32 Klub Resmi Dilantik, Askab PSSI Wonosobo Siap Gelar Liga 2 dan 3

PSSI. Ketua Umum Askab PSSI Wonosobo Wahyu Lembusuro Nugroho, saat membuka Ordinary Conggress
PSSI. Ketua Umum Askab PSSI Wonosobo Wahyu Lembusuro Nugroho, saat membuka Ordinary Conggress" atau Konggres Tahunan 2022 Askab PSSI Wonosobo, yang digelar di Aula Kecamatan Leksono.

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM Sebanyak 32 klub sepak bola yang tersebar di 15 kecamatan di Wonosobo sudah resmi dilantik dan menerima SK dari Askab PSSI Wonosobo. Dalam waktu dekat askab akan segera menggelar liga 2 dan 3.

“Nanti setelah lebaran Idul Fitri 2022, akan segera digulirkan kompetisi sepak bola Liga 2 dan Liga 3 di Wonosobo. Askab PSSI kini tengah menyiapkan secara teknis pelaksanaan kompetisi sepak bola secara resmi,” ungkap Ketua Umum Askab PSSI Wonosobo Wahyu Lembusuro Nugroho, saat membuka Ordinary Congress” atau Kongres Tahunan 2022 Askab PSSI Wonosobo, yang digelar di Aula Kecamatan Leksono.

Acara tersebut juga dihadiri Samsul Ma’arif (Wakil Ketua KONI), Harjanto (Kabid PAUD, Pendidikan Masyarakat, Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga) dan unsur Muspika Kecamatan Leksono Wonosobo.

Menurut Wahyu, saat ini Askab PSSI Wonosobo telah melakukan penyegaran dan pelantikan klub sepak bola peserta Kompetisi Liga 2 dan Liga 3. Selain itu, juga melakukan pelantikan 5 klub sepak bola di luar peserta Liga 2 dan Liga 3.

Pihaknya meminta klub sepak bola untuk menurunkan sentimen dan gengsi dalam kompetisi. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana berupaya melakukan pembinaan sepak bola usia dini.

“Jadi nanti hasilnya, klub sepak bola di Wonosobo tidak hanya membeli pemain dari luar. Tapi bisa pula menjual pemain ke klub sepak bola ke luar daerah. Punya pelatih dan wasit yang berlisensi profesional,” ujarnya.

Dijelaskan bahwa Askab PSSI Wonosobo juga akan menggelorakan pembinaan pemain sepak bola usia dini. Kegiatan tersebut untuk mencari bibit talenta muda yang dimulai dari usia dini. sehingga akan melahirkan pesepakbola yang tangguh di masa depan.

“Hasilnya memang tidak bisa dipetik saat ini. Tapi butuh waktu 2-3 tahun ke depan. Pembinaan pemain sepak bola usia dini akan melahirkan pesepakbola yang lebih profesional,” ujarnya.(gus)