25 Warga Grabag Datangi Polres Magelang, Kawal Kasus Pembunuhan Pelajar

KUNJUNGAN. 25 orang perwakilan desa Baleagung mendatangi kantor Polres Magelang, meminta kasus pembunuhan warganya diusut tuntas.
KUNJUNGAN. 25 orang perwakilan desa Baleagung mendatangi kantor Polres Magelang, meminta kasus pembunuhan warganya diusut tuntas.

KABUPATEN MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Terkait dengan kasus pembunuhan siswa di Grabag Magelang, membuat sebanyak 25 orang perwakilan desa mendatangi kantor Polres Magelang, di Jalan Soekarno Hatta, Sawitan, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Selasa (9/8/2022).

Kedatangan warga Dusun Sudimoro, Desa Baleagung, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang ini merupakan bentuk dukungan moril warga desa tempat korban tinggal, serta untuk mengawal kasus pembunuhan pelajar SMP di Grabag, pada Rabu (3/8/2022). Dan pada Kamis (4/8/2022) ditemukan mayat korban di kebun kopi wilayah Kecamatan Grabag.

Perwakilan warga yang mendatangi Polres Magelang di antaranya adalah Kepala Desa, Kepala Dusun, Kepala RT dan tokoh masyarakat setempat. Warga berharap tersangka kasus pembunuhan pelajar  SMP di Grabag tersebut mendapatkan hukuman setimpal atau seberatnya-beratnya.

Kepala Desa Baleagung, Nur Muhammad Solikhin mengatakan, kedatangan perwakilan warga ke kantor Polres Magelang untuk menanyakan perihal perkembangan kasus pembunuhan pelajar SMP di Grabag tersebut.

Menanggapi kunjungan tersebut, Kapolres Magelang, AKBP Mochammad Sajarod Zakun, mengatakan pihaknya mengimbau kepada warga agar mempercayakan penanganan kasus pembunuhan pelajar SMP di Grabag ini kepada pihak kepolisian.

AKBP Sajarod berjanji akan memproses kasus pembunuhan pelajar SMP di Grabag tersebut ditangani secara transparan, sesuai prosedur, serta profesional.

“Pasrahkan penanaganan ini kepada pihak Kepolisian, bahwasannya kami berjanji untuk membuat terang menderang penanganan perkara ini sesuai dengan prosedur, secara profesional dan transparan, tidak ada yang kami tutupi,” ucap AKBP Sajarod.

Pihak Sajarod juga bersepakat dengan Pak Kades mewakili warga yang datang untuk sama-sama mengawal penangan perkara ini, apabila ada informasi-informasi baru terkait masalah perkara tersebut  segera sampaikan ke pihak Kepolisian, apa itu Polres atau Polsek, ataupun ke Kades.

Sebelumnya seorang remaja berinisial WHS (13) menjadi korban dalam kasus pembunuhan pelajar SMP di Grabag Magelang.

WSH yang menjadi korban dalam pembunuhan pelajar SMP di Grabag tersebut diketahui dibunuh oleh teman sekelasnya sendiri, yakni IA (15), yang saat ini sudah berstatus tersangka.

pembunuhan itu disebabkan oleh hilangnya sebuah handphone (HP) milik korban, saat pelajaran PAI dan praktek di masjid sekolah, HP korban ditinggal di dalam tas di kelas.

Usai melapor kepada guru, akhirnya dilakukan pengecekan pada CCTV, dan diketahui yang mencuri adalah teman korban yang berinisial IA.

Pelaku yang tidak terima kemudian mendatangi rumah korban dengan mengaku bernama Fahrudin pada hari Rabu (3/8/2022).

Adapun Korban berinisial WSH, merupakan pelajar SMP 2 Grabag Magelang, Jawa Tengah, yang baru saja satu bulan pindahan dari Jogyakarta, untuk menemani kakeknya. Saat berpamitan dengan sang kakek mereka izin untuk mengeprint tugas sekolah.(cha)