Pembangunan KSPN Borobudur Bantu Sektor UMKM

GERAI. Warung Tempe Mendoan Jumbo milik Wanto, warga Dusun Ngaran Desa Borobudur semakin menarik usai direnovasi dalam program KSPN Borobudur.
GERAI. Warung Tempe Mendoan Jumbo milik Wanto, warga Dusun Ngaran Desa Borobudur semakin menarik usai direnovasi dalam program KSPN Borobudur.

MAGELANGEKSPRES.COM, BOROBUDUR – Adanya program pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur sangat membantu warga yang bergerak disektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya dalam renovasi gerai.

Salah satu pelaku UMKM di Dusun Ngaran Desa Borobudur, Wanto, yang sudah sejak lima tahun lalu berjualan Tempe Mendoan Jumbo, merasakan manfaat program tersebut. Warung sederhana miliknya kini telah dibangun lebih menarik dengan konsep Jawa Modern.

“Alhamdulillah sejak selesai pembangunan renovasi gerai pada akhir tahun lalu, warung saya menjadi semakin menarik tampilannya. Sehingga pembeli Tempe Mendoan Jumbo bertambah,” ucap Wanto, Kamis (27/5/2021).

Meskipun masih dalam masa pandemi Covid 19, dan hal itu mempengaruhi kunjungn pariwisata di Kawasan Wisata Borobudur. Namun untuk UMKM yang dijalankan Wanto tetap dikunjungi pembeli, yang sebagian besar adalah goweser atau pesepeda, yang tak jarang berfoto didepan warung milik Wanto.

“Karena desainnya menarik, sehingga pembeli kerap berfoto di depan warung, termasuk pesepeda. Untuk desain memang saya serahkan kepada Tim KSPN, mereka mempunyai desain sendiri yang disesuaikan dengan kawasan wisata, sehingga desainnya unik tanpa meninggalkan unsur Jawa,” papar Wanto.

Wanto tidak sendiri menerima batuan dari KSPN, beberapa warga yang lain di Dusun Ngaran juga mendapat bantuan, namun dengan fungsi yang berbeda mulai dari gerai, homestay dan koridor.

“Bantuan yang saya terima dari KSPN sebesar Rp 99.800.000, dalam bentuk barang bahan bangunan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan desain. Adapun untuk perabotan mulai dari tempat duduk dan meja saya beli sendiri,” ungkap Wanto.

Untuk harga Tempe Mendoan Jumbo satu porsi seharga Rp 10.000, mendapat tiga potong Tempe Mendoan dengan ukuran jumbo, yang dapat dinikmati dengan sambal kecap manis.

Artikel Menarik Lainnya :  92 Mata Air di Kabupaten Magelang Turun Debit, 14 Mati

“Bahan baku tempe saya ambil langsung dari Kebumen, yang memang rasa dan teksturnya asli Tempe Mendoan. Dengan harga yang terjangkau, memang bertujuan untuk semua kalangan, tidak hanya wisatawan saja,” jelas Wanto.(cha)