Alhamdulillah! Kasus Kematian Covid-19 di Kota Magelang Turun Drastis, DLH Tarik Petugas Perbantuan Pemakaman

TURUN. Pemakaman dengan protap Covid-19 di Kota Magelang turun drastis di bulan September. (foto : wiwid arif/magelang ekspres)
TURUN. Pemakaman dengan protap Covid-19 di Kota Magelang turun drastis di bulan September. (foto : wiwid arif/magelang ekspres)

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Magelang terus menurun. Hal ini ditujukkan jumlah pemakaman dengan protap Covid-19 hanya 8 kasus selama September 2021.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, puncak tertinggi pemakaman protap Covid-19 terjadi di bulan Juli. Saat itu, pemakaman khusus Covid-19 di TPU Giriloyo mencapai 170 jenazah.

Jumlah itu bahkan menjadi yang terbanyak selama pandemi melanda di Kota Magelang. Pada Januari 2021 terdapat 29 kasus pemakaman protap Covid-19, Februari 7 kasus, Maret 5 kasus, April 6 kasus, Mei 6 kasus, dan Juni tiba-tiba mengalami lonjakan 45 kasus.

Kemudian pada bulan Agustus, jumlah kematian pun menurun menjadi 26 kasus. Sedangkan September tercatat ada 8 kasus pemakaman protap Covid-19.

Kabid Pengelola Penerangan Jalan Umum dan Pemakaman DLH Kota Magelang Yetty Setiyaningsih mengatakan, turunnya kasus membuat pihaknya menarik lagi petugas perbantuan pekamaman di TPU Giriloyo.

“Saat bulan Juli memang petugas pemakaman dari kami sudah kewalahan, sehingga dapat perbantuan dari bidang lain,” kata Yetty.

Selama proses pemakaman protap Covid-19, kata Yetty, pihaknya tidak merekrut relawan. Tenaga tersebut berasal dari antar seksi dan bidang di DLH Kota Magelang.

”Jadi kita manfaatkan tenaga satu bidang, saling silang. Tenaga taman kita manfaatkan, termasuk dari seksi dan bidang lainnya sehingga totalnya ada 24 orang. Sekarang karena sudah turun, tenaga itu kami tarik kembali, tersisa 18 orang yang merupakan tenaga pemakaman reguler,” jelasnya.

Saat alih tugas tenaga taman menjadi tenaga pemakaman tersebut, kata Yetty, juga diberikan penghargaan kepada mereka. Setiap bulan, para petugas pemakaman ini mendapatkan insentif, vitamin, dan alat pelindung diri (APD) lengkap.

”Alhamdulillah, tidak ada tenaga pemakaman yang terpapar Covid-19,” ungkapnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Walikota Magelang Dukung dan Support DPD KNPI Kota Magelang

Yetty menuturkan bahwa sampai saat ini TPU Giriloyo tidak melayani pemakaman Covid-19 yang berasal dari luar Kota Magelang. Sedangkan tempat pemakaman cadangan tidak akan diperluas jika kondisi di Kota Magelang konsisten stabil seperti sekarang.

“Doa dan harapan kita semua agar kasus tidak meningkat lagi. Saya berharap, menurunnya kasus ini bisa menjadi motivasi masyarakat untuk semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya.

Dia menyebutkan, sampai saat ini, jumlah pemakaman menggunakan protap Covid-19 dari Januari-September mencapai 302 kasus. (wid)