Baru 4,1 Persen Karyawan Swasta di Temanggung Mendapatkan Vaksin Covid-19

VAKSIN. Penerima manfaat di Balai Besar Kartini sedang menjalani vaksinasi COVID-19 beberapa waktu lalu.(foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)
VAKSIN. Penerima manfaat di Balai Besar Kartini sedang menjalani vaksinasi COVID-19 beberapa waktu lalu.(foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

MAGELANGEKSPRES.COM, TEMANGGUNG – Dari sebanyak 22.900 karyawan atau buruh perusahaan swasta di Kabupaten Temanggung, hingga saat ini baru 949 saja yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19.

Oleh karena itu, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Temanggung berharap, pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan bisa memprioritaskan ribuan karyawan swasta ini untuk segera mendapatkan vaksin Covid-19.

“Dari pihak perusahaan sudah datang ke kami, lalu kami sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan, bagaiamana agar para karyawan swasta ini bisa mendapatkan vaksin Covid-19,” harap Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Temanggung Agus Sarwono, kemarin.

Ia mengatakan, jika dipersentasekan jumlah karyawan swasta yang sudah divaksin baru 4,1 persen. Jika ada prioritas kepada para pekerja swasta atau buruh pabrik ini, maka upaya penekanan penyebaran kasus covid-19 di lingkungan pabrik bisa ditekan.

“Masih sangat sedikit, oleh karena itu kami berusaha mengajukan kepada Dinas Kesehatan agar keryawan di pabrik bisa segera mendapat vaksin,” harapnya.

Agus menegaskan, dengan percepatan vaksinasi terhadap pekerja dan buruh pabrik dapat memperkuat kesehatan dan perlindungan pekerja. Sekaligus juga untuk menekan penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja, karena pekerja pabrik rentan sekali terpapar V
virus Korona.

Disperinaker Temanggung juga mendorong agar perusahaan-perusahaan di Temanggung juga  melakukan vaksinasi terhadap keluarga inti atau kerabat dari karyawan. Upaya tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19.

“Kami sudah mengajukan permohonan kepada Bapak Bupati dengan tembusan ke Dinas Kesehatan agar perusahan-perusahan di Temanggung diprioritaskan untuk mendapatkan vaksinasi, karena di perusahaan tersebut tempat berkumpulnya banyak orang, sehingga rawan terjadi penularan Covid-19,” imbuhnya.

Selain mengupayakan vaksinasi, Disperinaker Temanggung juga mengingatkan agar pekerja tetap menerapkan protokol kesehatan dan terus berkarya dengan produktif.

Artikel Menarik Lainnya :  PPKM Darurat di Sektor Industri Bakal Diperketat

“Yang paling penting itu adalah penerapan protokol kesehatan, di manapun tempatnya, agar semua terhindar dari penularan Covid-19,” katanya. (set)