Lewis Hamilton Jadi Korban Rasisme

Usai Terlibat Insiden di F1 GP Inggris 2021, Lewis Hamilton Jadi Korban Rasisme
Usai Terlibat Insiden di F1 GP Inggris 2021, Lewis Hamilton Jadi Korban Rasisme

MAGELANGEKSPRES.COM, LONDON – Pembalap Tim Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton, mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan di media sosial. Hamilton mendapatkan serangan rasial setelah terlibat insiden dengan Max Verstappen di Formula One (F1) Grand Prix (GP) Inggris 2021.

Sebagaimana diketahui, Hamilton memang mengalami insiden dengan Verstappen di F1 GP Inggris 2021. Bahkan insiden tersebut menyebabkan Verstappen gagal menyelesaikan balapan di F1 GP Inggris 2021 dan dilarikan ke rumah sakit.

Sementara Hamilton yang disebut-sebut sebagai penyebab insiden di F1 GP Inggrsi 2021 mendapatkan penalti 10 detik. Meski terkena penalti selama 10 detik, pembalap berusia 36 tahun itu berhasil finish di posisi pertama pada Grand Prix Inggris di Sirkuti Silverstone.

Namun setelah kemenangan itu, Hamilton dihujani kritikan sekaligus pelecehan rasisme di kolom komentar akun Instagram milik Mercedess-AMG petronas. Menanggapi kejadian tersebut, pihak F1, FIA, dan tim Mercedes-AMG memberikan pernyataan bersama.

“Selama, dan setelah, Grand Prix Inggris kemarin, Lewis Hamilton menjadi sasaran beberapa contoh pelecehan rasis di media sosial setelah tabrakan yang terjadi dalam balapan,” ujar pihak F1, FIA, dan tim Mercedes, dilansir dari Japan today, Selasa (20/7/2021).

“Orang-orang ini tidak memiliki tempat dalam olahraga kami dan kami mendesak pihak berwajib untuk menindaklanjuti atas tindakan mereka yang memberi ujaran rasisme,” lanjutnya.

“Formula 1, FIA, pembalap dan tim bekerja untuk membangun olahraga yang lebih beragam dan inklusif, dan contoh penyalahgunaan online yang tidak dapat diterima harus disorot dan dihilangkan,” sambungnya.

Perlu diketahui, Hamilton merupakan pendukung gerakan Black Lives Matter. Dia juga memberikan dukungannya sepekan lalu kepada pesepakbola Inggris Bukayo Saka, Marcus Rashford, dan Jadon Sancho yang juga mendapat pelecehan rasisme usai gagal mengeksekusi penalti di final Euro 2020. (net)

Artikel Menarik Lainnya :  Bos KTM Penasaran dengan Comeback Dani Pedrosa