin Siddiq mengemukakan total sudah ada 5 MWCNU di Kabupaten Wonosobo yang membuka usaha dalam bentuk warung kelontong  atau minimarket.

“Kreativitas MWCNU kota memang beda, untuk usaha retail yang dirintis ini sudah ke 5. Ini menjadi hal menarik karena  mengikuti perkembangan zaman,” katanya.

Artikel Menarik Lainnya :  Bank Wonosobo Raih 3 Penghargaan Top BUMD Awards 2021

Menurutnya, pembangunan ekonomi warga NU harus menjadi kesadaran bersama, maka pengelolaan harus istiqomah. Sebab kemajuan selalu akan diukur melalui peningkatan ekonomi. Warga NU tidak hanya membangun afkhar tapi juga tujjar

“Saya berharap kepada warga NU utamakan usaha sendiri. Kalau ada warung milik sendiri kenapa beli di tempat lain,” katanya.

Sedangkan Ketua PWNU Jateng KH. Muzammil meminta kepada pengurus MWCNU Wonosobo untuk secara konsisten menjaga usaha yang sedang dijalankan. Tidak harus dimulai dari yang besar, tapi merintis dari yang kecil.

“Harus istiqomah dan ikhlas, dimulai dari yang kecil. Jangan berfikir menyaingi yang besar. Dirintis dengan manajemen yang baik, pasti barokah,” katanya. (gus)