95 Orang di Kabupaten Magelang Daftar SKPP Bawaslu RI

PENDAFTARAN. Bawaslu Kabupaten Magelang buka pendaftaran Program Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP).
PENDAFTARAN. Bawaslu Kabupaten Magelang buka pendaftaran Program Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP).

MAGELANGEKSPRES.COM,MAGELANG – Peminat Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Bawaslu Republik Indonesia disambut animo tinggi masyarakat Kabupaten Magelang. Tercatat 95 peserta mendaftar SKPP selama lima hari pendaftaran.

Program SKPP ini akan dilaksanakan pada bulan Juni hingga Oktober 2021. Pendaftaran dibuka antara tanggal 24 Mei hingga 28 Mei 2021. Sekolah SKPP untuk membumikan nilai pengawasan di seluruh Tanah Air termasuk Magelang.

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang Habib Shaleh mengungkapkan tingginya jumlah pendaftar ini menunjukkan besarnya minat masyarakat Magelang  memperdalam pengetahuan kepemiluan lewat program SKPP Bawaslu.

Disebutkan Habib sebenarnya jumlah peminat mencapai ratusan, namun mereka terkendala aturan dan ketentuan pendaftaran SKPP yang ketat. Masyarakat Magelang sangat antusias dengan berbagai program dan kegiatan Bawaslu.

Menurut Habib setelah dilakukan verifikasi administrasi (vermin) awal sebanyak delapan peserta dinyatakan gugur atau tidak memenuhi syarat (TMS). Kemudian sebanyak 87 pendaftar dinyatakan memenuhi syarat (MS)  seleksi Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) Bawaslu Republik Indonesia.

“Setelah dilakukan seleksi administrasi dari 95 pendaftar terdapat 8 orang yang tidak memenuhi syarat. 3 orang karena  data ganda, 4 orang karena umur yang tidak memenuhi syarat serta 1 orang lagi karena domisili tidak memenuhi syarat,” ucap Habib.

Sementara, Penanggung jawab SKKP Bawaslu Kabupaten Magelang Danang Joyo menjelaskan para pendaftar berasal dari 20 kecamatan di Kabupaten Magelang.

Yaitu lima orang dari Kecamatan Bandongan, dua orang dari Kecamatan Borobudur, satu orang Kecamatan Candimulyo, dua orang Kecamatan Dukun, tujuh orang dari Kecamatan Grabag, tujuh orang dari Kecamatan Kajoran, lima orang dari Kecamatan Kaliangkrik, dan delapan orang dari Kecamatan Mertoyudan.

Kemudian empat orang dari Kecamatan Mungkid, tujuh orang dari Kecamatan Muntilan, dua orang dari Kecamatan Ngablak, empat orang dari Kecamatan Ngluwar, satu orang dari Kecamatan Pakis, empat orang dari Kecamatan SalaPan, satu orang dari Kecamatan Sawangan, 10 orang dari Kecamatan Secang, tiga orang dari Kecamatan Srumbung, enam orang dari Kecamatan Tegalrejo, delapan orang dari Kecamatan Tegalrejo, dan empat orang dari Kecamatan Windusari.

Artikel Menarik Lainnya :  Tanpa harus Datang ke Kantor, BPJS Kesehatan Magelang Tingkatkan Layanan Online

Memurut Danang para  peserta akan mengikuti seleksi lebih lanjut dari Bawaslu Republik Indonesia. “Kami mengucapkan terima kasih atas animo masyarakat Magelang yang sangat tinggi,” kata Danang.(cha)