500 Ekor Kambing PE Berbagai Kota Ikuti Kontes di Temanggung

Kontes kambing peranakan etawa di Temanggung
KONTES. Wakil Bupati Heri Ibnu Wibowo dan Ketua DPRD Yunianto, melihat kambing PE di GOR, Minggu (31/10). (Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM – Kontes kambing Peranakan Etawa (PE) di GOR Bambu Runcing Temanggung diikuti 500 ekor kambing dari berbagai berbagai kota di Jawa Tengah. Kontes ini sebagai salah satu kegiatan untuk mendongkrak minat masyarakat mengembangkan kambing PE.

Kepala Dinkopdag Kabupaten Temanggung Sri Haryanto mengatakan, di Open PE Kontes Nasional ini ada beberapa kelas A, B, C, D, dan E. Namun dalam pelaksanaan dimulai dari kelas E.

“Jurinya profesional pernah menjadi juri kontes peranakan etawa piala Presiden. Tujuan kontes ini untuk lebih mengenalkan ternak PE,” katanya, Minggu (31/10).

Ia mengatakan, kontes ini sengaja dilakukan untuk menarik dan mengembangkan minat masyarakat Temanggung terhadap kambing PE, karena wilayah Kabupaten Temanggung masuk daerah potensial untuk pengembangan PE yang memiliki nilai ekonomi menjanjikan.

“Kondisi geografis sangat mendukung, dan didukung ketersediaan pangan yang berlimpah,” terangnya.

Menurutnya, kontes ini hasil kerja sama Dinkopdag dengan CV Danenda didukung komunitas pecinta kambing PE Temanggung. Peserta kurang lebih 500, baik dari Temanggung maupun luar daerah.

Dikatakan pada kontes kali ini diikuti pula oleh kambing PE bernama ‘Mr Bejo’ asal  Jawa Timur yang sudah viral di medsos, lantaran punya nilai jual sekitar Rp1 miliar. Maka bukan tidak mungkin jika PE dikembangkan di Temanggung nanti akan muncul PE seharga Rp2,5 miliar.

Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo mengatakan, kompetisi ini untuk memotivasi para peternak di Kabupaten Temanggung, agar bisa mengembangkan peranakan etawa. Pasalnya jenis kambing ini dirasa sangat potensial untuk dikembangkan di wilayah Kabupaten Temanggung.

“Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya ‘Open PE Kontes’ tahun 2021 di Kabupaten Temanggung. Tadi disebutkan ada peserta kontes dengan nilai peranakan etawanya Rp1 miliar, ini tentunya bisa menjadi penyemangat, menjadi motivasi bagi kita semuanya masyarakat Kabupaten Temanggung, mari bersama-sama mengembangkan kambing PE. InsyaAllah kondisi lingkungan, wilayah, cukup mendukung untuk pengembangan kambing PE ini,” katanya.

Artikel Menarik Lainnya :  Ini Alasan Hasil Pertanian Kabupaten Temanggung Berpotensi Ekspor

Harapan ke depan dengan kambing yang ada bisa menambah potensi perekonomian di Kabupaten Temanggung. Jadi tidak hanya mengandalkan di sektor pertanian, tapi juga di sektor peternakan yang juga bisa dikembangkan.

Dikatakan, Wabub, selama ini di Temanggung hanya mengembangkan ternak sapi, domba, kambing biasa. Maka dengan adanya kompetisi PE, akan membuka cakrawala bagi para petani, peternak untuk mengembangkan potensi kambing peranakan etawa ini. Di sini para peternak Temanggung bisa belajar bagaimana cara mengembangkannya, memberi pakan, cara memelihara dan lain sebagainya.

Ketua DPRD Yunianto yang juga menjadi inisiator Open Kontes PE ini menuturkan, maksud lain dari kompetisi ini adalah untuk mengedukasi seluruh peternak kambing umumnya dan peranakan etawa khususnya. Supaya bisa belajar bagaimana cara memeliharanya, pemilihan bibitnya, genetiknya, cara pemasarannya, kemudian penyesuaian dengan pangsa pasarnya, termasuk trend kompetisi. (set)