Diduga Depresi, Perempuan Muda Akhiri Hidupnya di Sungai Galuh

DEPRESI. Diduga alami depresi, seorang perempuan berinisial RE (23) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melompat ke sungai galuh Dusun Madusari, Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar, Jumat (11/06).
DEPRESI. Diduga alami depresi, seorang perempuan berinisial RE (23) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melompat ke sungai galuh Dusun Madusari, Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar, Jumat (11/06).

MAGELANGEKSPRES.COM, WONOSOBO – Diduga alami depresi, seorang perempuan berinisial RE (23) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melompat ke sungai galuh Dusun Madusari, Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar, Jumat (11/06). Korban ditemukan tewas persis di bawah jembatan Kalikajar.

Berdasarkan penyelidikan pihak kepolisian, mahasiswi asal Desa Maduretno Kecamatan Kalikajar diduga nekat bunuh diri karena depresi setelah tugas akhir kuliah yang tak kunjung selesai.

“Dari informasi yang didapatkan oleh petugas ketika mendatangi TKP disertai dengan hasil interogasi petugas terhadap para saksi diketahui bahwa korban mengalami depresi akibat tugas akhir kuliah yang tidak kunjung selesai sejak tahun 2019,” Jelas Kapolsek Kalikajar AKP Sutaryanto.

Menurutnya, berdasarkan informasi dari pihak keluarga,  bahwa korban pernah 2 kali melakukan percobaan bunuh diri, minum cairan racun tikus dan dilarikan ke RSI Wonosobo.

“Sebenarnya korban, juga masih dalam perawatan kejiwaan dalam kurun 6 bulan terakhir ini. Jadi masih konsultasi dengan psikiater,” ujarnya.

Lebih lanjut, mengetahui peristiwa tersebut pihak kepolisian langsung mendatangi TKP, melakukan olah TKP, mencatat saksi-saksi, melakukan koordinasi dengan tim INAFIS Polres Wonosobo dan tim Medis Puskesmas I Kalikajar.

“Setelah kami melakukan olah TKP dan mendengar keterangan beberapa saksi, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena mengalami depresi akibat tugas akhir kuliah yang tak kunjung selesai,” jelasnya.

Sementara itu, kadus setempat, Bidin menyampaikan, bahwa pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut dan sepakat untuk memakamkan jenazah korban di Tawangmangu, Kabupaten Sukoharjo.

“Pihak keluarga sudah menerima, jenazah korban  dimakamkan di daerah asal bapak korban, yaitu di Tawangmangu, Sukoharjo,” pungkasnya. (gus)

Artikel Menarik Lainnya :  Terpapar Covid-19, Hamil Tiga Bulan Meninggal Dunia