Si Jago Merah Ngamuk, 8 Rumah dan 1 Mushala Ludes Terbakar

PADAMKAN. Petugas Damkar Temanggung sedang memadamkan api di Dusun Kali Tengah Desa Bonjor Kecamatan Tretep Selasa malam. (Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)
PADAMKAN. Petugas Damkar Temanggung sedang memadamkan api di Dusun Kali Tengah Desa Bonjor Kecamatan Tretep Selasa malam. (Foto:setyo wuwuh/temanggung ekspres)

MAGELANGEKSPRES.COM, TEMANGGUNG – Delapan rumah dan  satu tempat ibadah di Dusun Kalitengah Desa Bonjor Kecamatan Tretep berubah jadi abu Senin (24/5) malam, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut hanya saja kerugian ditaksir mencapai Rp750 juta.

Kepala Pelaksana BPBD Temanggung Dwi Sukarmei menyebutkan, delapan rumah yang terbakar hingga rata dengan tanah yakni milik Romjani (60), Aspuri (35), Sugeng (55),Supiah (39), Kholidun (34), Sugiyono (60), Munawar (55), Rofiun (40).

“Selain delapan rumah milik warga ada satu bangunan tempat ibadah yang juga ikut teerbakar,” terangnya Selasa kemarin.

Menurutnya, selain delapan rumah dan satu bangunan tempat ibadah, sebanyak 18 kanbing milik warga setempat tidak bisa diselamatkan.

Dikatakan, kebakaran pertama kali dilihat oleh warga setempat sekitar pukul 20.20 WIB, kemudian kejadian kebakaran itu dilaporkan pada petugas jaga sekitar pukul 20.35 WIB.

“Jalan menuju lokasi kebakaran cukup susah, menanjak dan berliku-liku, mobil damkar sampai di lokasi sekitar pukul 22.00 WIB,” jelasnya.

Berdasarkan informasi dari warga setempat, awal mula sumber api dari rumah salah satu rumah warga, yang kebetulan yang ditinggal oleh penghuninya, karena faktor angin yang kencang membuat api cepat menjalar dan menghanguskan beberapa rumah warga serta mushola.

“Perkiraan sementara ini dari hubungan arus pendek, kemudian api cepat membesar,. Lokasi kebakaran berada di lingkungan padat penduduk,” katanya.

lainnyIa mengatakan, Damkar Temanggung menerjunkan 30 personil dengan dukungan 7 unit armada, 2 armada dari Pos Jaga Candiroto, 4 armada dari Mako Temanggung dan 1 unit dari Pos Jaga Pringsurat serta 1 unit bantuan dari Pemadam Sukorejo Kendal untuk melakukan Pemadaman, bekerja sama dengan instansi terkait.

“Sehubungan kondsi jalan yang curam dan kondsi armada yang rata2 kondsi 60% mengakibatkan penanganan terhambat,” katanya.

Artikel Menarik Lainnya :  Napi di Lapas Cilegon Kendalikan 1,1 Ton Sabu

Ia menambahkan, tiga rumah di antaranya, Sugiyono, Munawar, Rofiatun dengan taksiran Rp150 juta, sedangkan yang terselamatkan,  20 bangunan rumah  1 Masjid dengan tafsiran Rp1, 1 miliar.

Ia mengatakan hari ini pihaknya mengirimkan surat pengajuan bantuan untuk perbaikan delapan rumah korban kebakaran tersebut.

“Semalam kami langsung mengirimkan logistik ke lokasi kebakaran dan untuk bantuan perbaikan rumah kami usulkan ke BPBD Provinsi Jateng,” katanya.(Set)