Polisi Hentikan Resepsi Pernikahan di Magelang

NGUNDUH MANTU. Tegas dan humanis, Polisi hentikan resepsi pernikahan di masa PPKM Darurat, di Dusun Caruban, Desa Blongkeng, Kecamatan Ngluwar.
NGUNDUH MANTU. Tegas dan humanis, Polisi hentikan resepsi pernikahan di masa PPKM Darurat, di Dusun Caruban, Desa Blongkeng, Kecamatan Ngluwar.

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – Polisi kembali menghentikan acara resepsi pernikahan di masa penerapan PPKM Darurat. Kali ini  acara ngunduh mantu atau resepsi pernikahan yang digelar warga di Dusun Caruban, Desa Blongkeng, Kecamatan Ngluwar Kabupaten Magelang dihentikan dengan tegas dan humanis, Minggu (11/7/2021).

Kapolres Magelang melalui Kapolsek Nguwar, Iptu Gembong Ardiyanto mengatakan acara ngunduh mantu/resepsi pernikahan yang telah dihentikan sedianya akan dilaksanakan pukul 14.00 WIB.

“Saat kami datang bersama anggota, dan memberikan penjelasan kepada tuan rumah bahwa acara resepsi untuk sementara ditiadakan. Sesuai Instruksi Mendagri No 19 Tahun 2021 dimana untuk kegiatan resepsi pernikahan selama pemberlakuan PPKM Darurat ditiadakan,” ucap Iptu Gembong.

Setelah diberikan penjelasan, pihak yang bersangkutan dan disaksikan oleh Kepala Desa setempat akhirnya menerima dan bersedia membatalkan acara ngunduh mantu.

“Yang punya Hajat menerima penjelasan kami dan seluruh persiapan di tempat yang akan dibuat acara resepsi termasuk tenda  langsung dilakukan pembongkaran,” jelas Iptu Gembong.

Sementara itu Kapolres Magelang melalui Kasubbaghumas Iptu Abdul Muthohir  menghimbau kepada seluruh masyarakat Kab. Magelang untuk bisa mematuhi segala ketentuan terkait penerapan PPKM Darurat yang akan berakhir tanggal 20 Juli 2021.

Dirinya meminta masyarakat supaya disiplin melaksanakan Protokol kesehatan 5M guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

Menurutnya acara resepsi pernikahan menimbulkan kerumunan dan sangat berpotensi terhadap penyebaran Covid-19 serta dapat menimbulkan klaster baru.

“Tunda dulu sampai PPKM darurat ini selesai. Kepada masyarakat yang mengetahui akan ada kegiatan yang berujung kerumunan agar menginformasikan kepada petugas agar  segera bisa dicegah,” himbau Muthohir.

Selain itu sehari sebelumnya Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Borobudur juga telah menghentikan resepsi pernikahan yang digelar warga di Balkondes Ngadiharjo Sabtu (10/7/2021) karena telah melanggar Prokes Covid 19 dan ketentuan PPKM Darurat.(cha)

Artikel Menarik Lainnya :  Mas Bram Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Covid-19