9 Perusahaan Terbaik di Jateng Raih Penghargaan Siddhakarya

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyerahkan penghargaan pada 9 perusahaan terbaik di Jawa Tengah
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyerahkan penghargaan pada 9 perusahaan terbaik di Jawa Tengah

SEMARANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam memberikan penghargaan Siddhakarya kepada sembilan perusahaan di Jawa Tengah. Penghargaan tersebut diberikan atas prestasi yang dicapai oleh perusahaan. Diharapkan itu menjadi inspirasi perusahaan kecil, menengah, dan besar lain untuk menghasilkan produk berkualitas.

“Kita selalu memberikan penghargaan kepada perusahaan kecil, menengah, besar yang punya prestasi. Penghargaan ini selalu memunculkan juara-juara yang kita harapkan bisa menginspirasi perusahaan lain untuk ikutan.

Ya kualitasnya, manajemennya, pengelolaan kualitas produk, serta manajemen perusahaan dan sumber daya manusia yang bekerja,” kata Ganjar usai menyerahkan penghargaan Siddhakarya di MG Setos, Kota Semarang, Rabu (31/8/2022).

Ganjar mengatakan, perusahaan-perusahaan yang menerima penghargaan itu telah membuktikan bahwa selama ini sudah berjuang untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Misalnya usaha kecil asal Purworejo yang memproduksi minyak goreng kelapa atau pure coconut oil (PCO).

Meskipun tergolong usaha kecil, CV Tiga Putri berhasil memanajemen bahan berupa kelapa dengan baik sehingga menghasilkan banyak produk dengan banyak keuntungan.

” Tadi contoh usaha kecil dari Purworejo yang membuat PCO. Ternyata satu kelapa itu ia bisa memanajemen sejak dari awal. Dengan harga bahan satu kelapa sekitar Rp3.500-Rp4.000, ternyata kalau potongan batoknya bagus itu bisa dibuat kerajinan.

Terus kemudian ampasnya mengahasilkan banyak sekali produk turunan. Tapi produk utamanya minyak goreng, mahal ini. Ampasnya bisa jadi ketek, kayak bungkil gitu. Terus bisa jadi arang, bisa jadi bahan dasar lilin,” jelasnya.

Contoh usaha kecil lain yang mendapatkan juara 1 adalah PT Savana Antik asal Rembang. Perusahaan ini memproduksi furniture skala kecil. Limbah furniture itu kemudian dimanfaatkan dengan dibuat aksesoris dinding dan dekorasi rumah.

“Ada juga kayu yang sebenarnya usaha skala kecil tapi punya pabrik di luar negeri. Ada furniture, kayu limbahnya ia pakai untuk dibuat aksesoris dinding. Itu bagus. Ini produk-produk yang bisa menginspirasi orang. Kadang-kadang dari apa yang ada di sekitar kita bisa punya nilai tambah. Itu mendapatkan penilaian dari Disnakertrans,” kata Ganjar.

Untuk kategori usaha menengah, juara satu diberikan kepada CV Sinar Jaya Plasindo dengan usaha produksi plastik berbahan nabati yang ramah lingkungan. Juara kedua diberikan kepada PT Bio Takara, Purwokerto Selatan, Banyumas, dengan usaha pemasok produk kecantikan. Juara ketiga diberikan kepada PT Setia Nusantara, Jiken, Blora, yang memproduksi kriket.

Sementara untuk kategori usaha besar diraih oleh perusahaan yang sudah memiliki brand ternama yaitu PT Sido Muncul, PT Pura Barutama, dan PT Selalu Cinta Indonesia. Menurut Ganjar, tiga perusahaan besar tersebut terbukti telah memiliki produk berkualitas yang sudah tembus pasar internasional.

“Ini dari DPRD juga hadir. Bisa menyaksikan sehingga kebijakan kita bisa disinkronkan. Kalau ada masyarakat seperti itu kami dari pemerintah dan DPRD bisa mengambil keputusan, mana yang kemudian kita berikan bantuan, dampingan, dan mungkin akses-akses yang lain sehingga bisa berkembang,” kata Ganjar.(hms/riz)