Air Saluran Irigasi Meluap, Satu Rumah Jebol

Air Saluran Irigasi Meluap, Satu Rumah JeboL
JEBOL - Banjir yang dipicu oleh hujan lebat dengan intensitas tinggi, mengakibatkan  satu rumah di RT 1/ RW 1 Desa Tegalsari Kecamatan Garung  alami kerusakan

WONOSOBO –   Banjir yang dipicu hujan lebat dengan intensitas tinggi, mengakibatkan  satu rumah di RT 1/ RW 1 Desa Tegalsari Kecamatan Garung alami kerusakan. Banjir berasal dari air saluran irigasi yang melintas di pemukiman meluap kemudian masuk ke areal  pemukiman.

Camat Garung, Supriyadi mengemukakan, jebolnya tembok rumah milik  warga karena tergerus air dari luapan irigasi. Pemicunya hujan besar dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama. Tidak ada korban jiwa dalam peritiwa itu.

“Ini dampak dari hujan besar yang mengakibatkan debit saluran irigasi meluap dan masuk ke pemukiman warga. Lalu menggerus salah satu tembok milik warga dan ambrol,” katanya.

Pihaknya mengaku pemerintahan desa sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan langkah antisipasi dengan bergotong royong membersihkan saluran air di pemukiman. Pasalnya meluapnya air ke pemukiman karena adanya ketersumbetan saluran.

“Air dari saluran  tersumbat marerial kayu dan sampah. Jadi antisipasi dengan  gotong royong membersihkan  saluran. Sebab, belakang masih muncul curah hujan tinggi,” ujarnya.

Pihaknya mengaku cukup apresiasi dengan kesiagapan relawan bencana bersama aparat TNI dan Polri yang dengan cepat membantu warga tegalsari rumahnya rusak akibat banjir.

Sementara itu, Danramil  Garung Kapten Inf Sutarto mengingatkan kepada warga  tentang pentingnya menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan. Ini terbukti akibat saluran irigrasi tersumbat mengakibatkan banjir yang menimbulkan korban materi. Agar hal ini tidak terjadi lagi maka semua untuk peduli terhadap lingkungan di sekitarnya.

“Kami minta warga peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ini penting agar kejadian serupa tidak terjadi di kemudian hari,” katanya.

Menurtunya, TNI pada prinsipnya siap membantu warga untuk bergotong royong membersihkan saluran air. Sebab, salah satunya tugas  personil membantu kepentingan masyrakat  umum. Kegiatan ini juga merupakan wujud mendekatkan diri dengan masyarakat agar kemanunggalan TNI bersama rakyat dapat terwujud dan terjalin lebih erat lagi.

“Karya bakti ini juga merupakan salah satu bagian dari pembinaan teritorial (binter) untuk membangun solidaritas yang kokoh antara TNI dengan seluruh  komponen masyarakat,” pungkasnya. (gus)