Jelang PTTM Kabupaten Magelang, Sekolah Dibekali PHBS dan 5M

SOSIALISASI. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Magelang, melalui Fasilitator Palang Merah Remaja (PMR) dalam sosialisasi PHBS dan 5M untuk persiapan Pembelajaran Tatap Muka.
SOSIALISASI. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Magelang, melalui Fasilitator Palang Merah Remaja (PMR) dalam sosialisasi PHBS dan 5M untuk persiapan Pembelajaran Tatap Muka.

MAGELANGEKSPRES.COM, MAGELANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Magelang melalui Fasilitator Palang Merah Remaja (PMR) gelar sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan kepada sekolah-sekolah dalam rangka mempersiapkan Pembelajaran Terbatas Tatap Muka (PTTM).

“Tim PMI Kabupaten Magelang yang tergabung dalam fasilitator PMR menjadi narasumber di sekolah-sekolah untuk persiapan PTTM. Kita membantu untuk sosialaisasi persiapan pembelajaran terbatas tatap muka. Secara teknis sosialisasi tersebut dilaksanakan daring, kepada guru, siswa dan orang tua siswa,” ucap Kepala Markas PMI Kabupaten Magelang, Arief Setyohadi, Jumat (11/6/2021).

Menurut Arief, mengacu kepada surat edaran dari Kemendikbud, pada bulan Juli, dilaksanakan PTTM, tapi masih menyesuaikan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di lingkungan sekolah. Dan pihak sekolah meminta PMI untuk mensosialisasikan dengan materi PHBS dan 5M.

“Secara pasti kami juga belum tahu pelaksanaan PTTM. Ini pihak sekolah minta ke PMI untuk mendampingi mempersiapkan dan sosialisasi prokes terhadap siswa. Pada hari Jumat (11/6/2021) ini, kami melaksanakan sosialisasi di Markas PMI untuk sekolah MI gunung Pring Muntilan. Dimana sebelumnya sudah melaksanakan untuk lebih dari lima sekolah,” terang Arief.

Arief menambahkan, kendati hal tersebut merupakan mandiri dari pihak sekolah, PMI Kabupaten Magelang tetap membantu semaksimal mungkin agar protokol kesehatan dapat dipahami dan diterapkan oleh siswa dan guru.

“Walau ini mandiri dari pihak sekolah yang mempersiapkannya. Karena materi tersebut sangatlah penting pada masa pandemi Covid 19 ini,” tandas Arief.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Aziz Amin Mujahidin, mengatakan, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kabupaten Magelang, sudah siap melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di musim pandemi Covid-19.

Artikel Menarik Lainnya :  Peringati Harlah ke-23, PKB Kabupaten Magelang Aksi Melayani Indonesia

Termasuk dengan lembaga-lembaga penyelenggara pendidikan, sudah sangat siap. Mereka tinggal menunggu kajian epidemologi terutama di awal Juli mendatang.

“Seluruh SD dan SMP dan lembaga penyelenggara pendidikan sudah menyiapkan sarana-prasarana protokol kesehatan. Namun semuanya dikembalikan lagi ke satgas Covid-19. Diwilayah Kabupaten Magelang, jumlah SD sebanyak 692, SMP ada 131 baik negeri maupun swasta. Sedangkan lembaga penyelenggara pendidikan sejumlah 879,” terang Aziz.(cha)