Antrean Pengendara di SPBU Mengular hingga Jalan Protokol

ANTRE BBM. Antrean pengendara mengular di SPBU Sunegaran Kecamatan Purworejo akibat isu kenaikan harga BBM.
ANTRE BBM. Antrean pengendara mengular di SPBU Sunegaran Kecamatan Purworejo akibat isu kenaikan harga BBM.

PURWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dikabarkan akan naik. Dampaknya, antrean pengendara mengular di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Purworejo, Rabu (31/8).

Antrean cukup panjang antara lain terlihat di SPBU Jalan WR Supratman No. 183, Cangkrep Lor, Kecamatan Purworejo. Puluhan pengendara sepeda motor dan mobil berjajar hingga pintu masuk SPBU.

Kondisi serupa juga tampak di SPBU Suronegaran. Bahkan, antrean kendaraan memanjang hingga memakan bahu jalan dan mengakibatkan pengguna jalan terganggu.

Pengawas SPBU Cangkreplor, Tjahyo Birat Wisnu Wardana, menyebut peningkatan jumlah pembeli BBM di SPBU tersebut sudah terjadi sejak 2 hari kemarin.

Seiring dengan isu kenaikan harga BBM yang semakin santer, banyak masyarakat rela mengantre demi membeli BBM sebelum mengalami kenaikan harga.

“Kita amati sejak dua hari ini sudah ada peningkatan terutama sepeda motor, sudah ada lonjakan antrean,” sebutnya saat dikonfirmasi di lokasi SPBU setempat.

Menurut Tjahyo, terkait dengan wacana kenaikan harga BBM, pihaknya masih menunggu arahan sekaligus pemberitahuan secara resmi dari pusat.

Namun, akibat melonjaknya tingkat permintaan permbeli, pihaknya juga sempat kehabisan stok BBM karena pasokan sempat tersendat.

“Kemarin sempat tersendat karena proses kiriman, tapi Alhamdulillah kiriman BBM cepat datang dan kembali normal,” katanya.

Guna mengantisipasi kekurangan stok BBM, Tjahyo juga sudah melakukan permintaan stok tambahan BBM. Dalam sehari saja, SPBU ini dapat menghabiskan 16 kiloliter dan saat ini sedang mengajukan penambahan sebanyak 8 kiloliter.

“Yang biasanya 16 kiloliter saya tambah 8 kiloliter totalnya yang saya ajukan sebanyak 24 kiloliter,” ungkapnya.

Lebih lanjut pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar tidak panic buying menghadapi isu kenaikan harga BBM.

“Jangan panik lah, kenaikan BBM itu kan wajar,” tandasnya. (top)