Maret 2021, Tingkat Kemiskinan di Kota dan Desa Kompak Naik

Maret 2021, Tingkat Kemiskinan di Kota dan Desa Kompak Naik
Maret 2021, Tingkat Kemiskinan di Kota dan Desa Kompak Naik

MAGELANGEKSPRES.COM, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah orang miskin di Indonesia pada Maret 2021 menembus 27,54 juta jiwa. Jika di total dari populasi nasional, tingkat kemiskinan mencapai 10,14 persen.

Kepala BPS Margo Yuwono menjelaskan, kenaikan tingkat kemiskinan terjadi di kota dan desa. Tingkat kemiskinan di kota naik dari 7,38 persen pada Maret 2020 menjadi 7,89 persen pada Maret 2021. Begitu pula dengan jumlah orang miskin di desa naik dari 12,82 persen menjadi 13,1 persen.

“Beberapa hal yang mempengaruhi tingkat kemiskinan, antara lain konsumsi rumah tangga yang masih terkontraksi hingga minus 2,23 persen pada kuartal I 2021,” kata Margo, dalam konfrensi pers daring, Kamis (15/7/2021).

Kendati demikian, menurut Margo, realisasi tersebut sudah membaik dibandingkan dengan kuartal III 2020 yang mencapai minus 4,05 persen dan kuartal IV 2020 yang minus 3,61 persen.

“Jika dibandingkan dengan kuartal I 2020 yang masih tumbuh 2,83 persen, angkanya jeblok. Karena pada kuartal I 2021 masih terjadi kontraksi pengeluaran konsumsi rumah tangga pada kategori kesehatan dan pendidikan, makanan dan minuman selain restoran, pakaian, alas kaki, dan jasa perawatannya,” tuturnya.

Di sisi lain, kata Maro, pemulihan ekonomi di masing-masing daerah berbeda-beda. Pertumbuhan ekonomi Bali misalnya, tercatat minus 9,85 persen, Lampung minus 2,1 persen, dan DKI Jakarta minus 1,65 persen.

“Sebaliknya, ekonomi Maluku Utara tumbuh 13,45 persen, Sulawesi Tengah tumbuh 6 persen, dan Yogyakarta tumbuh 6,14 persen,” sebutnya.

Sementara itu, lanjut Margo, untuk garis kemiskinan naik 2,96 persen menjadi Rp472.525 per Maret 2021, sedangkan September 2020 sebesar Rp458.947 per kapita per bulan.

“Peranan komoditas makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan dengan peranan komoditas bukan makanan. Pada Maret 2021, makanan menyumbang 73,96 persen pada garis kemiskinan,” pungkasnya. (der/fin)

Artikel Menarik Lainnya :  Cabai Rawit Diprediksi Sumbang Infalsi Terbesar di Juli 2021