Mayat Perempuan Ditemukan Ngambang di Sungai Kedungputri

EVAKUASI. Petugas dibantu warga sekitar penemuan mayat saat melakukan evakuasi. (Foto lukman)
EVAKUASI. Petugas dibantu warga sekitar penemuan mayat saat melakukan evakuasi. (Foto lukman)

MAGELANGEKSPRES.COM, PURWOREJO – Warga Kelurahan Sindurjan tepatnya di sekitar aliran Sungai Kedung Putri digegerkan dengan adanya mayat berjenis kelamin perempuan yang mengapung di aliran sungai, Rabu (30/6) siang. Mayat tersebut ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain air di kali peninggalan kolonial Belanda itu.

Aipda Inggit Aryanto Humas Polsek Purworejo saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dikatakannya, sesosok mayat warga Desa Candingasinan Purworejo ditemukan oleh warga mengambang di Sungai Kedungputri Kabupaten Purworejo. Setelah dievakuasi oleh petugas, mayat itu kemudian dibawa ke rumah sakit guna pemeriksaan medis dan identifikasi. Mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan mengambang di Sungai Kedung Putri, Kelurahan Sindurjan, Kecamatan Purworejo, belakangan diketahui mayat tersebut adalah Maryatun alamat Desa Candingasinan Rt 01 Rw 02 Kecamatan Banyuurup Kabupaten Purworejo.

“Penyerahan jenazah Almarhum Maryatun alamat Desa Candingasinan Rt 01 Rw 02 Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo kepada pihak Keluarga Almarhumah disaksikan perangkat Desa Candingasinan,” kata Aipda Inggit Aryanto Humas Polsek Purworejo, saat dikonfirmasi Purworejo 24.com usai serah terima pada Rabu (30/06/2021)

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang saat itu bermain di pinggir sungai yang kemudian bercerita kepada orang tuanya dan diteruskan kepada ketua RT setempat. Mayat tersebut berumur sekitar 40 tahun. Saat ditemukan, perempuan berambut lurus sebahu itu mengenakan celana pendek warna cokelat serta kaos berwarna biru.

Iman Tjiptadi, Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Purworejo menjelaskan Setelah dievakuasi, mayat perempuan itu kemudian dibawa ke RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo untuk diperiksa secara medis. Hingga kini polisi masih belum mengetahui penyebab pasti kematian korban.

“Penemuan sekitar jam 13.22 wib dan selanjutnya dilakukan pemerikasaan di RSUD Tjitrowardoyo,” tandasnya (luk)

Artikel Menarik Lainnya :  Diberhentikan, Kades Briyan Keberatan