Bantu Anggotanya yang Terdampak Covid-19, PWI Kota Magelang Bentuk Satgas Jogo Wartawan

SATGAS. PWI Kota Magelang membentuk Satgas Jogo Wartawan sebagai gerakan psikologis membantu rekan pers yang terdampak pandemi Covid-19. (foto : IST/magelang ekspres)
SATGAS. PWI Kota Magelang membentuk Satgas Jogo Wartawan sebagai gerakan psikologis membantu rekan pers yang terdampak pandemi Covid-19. (foto : IST/magelang ekspres)

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Magelang resmi membentuk Satgas Jogo Wartawan. Mereka mulai aktif menggalang dana, dan menyalurkan donasi kepada insan pers yang terdampak pandemi Covid-19.

Namun dalam perjalannya, satgas ini tidak hanya fokus membantu awak media yang terpapar Covid-19 saja. Tapi meluas sampai kepada yang sedang isolasi mandiri (isoman), karena menunggu hasil pemeriksaan. Maupun untuk anggota yang sakit, dan tidak bisa menjalankan tugas jurnalistik.

Ketua PWI Kota Magelang Wiwid Arif Setyoko mengatakan, Satgas Jogo Wartawan merupakan program yang digaungkan PWI Provinsi Jawa Tengah. Menurut dia, sangat baik untuk diimplementasikan karena dapat memantik kepekaan, kesasadaran, kepedulian, dan kekompakan antarwartawan.

“Sekaligus wadah untuk saling mengingatkan, agar dalam bekerja jurnalistik senantiasa taat protokol kesehatan (prokes). Satgas Jogo Wartawan ini berdampak pada menguatnya organisasi PWI,” ujarnya, Minggu, (18/7).

Ketua Satgas Jogo Wartawan PWI Kota Magelang Ch Kurniawati menuturkan, wartawan berisiko tinggi terpapar Covid-19. Karena bekerja di lapangan, bertemu banyak orang, dan tidak jarang harus ke tempat keramaian.

“Maka tak heran kalau di antara teman kita ada juga yang terpapar ataupun yang menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.

Terkait galang dana, kata dia, dilakukan secara internal anggota PWI maupun eksternal dengan menggandeng pihak lain. Tidak menutup kemungkinan juga menerima sumbangan dana dari instansi baik pemerintah, maupun swasta.

“Kita sudah salurkan bantuan kepada beberapa rekan kita yang sedang isoman dan sakit. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban rekan kita, dan kita bisa saling menguatkan satu sama lain,” ungkapnya.

Selain itu, satgas ini juga menyusun kegiatan tambahan. Yakni mendata wartawan yang sakit, dan menanyakan kabar melalui video call. (wid)

Artikel Menarik Lainnya :  Gus Yusuf Usulkan Ada Tim Siber Nyari Orang Lapar