Awalnya Nervous, Namun Dinda Bisa Persembahkan Perunggu

Awalnya Nervous, Namun Dinda Bisa Persembahkan Perunggu
Wabup Temanggung, Heri Ibnu Wibowo didampingi Ketua KONI Kabupaten Temanggung, Tomy Eko Kartiko saat menerima Dinda Puteri Lestari, salah seorang atlet peraih medali perunggu SEA Games asal Kabupaten Temanggung dari Cabor Tae Kwon Do di rumah dinasnya, Jumat (27/05/2022) siang. Foto: rizal ifan chanaris.

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Tinta emas berhasil ditorehkan Dinda Puteri Lestari (21) asal Desa Krajan, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung. Pasalnya, gadis berstatus sebagai mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang ini berhasil membawa pulang medali perunggu di kejuaraan internasional SEA Games 2022 Vietnam dari cabang olahraga Tae Kwon Do.

Turun di kelas 62 kilogram, cita-citanya meraih medali emas harus kandas usai dikalahkan lawannya yang tak lain adalah atlet asal Thailand.

“Saya kebetulan di babak awal dapat bye, kemudian di babak selanjutnya harus kalah saat bertanding melawan Thailand pada SEA Games Vietnam kemarin,” akunya saat diterima Wakil Bupati Temanggung di rumah dinasnya, Jumat (27/05/2022).

Di balik prestasi gemilangnya mengharumkan nama bangsa, ia mengaku ada sebuah cerita menarik. Awalnya selama satu tahun berada di Pelatnas, dirinya digadang-gadang turun di kelas 73 kg, namun jelang pelaksanaan SEA Games, ia justru diminta untuk terjun bertarung di kelas 62 kg.

“Saya harus menurunkan berat badan hingga 11 kilogram selama satu bulan sebelum dikirim ke arena SEA Games. Jadi saat Pelatnas dan pertandingan sebenarnya beda. Tapi saya bersyukur karena menjadi satu-satunya wakil Indonesia di kelas ini dan masih dapat medali,” kenangnya.

Dinda mengaku, kegagalan meraih medali emas sendiri dikarenakan faktor utama masalah mental dan juga beban pribadi yang ia usung. Terlebih, ini menjadi kesempatan pertamanya turun salam even internasional terbesar se-Asia Tenggara itu.

“Dalam hati kecil dan pikiran saya saat bertanding hanyalah medali emas dan emas untuk mengharumkan nama bangsa. Jadi itu malah menyebabkan tekanan bagi diri saya sendiri, belum bisa sepenuhnya bermain lepas. Apalagi saya baru pertama kali berlaga di kejuaraan SEA Games. Namun saya berjanji akan lebih maksimal lagi di ajang-ajang internasional lain terdekat seperti di Korea dan Turki,” ungkap atlet wanita yang sudah makan asam garam di berbagai kejuaraan tingkat nasional seperti PON dan Porprov itu.

Melihat prestasi mentereng atlet daerahnya, Wakil Bupati Temanggung, Heri Ibnu Wibowo mengaku sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap Dinda.

Pasalnya, tidak semua generasi muda memperoleh kesempatan emas mewakili Indonesia dalam kontingen yang terjun dalam kejuaraan olahraga sebesar SEA Games.

“Luar biasa, kami atas nama Pemkab Temanggung memberikan apresiasi sangat tinggi. Terima kasih pula terhadap seluruh jajaran terkait sehingga bisa mengharumkan nama daerah bahkan bangsa Indonesia di tingkat internasional. Dari ratusan juta penduduk, Dinda lah yang terpilih bahkan dibuktikan dengan raihan medali,” akunya.

Pihaknya berharap agar ke depan muncul atlet-atlet lain dari berbagai cabor yang dapat meneruskan jejak membawa nama harum bangsa di even tingkat internasional.

“Ke depan semoga semakin giat berlatih agar dari segi fisik, mental, dan jam terbang mendukungnya untuk meraih prestasi lebih tinggi. Bukan tak mungkin medali emas Olimpiade mendatang. Jelas ini jadi pelecut yang lain untuk bersaing mencapai prestasi tertinggi,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Temanggung, Tomy Eko Kartiko mengaku cukup terharu dengan capaian tersebut mengingat Dinda menjadi satu-satunya atlet asal Kabupaten Temanggung yang terjun pada SEA Games 2022 dan langsung membawa pulang medali.

“Tidak apa-apa medali perunggu, ke depan apabila terpilih lagi menjadi kontingen Indonesia di ajang-ajang internasional lain, Olimpiade misalnya, emas berhasil kita raih. Tentu butuh kerja keras dan ritme latihan yang lebih keras. Terima kasih telah mengharumkan nama Temanggung,” pungkasnya. (riz)