Azis Disebut Punya 8 Kenalan di KPK yang Mengamankan Perkara, Inilah Sikap KPK..

Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin
Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

JAKARTA,MAGELANGEKSPRES.COM – Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin disebut memiliki kenalan delapan orang di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bertugas mengamankan perkara. Hal itu terungkap dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungbalai Yusmada.

BAP tersebut dibacakan jaksa dalam persidangan kasus dugaan suap penanganan perkara dengan terdakwa mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur Husain di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (4/10). BAP itu berisi percakapan antara Yusmada dan Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M Syahrial.”BAP Nomor 19, paragraf 2, saudara menerangkan bahwa M. Syahrial mengatakan dirinya bisa kenal dengan Robin karena dibantu dengan Azis Syamsuddin Wakil Ketua DPR RI karena dipertemukan di rumah Azis di Jakarta. M. Syahrial juga mengatakan bahwa Azis punya delapan orang di KPK yang bisa digerakkan oleh Azis untuk kepentingan Azis, OTT, atau amankan perkara. Salah satunya Robin,” ujar kata jaksa membacakan BAP.

Jaksa lantas mencecar maksud dalam BAP tersebut, terutama terkait dengan tujuan mengamankan perkara.

“Perkara apa?” tanya jaksa.

“Enggak ada disampaikan,” jawab Yusmada yang dihadirkan sebagai saksi.

Yusmada menerangkan informasi tersebut keluar dari mulut Syahrial. Ia mengaku tidak mendalami lebih lanjut.

“Cuma ngomong untuk kepentingan Azis Syamsuddin aja?” lanjut jaksa.

“Iya Pak,” jawab Yusmada.

Adapun Stepanus bersama Maskur didakwa menerima hadiah atau janji berupa uang dengan jumlah keseluruhan Rp11.025.077.000 dan USD36 ribu.

Total uang itu diterima Stepanus dan Maskur dari beberapa pihak terkait dengan lima perkara korupsi yang ditangani KPK. Satu di antaranya dari Azis Syamsuddin.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal menelusuri fakta di persidangan kasus dugaan suap penanganan perkara dengan terdakwa mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur Husain. Termasuk ihwal pernyataan saksi yang menyebut mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin memiliki kenalan delapan orang di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mampu digerakkan untuk kepentingan pribadinya mau pun mengamankan perkara.

Artikel Menarik Lainnya :  Bupati Probolinggo dan Suaminya jadi Tersangka Gratifikasi dan TPPU, Ini Alasan KPK...

“Kami memastikan setiap fakta sidang tentu akan dikroscek ulang dengan keterangan saksi lain ataupun terdakwa,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (4/10).

Ali mengatakan pendalaman akan dilakukan dengan mencari barang bukti dan pemanggilan saksi. Keterangan satu orang dinilai lemah untuk menyimpulkan dugaan itu.

Pendalaman juga akan dilakukan dengan mendalami fakta persidangan. KPK menegaskan tidak akan memandang bulu jika benar ada orang yang bisa digerakkan oleh Azis di dalam markasnya.

“Harapannya tentu pada akhir sidang dapat disimpulkan adanya fakta-fakta hukum sehingga dakwaan jaksa dapat terbukti dan perkara dapat dikembangkan lebih lanjut,” ujar Ali.(riz/fin)