Pesan Kapolres Temanggung, Tim PPKM harus Humanis dan Jangan Sakiti Masyarakat

MENUNGGU. Salah satu petugas sedang menunggu di depan gerbang Pasar Kliwon Temanggung. (Foto:setyo wuwuh/Temanggung ekspres)
MENUNGGU. Salah satu petugas sedang menunggu di depan gerbang Pasar Kliwon Temanggung. (Foto:setyo wuwuh/Temanggung ekspres)

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG – Kapolres Temanggung AKBP Burhanudin meminta agar tim penegak hukum yang melaksanakan operasi dan pengawasan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat tidak menyakiti masyarakat dan wajib mengedepankan humanis.

“Jangan sampai menyakiti masyarakat, operasi tetap dilakukan dengan cara-cara yang lebih humanis dan simpatik,” pesan Kapolres, kemarin.

Ia menegaskan, jika memang ditemukan ada petugas yang melakukan operasi dengan cara yang tidak sesuai dengan aturan, maka pihaknya akan segera mengevaluasi.

“Sanksi pasti ada, tapi sampai saat ini memang belum ditemukan petugas yang melanggar batas aturan,” katanya.

Oleh karena itu pihaknya sangat mewanti-wanti agar tim gabungan lebih mengedepankan operasi simpatik dan humanis, selama ini masyarakat sedang dalam kondisi yang diwajibkan mengikuti aturan dari pemerintah.

“Sekali lagi saya tekankan jangan sampai menyakiti masyarakat,” pesan Kapolres lagi.

Sejak awal PPKM Darurat tanggal 3 Juli lalu, operasi selalu dilakukan oleh tim gabungan dari Polres, Kodim 0706, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Pemkab Temanggung serta unsur lainnya.

“Memang sudah menjadi kewajiban untuk melakukan operasi, selama PPKM darurat ini,” katanya.

Ketika ditanya sampai saat ini apakah ada masyarakat yang melanggar aturan PPKM, Kapolres mengatakan, meskipun ada yang melanggar namun masih dalam batas toleransi.

“Melanggarnya tidak berat, paling hanya telat menutup toko atau warung selama beberapa menit saja, itu masih dalam batas toleransi,” katanya.

Ia menambahkan, masyarakat sudah semakin sadar dan memahami regulasi selama PPKM berlangsung, sehingga sebelum petugas melakukan operasi masyarakat sudah mengikuti aturan dengan menutup toko, tidak berkerumun, dan tidak keluar jika memang tidak perlu.

“Masyarakat sudah semakin sadar, alhamdulillah tidak ada kendala berarti selama PPKM,” katanya. (set)

Artikel Menarik Lainnya :  Enam Formasi CPNS Pemkab Temanggung Sepi Peminat