Kabar Duka bagi Jajaran Pemkot Magelang, Kepala Disdikbud Meninggal Dunia

Kepala Disdikbud Kota Magelang Meninggal Dunia
SALAT JENAZAH. Sejumlah ASN dan guru di Kota Magelang menggelar salat jenazah di Halaman Kantor Walikota Magelang, Selasa (20/7) malam.

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – Kabar duka datang dari dunia pendidikan di Kota Magelang. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang Agus Sujito meninggal di RSUD Tidar, Selasa (20/7) pukul 16.15 WIB.

Agus Sujito diketahui masuk rumah sakit pada Sabtu (17/7) lalu. Sehari sebelumnya dia sempat menjalani isolasi terpusat di Hotel Borobudur. Namun karena memiliki gejala diare, ia lantas dirujuk ke RSUD Tidar.

”Rabu (14/7) di kantor beliau sepertinya kurang sehat. Memang benar, beliau mengaku tidak enak badan. Lalu isolasi mandiri di rumah, sebelum akhirnya diminta untuk isolasi di Hotel Borobudur,” kata salah seorang staf Disdikbud Kota Magelang, Joko.

Saat dirawat di rumah sakit, Agus sempat mengabari staf-stafnya di Disdikbud, jika kondisinya mulai membaik. Bahkan, dia sempat mengarahkan pembagian hewan kurban dan kegiatan lain di Disdikbud melalui grup Whatsapp.

”Kami pantau terus perkembangan kesehatan beliau, dan kondisinya mulai pulih. Tapi sore harinya, saya dikabari kalau beliau meninggal dunia. Sangat kaget, karena terakhir WA (Whatsapp), katanya, kondisinya mulai sehat,” imbuhnya.

Kabar kematian Agus Sujito ini mengagetkan para guru di Kota Magelang. Pasalnya, Agus diakui sosok yang sangat menjaga protokol kesehatan. Dia juga tidak punya penyakit kronis.

”Bahkan beliau selalu mengingatkan semua staf-stafnya untuk jangan abai dan lengah sedikitpun. Harus protokol kesehatan di manapun,” tutur Joko.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang Joko Budiyono menjelaskan, pihaknya menggelar salat jenazah di kompleks Kantor Walikota Magelang. Hanya segelintir jamaah saja yang diperkenankan mengikuti.

“Memang antusiasme jamaah, terutama para guru sangat tinggi, sehingga kami terpaksa membatasi. Hanya sedikit saja yang hadir. Yang lain kami imbau supaya mendoakan dari rumah. Beliau orang baik, dan insya Allah berada di tempat yang terbaik,” katanya.

Artikel Menarik Lainnya :  180 Kabupaten Kota Masuk Zona Merah, Kasus Covid-19 Tembus 3 Juta

Salat jenazah dimulai sekira pukul 18.30 WIB di halaman Kantor Walikota Magelang dipimpin oleh Wakil Walikota Magelang, KH Mansyur. Dia meminta para jamaah untuk turut serta mendoakan, adik ipar Walikota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz, Farensa Yuda Kusuma.

”Pak Walikota saat ini sedang berada di Pemalang, karena adik iparnya juga meninggal. Untuk itu, mari kita doakan kedua almarhum. Kita juga berdoa, agar pandemi Covid-19 segera sirna dari Indonesia,” ujarnya. (wid)