290 Pemain Muda Bersaing Masuk Skuad PPSM Sakti

JERSEY. Seragam baru PPSM Sakti ditampilkan oleh model saat terakhir tampil di Stadion Moch Soebroto. (foto : dok/magelang ekspres)
JERSEY. Seragam baru PPSM Sakti ditampilkan oleh model saat terakhir tampil di Stadion Moch Soebroto. (foto : dok/magelang ekspres)

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – PPSM Sakti Magelang terus mempersiapkan diri menjelang bergulirnya Liga 3 Jawa Tengah 2021 yang akan dimulai Oktober mendatang. Dalam waktu dekat, manajemen akan berburu pemain yang akan mengisi skuad tim berjuluk Macan Tidar itu.

Pelatih PPSM Sakti Magelang, Bena Seto Windryanto mengatakan, seleksi pemain masih berlangsung. Mantan pelatih Sleman United itu menyebut ada 290 pemain yang sudah mengikuti seleksi.

“Sekarang tinggal 25 pemain. Dari 25 ini akan dikerucutkan lagi sehingga kita memiliki 23 pemain terbaik. Pemain yang diseleksi ini khusus untuk pemain muda,” kata Bena Seto, Selasa (14/9).

Pelatih bertubuh jangkung ini menuturkan, timnya membutuhkan sebanyak 28 pemain untuk mengarungi liga nanti. Jumlah ini terdiri dari 23 pemain muda dan 5 pemain senior.

“Fokus kami yaitu menentukan pemain mudanya dulu, baru ke pemain senior. Sudah saya kantongi 25 nama pemain muda. Mereka nanti akan bersaing kembali, karena pada saat latihan perdana nanti akan datang pemain-pemain baru yang saya seleksi juga,” jelasnya.

Seleksi ketat para pemain muda ini sengaja dilakukan agar dia bisa mendapat pemain muda yang terbaik. Dia berharap, dengan kematangan dan skill di atas rata-rata pemain, akan mampu membawa harapan baru bagi klub kebanggaan warga Magelang ini.

“Saya memiliki waktu yang mepet dengan stok pemain yang seadanya ini. Otomatis saya harus lebih teliti dalam memilih, tidak bisa sembarang ambil pemain, karena sangat menentukan skuat nantinya,” jelasnya.

Ia mengaku, dalam waktu dekat akan melangsungkan latihan perdana di Lapangan Demon sambil menunggu pemain baru yang akan datang. Pemain baru yang akan datang ini sebagai pembanding 25 pemain yang sudah terpilih.

Artikel Menarik Lainnya :  Humanity Food Truck ACT Bagikan 1.000 Porsi Makan Gratis di Magelang

“Kalau pemain baru yang datang nanti kualitasnya sama dengan hasil seleksi tahap pertama, otomatis saya pilih yang hasil seleksi awal. Begitu sebaliknya, pemain baru bisa saja menyingkirkan pemain yang sudah saya seleksi di awal itu,” paparnya.

Untuk pemain senior, ia mengaku sudah membahasnya dengan pihak manajemen. Kini, ia hanya menunggu hasil dari rapat manajer terkait regulasi pemain senior.

“Terus terang saya memiliki ekspektasi yang tinggi untuk pemain senior. Harapan saya pemain senior ini benar-benar yang berkualitas, karena akan menjadi contoh bagi pemain muda. Kalau kualitasnya sama dengan pemain muda, tidak akan kita pakai,” tandasnya.

Terkait alasannya mau melatih salah satu klub tertua di Indonesia ini, Bena mengaku, karena memiliki ikatan emosi yang cukup kuat. Pasalnya, ia pernah bermain untuk PPSM pada tahun 2008 yang kala itu PPSM masih di Divisi 2.

“Kala itu, saya ikut membawa PPSM naik ke Divisi 1 atau Divisi Utama. Karena itu ketika saya ditawari melatih PPSM, saya langsung menyanggupi,” ungkapnya. (wid)