Mengkhawatirkan, Kasus Harian Corona di Indonesia Terus Naik

Kasus harian Corona terus naik
Kasus harian Corona terus naik

MAGELANGEKSPRES.COM, JAKARTA – Kasus harian Corona di Indonesia sudah melewati 50 ribu. Pemerintah sudah meminta bantuan dunia internasional. Bantuan itu, datang dari negara Jepang, Singapura, China, Uni Emirat Arab (UEA), hingga Australia. Bentuknya berupa vaksin COVID-19 hingga tabung oksigen.

“Kita sudah menerima bantuan internasional. Jadi jangan Anda bilang ini dan itu. Semua sudah kita lakukan. Secara bertahap, bertingkat dan berlanjut. Bukan tidak minta bantu. Tetapi tentu bantuan itu sesuatu tidak bisa tangani,” tegas Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Kamis (15/7).

Bantuan itu, kata Luhut, datang dari negara Jepang, Singapura, China, Uni Emirat Arab (UEA), hingga Australia. Dia memaparkan bantuan itu berupa vaksin COVID-19 hingga oksigen.

“Anda lihat negara-negara yang sudah kita hubungi. Dari Singapura, dari United Emirat Arab, juga dari Tiongkok. Ada juga dari Australia. Untuk produk lokal kita sendiri sudah ada membuat ventilator. Termasuk oxygen concentrator. Teman-teman di Jogjakarta sudah buat. Kita dorong untuk membangun industri dalam negeri,” jelas Luhut.

Bantuan tersebut disebar ke semua rumah sakit di Indonesia. Dia berharap bantuan itu dapat membuat fasilitas rumah sakit di Indonesia menjadi semakin baik.

“Ke mana ini barangnya? Kami laporkan juga ke Presiden. Karena itu semua akan memenuhi. Kita berdoa supaya segera berakhir. Ke semua rumah sakit-rumah sakit di Indonesia. Sehingga bed ratio kita yang tadinya 1/1.000 dengan bisa 1,6/1.000. Jadi artinya fasilitas rumah sakit kita akan makin baik. Termasuk oxygen concentrator dan sebagainya,” paparnya.

Menurutnya, pemerintah juga telah menerima sumbangan atau donasi dari pihak swasta. Baik dalam negeri maupun luar negeri. Sumbangan itu berbentuk barang.

Artikel Menarik Lainnya :  Hadapi Lonjakan Covid-19, GOR Purworejo Disiapkan untuk Isoman Terpusat

“Mereka memberikan sumbangan. Ada yang kita minta, ada yang tidak diminta. Kami tidak menerima sumbangan dana uang. Kalau Anda mau nyumbang, ini list-nya. Silakan sumbang. Ada yang datang dari luar negeri, ada dari dalam negeri. Semua bahu-membahu,” pungkasnya. (rh/fin)