782 Pendaftar BPUM Tak Setor Berkas Fisik

Rr Tjandrawati Kabid Koperasi dan UMKM Dindagkop UKM Kota Pekalongan
Rr Tjandrawati Kabid Koperasi dan UMKM Dindagkop UKM Kota Pekalongan

MAGELANGEKSPRES.COM,KOTA PEKALONGAN – Hingga batas akhir pendaftaran Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) Tahun 2021 pada Jumat (23/4/2021), Dinas Perdagangan, Koperasi (Dindagkop) dan UKM Kota Pekalongan telah 3.063 berkas pendaftaran para pelaku usaha.

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, Rr Tjandrawati, menjelaskan sebenarnya jumlah pelaku usaha yang telah mendaftar melalui online sebanyak 3.845 pendaftar. Namun sampai batas akhir hanya 3.063 pendaftar yang menyerahkan kelengkapan berkas fisik ke Dindagkop UKM Kota Pekalongan.

Pengiriman berkas fisik tersebut menjadi syarat pendaftaran BUMP, maksimal satu hari setelah mendaftar secara online. “Sisanya yang 782 pendaftar tidak mengirimkan berkas,” ungkap Tjandrawati, Senin (26/4/2021).

Ditambahkan Tjandrawati, selanjutnya berkas pendaftaran BUMP 2021 tersebut akan diseleksi lebih lanjut. Adapun pencairannya menjadi kewenangan Kementerian Koperasi dan UKM.

“Setelah semua persyaratan dipenuhi, kami akan meneruskan pengajuan tersebut ke pemerintah pusat untuk selanjutnya akan diverifikasi,” jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah telah membuka pendaftaran BPUM Tahun 2021 melalui online pada 12 April – 22 April 2021. Untuk Kota Pekalongan, pelaku usaha yang ingin mendapatkan bantuan tersebut harus mendaftar terlebih dahulu di link tinyurl.com/bpum21pkl, kemudian maksimal 1 hari setelah pendaftaran online pada jam kerja, pemohon atau pendaftar BPUM menyerahkan berkas fisik pendaftarannya ke Dindagkop-UKM Kota Pekalongan.

Tjandrawati menerangkan, besaran BPUM tahun 2021 ini berbeda dari tahun 2020 sebelumnya yakni sebesar Rp1,2 juta per pelaku usaha mikro. Pada BPUM tahun 2020 lalu, bantuan yang diberikan sebesar Rp2,4 juta bagi 12 juta pelaku usaha mikro se-Indonesia.

“Bagi pengajuan yang lolos verifikasi, maka BPUM akan langsung ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima melalui bank penyalur. Per pelaku usaha akan diberikan sebesar Rp1,2 juta,” imbuhnya. (way)

Artikel Menarik Lainnya :  16 Ibu Hamil Meninggal Karena Covid-19