Antisipasi Lonjakan Sampah selama Lebaran, Inilah yang Dilakukan DPRKPLH Temanggung

Antisipasi Lonjakan Sampah selama Lebaran, Inilah yang Dilakukan DPRKPLH Temanggung
Beginilah suasana di TPA Sanggrahan di Kecamatan Kranggan yang tak lain merupakan lokasi akhir sampah dari seluruh penjuru Kabupaten Temanggung bermuara. Foto: rizal ifan chanaris.

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Selama memasuki rangkaian libur panjang perayaan hari raya Idul Fitri atau Lebaran mendatang, diprediksi jumlah volume sampah yang terkumpul di Kabupaten Temanggung melonjak hingga hampir dua kali lipat dibanding hari biasanya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Temanggung, Hendra Sumaryana, Selasa (26/4).

Menurutnya, selama libur lebaran mendatang, volume sampah yang masuk ke TPA Sanggrahan di Kecamatan Kranggan diprediksi mencapai 200 hingga 230 ton per harinya. Jumlah ini meningkat dibanding hari biasa yang rata-rata sekitar 120 ton saja per hari.

“Kami memprediksi akan ada lonjakan volume sampah yang masuk ke TPA Sanggrahan hingga dua kali lipat. Oleh karenanya, kami akan senantiasa melakukan berbagai langkah antisipatif,” ujarnya.

Hendra menyebut, langkah-langkah antisipatif yang dimaksud antara lain menginspeksi terkait kesiapan petugas, sarana dan prasarana, peralatan, hingga lokasi pemprosesan akhir di TPA Sanggrahan.

Selain itu, pihaknya juga akan menyiapkan sekitar 112 hingga 130 personel petugas lengkap dengan 30 unit armada pengangkut yang akan melakukan siaga atau lembur selama pelaksanaan libur Lebaran kali ini.

Bukan tanpa alasan, pasalnya pada Lebaran tahun ini diprediksi jumlah pemudik yang masuk Kabupaten Temanggung mencapai 800 ribu sampai 1 juta orang. Berdasar indeks atau perhitungan, masing-masing dari mereka diperkirakan menghasilkan sampah mencapai 0,6 kilogram per harinya.

“Petugas mulai pesapon jalanan, pengumpul sampah, dan bagian pengolahan akan kami siagakan termasuk sejak malam Takbir sehingga pelaksanaan ibadah Salat Ied dapat berjalan lancar dan lingkungan sekitar tempat ibadah juga bersih,” tukasnya. (riz)