40 Pembina Pramuka Mahir Dikukuhkan

Empat puluh pembina Pramuka Gudep dilantik dan dikukuhkan sebagai Pembina Pramuka Mahir di Sanggar Bakti Pramuka Purworejo, kemarin. (Foto: eko)
DIKUKUHKAN. Empat puluh pembina Pramuka Gudep dilantik dan dikukuhkan sebagai Pembina Pramuka Mahir di Sanggar Bakti Pramuka Purworejo, kemarin. (Foto: eko)

PUWOREJO, MAGELANGEKSPRES.COM – Sebanyak 40 pembina Pramuka Gugus Depan dilantik dan dikukuhkan sebagai Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan Golongan Penggalang. Prosesi pelantikan dan pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua Kwarcab Purworejo, Drs Pram Prasetya Achmad MM, di Sanggar Bakti Pramuka Purworejo, Rabu (10/11).

Ada yang berbeda dalam upacara pengukuhan dan pelantikan. Usai dikukuhkan, ke-40 peserta itu dikalungi selendang mahir oleh suami/istri masing-masing peserta. Hadir dalam kesempatan itu antara lain Waka Bimuda Soekoso DM SPd, Waka Binawasa Dra Titik Mintarsih MPd,  Kepala Pusdilatcab Kuntari Watini SPd MPd, dan sejumlah pengurus.

“Ini merupakan simbol pembina yang mampu menjaga kode kehormatan, yakni Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka,” kata Titik Mintarsih.

Menurutnya, Pembina Mahir adalah pembina profesional yang mengetahui persis kebutuhan peserta didik serta mengetahui persis bagaimana menerapkan sistem among dan mengetahui persis mewujudkan gugus depannya. Pembina profesional harus mengamalkan kode kehormatan, yakni Dasa Dharma dan Trisatya.

“Untuk mendapatkan selendang mahir harus melalui Kursus Pembina Mahir Tingkat Lanjutan (KML), maka selendang ini sebagai tanda untuk lebih giat dalam melaksanakan kepramukaan terutama dalam mendidik anak-anak,” tandasnya.

Ketua Kwarcab Purworejo berharap, Pembina Pramuka Mahir yang telah dikukuhkan dapat segera mengimplementasikan ilmunya di gugus depan masing-masing. Terutama ilmu yang didapat selama mengikuti kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan.

Menurutnya, Pembina Pramuka Mahir dituntut memiliki tanggung jawab dalam mendidik anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Khususnya anak-anak yang akan menjadi pengisi pembangunan dan kemajuan di Kabupaten Purworejo.

“Saya percaya para Pembina Mahir mampu mengantarkan pendidikan kepramukaan untuk anak-anak didik menuju kesuksesan,” ungkap Pram.

Sementara itu, Ambalan Cabang Penggalan Iwan Kusni menjelaskan bahwa proses menjadi Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan antara lain harus mengikuti KML selama 5 hari. Kemudian mengikuti masa pengembangan selama 6 bulan, dan harus melakukan praktek di gugus depan. (top)

Artikel Menarik Lainnya :  Arung Jeram Potensi Andalan Sport Tourism di Kecamatan Loano Purworejo