29 Orang Tercatat Positif Covid-19, Satu PDP Meninggal Dunia

29 Orang Tercatat Positif Covid-19, Satu PDP Meninggal Dunia

MAGELANGEKSPRES.COM,PURWOREJO – Warga Purworejo yang positif terpapar virus Corona (Covid-19) bertambah dua orang, menjadi 29 orang. Mereka adalah bapak-anak warga Kecamatan Purworejo. Sedangkan seorang perempuan (70 tahun) warga Kecamatan Butuh yang tercatat sebagai PDP, meninggal dunia.
Hal itu disampaikan dr Darus selaku juru bicara Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam penanganan Covid-19, Selasa (28/4).  “PDP meninggal pada tanggal Senin malam dan langsung dimakamkan Selasa dini hari, dengan protokol pemakaman jenazah Covid-19, disaksikan oleh Forkopimcam dan masyarakat,’ jelasnya.
Dijelaskan bahwa PDP yang meninggal tersebut sudah diambil swab tenggorok dua kali, namun hasilya masih menunggu. “Pasien menderita radang paru atau pnemonia, trombositopenia dan anemia berat,” katanya.
Sementara itu, dua orang perangkat desa di Kecamatan Bayan, diisolasi di RSUD Tjoktowardojo. Menyusul dari hasil Rapid Diagnostic Test (RDT) mereka positif. Sebelumnya beredar kabar simpang siur, bahwa mereka diduga terpapar virus corona dari suami sekdes yang baru pulang dari Qatar karena pekerjaannya sebagai pelaut.
Namun kabar tersebut dibantah oleh Kabag Humas dan Protokol Pemkab Purworejo, Rita Purnama, yang berkomunikasi dengan Kades yang hasil rapid testnya positif. “Bu Kades dan Bu Sekdes sebelumnya memang memiliki riwayat kontak dengan Jamaah Klaster Gowa yang positif Covid-19. Mereka bertemu saat penyemprotan disinfektan di desanya,” kata Rita.

Baca Juga
Satu Keluarga di Magelang Selatan Positif Tertular Virus Corona

Rita menambaakan bahwa, dari hasil rapid test kemarin (27/4), sebanyak 10 warga salah satu desa di Kecamatan Bayan hasilnya positif. Mereka masih satu desa dengan pasien positif corona dari Klaster Gowa.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh juru bicara Covid-19 Pemkab Purworejo, dr Darus yang mengatakan bahwa kedua perangkat desa itu masuk dalam klaster Gowa. “Bu Kades rapid testnya positif sudah dievakuasi untuk isolasi di RSUD Tjokronegoro hari ini (28/4). Suami belum dirapid test dan tidak ikut dievakuasi,” terang Darus.
Sementara itu, Dirut RSUD Tjokronegoro, dr Tolkhah Amaruddin mengatakan bahwa, hingga hari ini sudah ada 44 orang tanpa gejala (OTG) yang diisolasi di RSUD tipe C tersebut. Mereka adalah OTG yang hasil rapid testnya positif dan masih menunggu hasil test swab keluar.
Sampai saat ini tercatat ada 1949 ODP, lulus 1193, dalam pemantauan 756. PDP berjumlah 34, boleh pulang 25, masih dirawat 3 dan meninggal 6. Positif covid-19 ada 29, sembuh 2, dirawat/isolasi 27. Total hasil swab negatif 37, OTG 393 dan positif rapid 112. (luk)