Wonosobo Mulai Krisis Tabung Oksigen, Pelayanan UGD RSUD Sempat Dihentikan

OKSIGEN. Truk Kodim 0707 mengambil tabung oksigen dari pusat pengisian tabung oksigen di sebuah perusahaan di Secang Magelang
OKSIGEN. Truk Kodim 0707 mengambil tabung oksigen dari pusat pengisian tabung oksigen di sebuah perusahaan di Secang Magelang

MAGELANGEKSPRES.COM, WONOSOBO – Pelayanan Unit Gawat Darurat RSUD Setjonegoro sempat dihentikan lantaran tidak ada lagu tabung oksigen. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama, lantaran beberapa jam kemudian pasokan tabung oksigen bisa dipenuhi.

“Sempat kekurangan tabung oksigen, sehingga pelayanan UGD dihentikan. Tapi kemudian dapat pasokan kembali sehingga proses kembali seperti biasa,” ungkap Direktur RSUD Wonosobo Danang Sananto Sasongko, kemarin.

Menurutnya, pasokan tabung oksigen sempat mengalami persoalan lantaran tidak sesuai kebutuhan, dimana RSUD membutuhkan 5 ribu tabung, namun hanya dipasok 650  saja sehingga terjadi gejolak.

“Karena pasokan tabung tidak sesuai, akhirnya hanya digunakan untuk beberapa jam sudah habis. Dampaknya tentu saja bagi para pasien serta pelayanan ruang gawat darurat yang membutuhkan mengalami kekosongan,” katanya.

Untuk mengatasi kekurangan oksigen saat ini RSUD Stjonegoro telah  memesan alat generator oksigen sendiri, akan tetapi  membutuh proses instalasi satu bulan dan juga oksigen konsentrator kecil juga sudah membeli, saat ini dalam proses pengiriman dari distributor.

“Semoga dengan memiliki alat sendiri bisa mencukupi kebutuhan, sehingga tidak ada krisis oksigen ke depan,” ujarnya.

Pihaknya kembali mengingatkan bahwa permasalahan kelangkaan oksigen tersebut tidak lepas dari tingginya permintaan pasien covid 19 yang dirawat di RSUD Setjonegoro. Untuk itu  bersama – sama saling menjaga minimal diri sendiri dan keluarga agar jangan sampai terpapar covid-19 dengan cara selalu mematuhi protokol kesehatan yang sudah dianjuran oleh pemerintah.

“Ini harus menjadi kesadaran semua masyarakat sebab sudah banyak yang menjadi korban dan jangan sampai kelurga kita ikut terpapar,” katanya.

Sementara itu, terkait kelangkaan tabung oksigen yang dialami oleh RSUD Setjonegoro Wonosobo, Dandim 0707/Wonosobo Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat memerintahkan anggotanya untuk membantu rumah sakit mengambil tabung oksigen dari agen pusat PT Samator  Gas Industri Secang Magelang, dalam rangka memenuhi kebutuhan oksigen pasien yang saat ini mengalami kekurangan.

Artikel Menarik Lainnya :  Salurkan Bansos, Kodim 0707/Wonosobo Bagikan 20 Ton Beras

“Kelangkaan oksigen ini sangat meresahkan sebab saat ini rumah sakit sedang kualahan menampung pasien yang datang dengan jumlah tidak sedikit dan rata – rata membutuhkan bantuan oksigen akibat terpapar covid-19,” katanya.

Jika permasalahan ini tidak segera teratasi maka bisa membahayakan pasien itu sendiri. Untuk itu  dengan armada truk Kodim akhirnya bisa  membawa 45 tabung oksigen.  Itu jumlah yang sedikit bila dihadapkan dengan kebutuhaan rumah sakit saat ini. Akan tetapi paling tidak bisa untuk beberapa hari ke depan sehingga bisa menolong orang.

“Kodim terus berupaya agar suplai oksigen ke rumah sakit akan lebih lancar. Dalam pengisian ulang tabung oksigen ini, Kodim 0707/Wonosobo membawa armada truk untuk membawa tabung oksigen ke tempat pengisian di PT Samator Gas Industri Secang Magelang, sehingga tidak terjadi kekosongan tabung oksigen lagi,” pungkasnya. (gus)