Bagi Takjil Hasil Panenan, Inilah Cara Unik Dilakukan Petani Temanggung

Para petani muda asal Kabupaten Temanggung tengah membagi-bagikan takjil berupa hasil panenan mereka kepada pengendara yang melintasi seputaran Taman Pancasila.(Foto: rizal ifan chanaris.)
Para petani muda asal Kabupaten Temanggung tengah membagi-bagikan takjil berupa hasil panenan mereka kepada pengendara yang melintasi seputaran Taman Pancasila.(Foto: rizal ifan chanaris.)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM Bulan Ramadan kerap dimanfaatkan seseorang sebagai momentum untuk berbagi terhadap sesama lantaran menjadi salah satu amalan utama bagi umat muslim. Seperti yang diperlihatkan oleh para petani muda asal Kabupaten Temanggung.

Yakni Kelompok Tani Muda Sejahtera asal Desa Kataan Kecamatan Ngadirejo. Dalam kesempatan tersebut, mereka melakukan bakti sosial dengan cara unik. Yakni membagikan sedikitnya 1.500 paket sayuran segar hasil panenan kepada para pengguna jalan di Tugu Pancasila, Selasa (19/4) sore.

Menurut Ketua Kelompok Tani Muda Sejahtera, Anton Budiyono, paket-paket sayuran segar yang mereka bagikan antara lain berisi cabai, sayur-mayur, bawang merah, bawang putih, serta tomat.

“Ramadan adalah momentum spesial untuk kami beramal. Meski hanya berisi sayuran segar hasil panen kami anggota kelompok, namun inilah bentuk kepedulian kami yang diharapkan mampu bermanfaat bagi orang lain,” ujarnya.

Paket sayuran dipilih, lanjutnya, lantaran panenan mereka yang kini tengah berlimpah. Meski dianggap barang biasa bagi para petani, akan tetapi sayuran sangat berharga bagi mereka yang tidak memiliki pekerjaan sebagai penggarap sawah maupun perkebunan.

“Bagi kami yang tinggal di wilayah mayoritas berprofesi sebagai petani, sayur merupakan barang yang biasa dan mudah ditemukan. Namun bagi masyarakat biasa, sayur sangatlah berharga karena memang menjadi salah satu kebutuhan dalam pemenuhan makanan bergizi. Maka dari itu, kami bagikan paket sayur agar membantu masyarakat lain. Ini menjadi yang pertama dan akan terus kami gelar,” urainya.

Risma, salah seorang warga yang tengah melintas mengaku sangat simpati dengan upaya sosial kelompok tani tersebut. Kendati tengah diguyur hujan, namun hal itu tak menyurutkan animo mereka untuk berbagi.

Menurutnya, kegiatan bagi-bagi sayuran seperti ini sangat bermanfaat di tengah bulan Ramadan tahun ini. Terlebih harga sejumlah kebutuhan tengah melambung di pasaran.
“Jelas sangat membantu warga masyarakat yang tinggal di perkotaan seperti kami, dimana perkebunan sayur adalah sesuatu yang langka. Harus beli di pasar atau pedagang sayur,” akunya. (riz)