Akmil dan Akpol Bersinergi Cegah Covid-19, Sepakat Terapkan Protokol Kesehatan Taruna

PROTOKOL KESEHATAN. Gubernur Akademi Militer Brigjend TNI Totok Imam Santoso didampingi Gubernur Akpol Irjend POL Suroto sepakat menerapkan protokol kesehatan di lembaga pendidikan masing-masing untuk mencegah penularan virus corona.
PROTOKOL KESEHATAN. Gubernur Akademi Militer Brigjend TNI Totok Imam Santoso didampingi Gubernur Akpol Irjend POL Suroto sepakat menerapkan protokol kesehatan di lembaga pendidikan masing-masing untuk mencegah penularan virus corona.

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG  – Akademi Militer (Akmil) Magelang menerapkan protokol kesehatan secara ketat di semua satuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan lembaga pendidikan militer Angkatan Darat ini.

Gubernur Akmil Brigjen TNI Totok Imam Santoso mengatakan protokol kesehatan diterapkan di semua aspek, baik di barak-barak taruna dan di asrama tempat tinggal organik Akmil maupun Resimen Chandradimuka.

Ia menjelaskan, diwajibkan semua taruna/taruni maupun organik Akmil untuk memakai masker dalam setiap kegiatan, termasuk mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer setiap akan masuk ruangan.

“Tempat cuci tangan tersebut disediakan di barak-barak, kelas, perkantoran, tempat ibadah bahkan di tiap-tiap rumah di asrama serta memasang imbauan di tiap-tiap sudut jalan,” katanya saat menerima kunjungan pejabat utama Akademi Kepolisian (Akpol) yang dipimpin oleh Gubernur Akpol Irjen Pol Suroto, Sabtu (22/8).

Selain itu, katanya, memberikan istirahat yang cukup bagi taruna/taruni. Kemudian, internet wifi Akmil pun dimatikan mulai pukul 21.00 WIB. Untuk makan para taruna sengaja dibungkus dus/kotak diantar ke barak-barak dengan menggunakan sendok pribadi.

“Tidak ada junior yang menghadap ke senior saat jam istirahat malam dengan mengaktifkan perwira pengawas dari pejabat distribusi Akmil selain pengawas dari pengasuh resimen taruna,” jelasnya.

Baca juga
Mahasiswa Unhan Ikuti Diksarmil di Akmil Selama Sebulan

Kemudian para taruna/taruni juga diwajibkan melakukan olahraga yang seimbang. Mereka setiap hari diminta berlari 3.200 dan berjemur untuk menambah imun tubuh.

Totok menyampaikan dalam pembelajaran taruna menggunakan jaringan E-learning laptop masing-masing. Saat pelajaran taruna harus berjarak minimal 1,5 meter sehingga tidak ada kontak langsung dengan taruna.

“Waktu ibadah ke masjid harus menggunakan masker dan sajadah masing-masing. Bila lupa untuk membawa sajadah taruna dilarang masuk masjid atau shalat di barak sesuai protokol kesehatan,” tandasnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Polisi Ungkap Identitas Orang Meninggal di Garasi Bakpia Kencana. Korban Ternyata Memiliki Riwayat Asma

Sementara itu, Gubernur Akpol menyampaikan terima kasih atas diterimanya rombongan mereka di Akademi Militer. Menurutnya, sasaran dari silaturahmi ini, yakni Akpol ingin bersinergi dengan Akmil khususnya dalam rangka bersama mencegah penyebaran Covid-19.

“Dengan harapan dapat mengeluarkan output hasil didik yang semakin baik dan menghasilkan TNI/Polisi yang profesional, cerdas, dan berkarakter,” katanya. (wid)