80 Persen Guru di Temanggung Sudah Divaksin Covid-19

VAKSIN. Salah seorang guru di SMK N 1 Temanggung sedang disuntik vaksin COVID-19 beberapa waktu lalu. (Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)
VAKSIN. Salah seorang guru di SMK N 1 Temanggung sedang disuntik vaksin COVID-19 beberapa waktu lalu. (Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

MAGELANGEKSPRES.COM, TEMANGGUNG – Sekitar 80 persen dari 12.314 guru dan tenaga pendidik di Temanggung sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Temanggung, sejumlah 11.906 guru dan tenaga pendidik yang ada di wilayah Kabupaten Temanggung, telah disuntik vaksin Covid-19.

“Kurang lebih sudah mencapai target yakni 80 persen dari jumlah keseluruhan jumlah guru dan tenaga pendidik di Temanggung,” katanya, kemarin.

Menurutnya, langkah vaksinasi terhadap guru dan tenaga pendidik ini sebagai persiapan dari rencana pelaksanaan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Selain persiapan sarpras untuk pelaksanaan PTM, vaksinasi juga sudah harus dilakukan sebelum PTM dilaksanakan,” jelasnya.

Dengan Langkah-langkah yang sudah dilakukan saat ini PTM di Temanggung sudah siap dilakukan, hanya saja untuk pelaksanaannya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

“Dengan demikian, Temanggung sudah siap melaksanakan PTM. Hanya tinggal menunggu keputusan pusat apakah akan diperbolehkan atau tidak, mengingat kenaikan angka Covid-19 belakangan ini,” ujar Wabup.

Sebelumnya, Wabup telah memantau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Dharmorini Temanggung. Di puskesmas tersebut sedianya akan divaksin 208 guru dari SD, PAUD, TK, dan pengasuh pondok pesantren. Sejauh ini proses vaksinasi tenaga pendidik terbilang lancar. Tidak didapati temuan adanya efek samping pasca vaksinasi.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Temanggung Andrie Arfianto mengatakan, PTM direncanakan akan dimulai Juli. Sebelum itu Pemkab Temanggung akan mengupayakan proses vaksinasi guru dan tenaga pendidik selesai sebelum bulan Juli. Pihaknya juga akan mengevaluasi pelaksanaan ujicoba PTM yang sudah dilakukan.

“Persiapan lainnya sudah ada sarana dan prasarana (sarpras) protokol kesehatan di tiap sekolah sejak enam bulan terakhir. Tapi juga akan kita cek lagi kesiapannya kalau ada sarpras yang rusak,” katanya. (set)

Artikel Menarik Lainnya :  Bela Petani Tembakau, Anggota DPR RI Panggah Susanto Minta Pabrikan Juga Memikirkan Nasib Petani