Awas! 27 Daerah Ini Zona Merah

Juru bicara penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam keterangannya, Selasa (6/7)
Juru bicara penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam keterangannya, Selasa (6/7)

MAGELANGEKSPRES.COM,JAKARTA – Kenaikan kasus positif COVID-19 tak hanya terjadi di Jawa dan Bali. Provinsi di luar Jawa-Bali pada minggu lalu hanya sebesar 37,79 persen. Kontribusi kasus paling banyak dari Kalimantan Timur 1.749 kasus, NTT 1.269 kasus, Kalimantan Barat 1.160 kasus, Riau 853 kasus, dan Sulawesi Selatan 791 kasus. Pemerintah daerah diminta waspada.

“Setelah beberapa minggu didominasi dengan Pulau Jawa, di minggu ini Kalimantan Timur masuk ke dalam salah satu provinsi dengan kenaikan kasus tertinggi. Ternyata, jika dilihat pada provinsi di luar Jawa dan Bali, kenaikan di minggu ini terjadi sebesar 61,8 persen,” ujar Juru bicara penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam keterangannya, Selasa (6/7).

Dia berharap jangan sampai kenaikan kasus Corona juga terjadi di provinsi di luar Jawa-Bali. “Pemerintah daerah, terutama di provinsi tersebut meski tidak diterapkan PPKM darurat, tetap wajib meningkatkan penanganan COVID-19 untuk mencegah kenaikan kasus lebih tinggi. Masyarakat jangan lengah. Karena kewaspadaan dengan perilaku prokes dapat mencegah penularan semakin luas,” tuturnya.

Wiku mengatakan saat ini ada 96 wilayah zona merah di Indonesia. Dan 27 di antaranya ada di luar Jawa dan Bali. “Di minggu ini 96 kabupaten/kota dengan zona merah, 293 kabupaten/kota dengan zona oranye, 109 kabupaten/kota dengan zona kuning, dan 16 kabupaten/kota dengan zona hijau.

Tingginya jumlah kabupaten/kota di zona merah pada minggu ini didominasi kabupaten/kota dari Jawa dan Bali. Dari 96 kabupaten/kota tersebut, 27 di antaranya kabupaten/kota di luar Jawa-Bali.

“Pada 27 kabupaten/kota ini mohon betul-betul perbaikan penekanan kasus. Segera ambil langkah penanganan efektif dan tepat sasaran untuk menekan kasus,” bebernya.

Wiku juga meminta pemda memastikan kapasitas layanan faskes cukup dan memadai. Sehingga seluruh pasien COVID dapat ditangani dengan baik. “Yang paling penting adalah berdayakan posko yang terbentuk di tingkat desa-kelurahan untuk berkoordinasi agar penanganan lebih sistematis dan terkendali,” tutup Wiku. (rh/fin)

Artikel Menarik Lainnya :  Dinilai Minim Sosialisasi, Anggota Dewan Kota Magelang Minta Satgas Covid-19 Gencar Edukasi Pasien Isoman

27 Wilayah Berstatus Zona Merah:

1. Banda Aceh dan Aceh Tengah (Aceh)

2. Kota Bengkulu (Bengkulu)

3. Batanghari (Jambi)

4. Singkawang dan Pontianak (Kalbar)

5. Kotawaringin dan Palangka Raya (Kalteng)

6. Balikpapan, Samarinda, Bontang (Kaltim)

7. Tanjungpinang, Kota Batang, Bintan (Kep. Riau)

8. Bandar Lampung, Lampung Utara dan Pringsewu (Lampung)

9. Ambon (Maluku)

10. Ternate (Maluku Utara)

11. Fakfak (Papua Barat)

12. Kendari dan Konawe (Sulteng)

13. Bukittinggi dan Padang Pariaman (Sumbar)

14. Lahat, Musi Banyuasin, Palembang (Sumsel)